MOMSMONEY.ID - Simak yuk, inspirasi dekorasi hotel yang paling sering ditanyakan tamu dan bisa jadi solusi rumah agar lebih nyaman dan berkelas.
Menginap di hotel sering meninggalkan kesan lebih dari sekadar liburan singkat. Banyak orang pulang dengan satu perasaan yang sama, ingin membawa pulang suasana nyaman dan estetik yang mereka rasakan selama menginap.
Detail interior hotel kerap terasa sederhana, tetapi begitu pas dan membekas. Di tengah kebutuhan hunian yang kini juga berfungsi sebagai ruang istirahat dan produktivitas, gaya hotel semakin relevan untuk ditiru.
Melansir dari Better Homes & Gardens, para desainer interior sepakat bahwa elemen dekorasi hotel dirancang untuk membangun emosi dan pengalaman, bukan hanya tampilan visual.
“Menginap di hotel dengan desain yang kuat membuat orang lebih peka terhadap detail karena semuanya terhubung dengan pengalaman menyenangkan,” ujar Mimi McMakin, desainer interior utama Kemble Interiors.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Jumat 6 Februari 2026, Keadaan Harmonis
Pencahayaan sebagai penentu suasana
Di hotel, lampu bukan sekadar sumber cahaya. Pencahayaan digunakan untuk membangun suasana sejak tamu pertama kali masuk ruangan.
Cahaya hangat, bentuk lampu yang artistik, dan penempatan yang tepat membuat ruangan terasa tenang dan intim. Untuk rumah, cukup dengan lampu meja atau lampu dinding berdesain unik sudah bisa menghadirkan nuansa serupa tanpa renovasi besar.
Tekstur alami yang bikin ruang terasa hidup
Material alami seperti rotan, rami, kayu, dan anyaman sering jadi andalan hotel karena memberi kesan hangat dan ramah. Tekstur ini membantu ruang terasa lebih manusiawi dan tidak kaku.
Di rumah modern yang cenderung minimalis, sentuhan tekstur alami bisa menjadi penyeimbang agar ruangan tidak terasa dingin atau kosong.
Furnitur berkarakter yang jadi pusat perhatian
Hotel biasanya hanya menampilkan satu atau dua furnitur yang benar-benar mencuri perhatian. Bentuknya unik, warnanya berani, atau materialnya tidak biasa.
Furnitur seperti ini memberi identitas kuat pada ruangan. Konsep yang sama bisa diterapkan di rumah dengan memilih satu furnitur statement tanpa membuat ruangan terasa penuh.
Sandaran kepala tempat tidur sebagai fokus visual
Banyak tamu hotel justru terpikat pada sandaran kepala tempat tidur. Desainnya sering dibuat khusus dengan material bertekstur seperti kayu, kulit, atau anyaman.
Selain mempercantik kamar, sandaran kepala juga membantu menyatukan tema warna dan gaya ruangan sehingga kamar terasa lebih rapi dan nyaman.
Dinding yang berbicara lewat desain
Dinding hotel jarang dibiarkan polos. Wallpaper bermotif, tekstur alami, atau kombinasi material sering digunakan untuk menciptakan kesan mendalam. Di rumah, penggunaan dinding aksen sudah cukup untuk memberi karakter kuat tanpa harus mendekorasi seluruh ruangan.
Batu dan ubin untuk kesan elegan yang tahan lama
Hotel memanfaatkan batu alam dan ubin bermotif untuk menghadirkan kesan mewah yang tidak mudah usang. Material ini sering digunakan di kamar mandi atau area transisi. Untuk hunian, penggunaan batu atau ubin pada area tertentu sudah bisa meningkatkan nilai estetika sekaligus fungsional.
Baca Juga: Jadwal Indonesia vs Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Lebih dari Sejarah?
Aksen unik yang bikin tamu selalu ingat
Elemen kecil sering kali justru paling diingat. Patung kecil, kipas langit-langit klasik, atau dekorasi dengan bentuk tak biasa memberi kesan personal dan berbeda. Aksen seperti ini membuat rumah terasa lebih hidup dan tidak generik.
Karpet sebagai pengikat seluruh elemen
Karpet di hotel berfungsi menyatukan warna, furnitur, dan suasana ruang. Teksturnya yang lembut juga menambah kenyamanan.
Di rumah, karpet membantu menciptakan batas visual antar area sekaligus memberi rasa hangat, terutama pada ruang keluarga atau kamar tidur.
Detail kustom yang terasa personal
Hotel kelas atas sering menampilkan dekorasi buatan tangan sebagai identitas ruang. Elemen ini memberi kesan eksklusif dan autentik. Di rumah, memilih produk kerajinan lokal atau dekorasi custom bisa menghadirkan nuansa serupa sekaligus mendukung karya pengrajin.
Tempat duduk nyaman yang mengundang untuk berlama-lama
Kursi dan sofa hotel dirancang untuk benar-benar digunakan. Bentuknya ergonomis, materialnya nyaman disentuh, dan tampilannya tetap estetik. Prinsip ini cocok diterapkan di rumah yang kini menjadi tempat istirahat, bekerja, dan berkumpul bersama keluarga.
Ketertarikan tamu hotel pada elemen dekorasi tertentu menunjukkan bahwa desain interior kini lebih berfokus pada pengalaman.
Inspirasi dari hotel bukan soal meniru secara utuh, melainkan mengambil esensinya. Pencahayaan yang tepat, tekstur alami, dan detail personal, rumah bisa terasa lebih nyaman, relevan, dan berkarakter tanpa harus terlihat berlebihan.
Selanjutnya: 14 Makanan Alami yang Bisa Bantu Turunkan Kadar Kolesterol yang Tinggi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News