MOMSMONEY.ID - Pada 3 Maret 2026, langit Indonesia akan dihiasi Gerhana Bulan Total Merah yang dapat diamati dari berbagai wilayah negara kita.
"Bulan akan perlahan memasuki bayangan Bumi atau Umbra hingga mencapai puncaknya dan tampak kemerahan-momen langka yang sayang untuk dilewatkan," tulis BMKG di akun Instagramnya, Kamis (26/2).
Menurut BMKG, seluruh proses Gerhana Bulan Total 3 Maret bisa dilihat di bagian Timur Amerika, Australia, Asia Timur, Asia Tenggara termasuk Indonesia, dan Asia Tengah.
BMKG bilang, semua wilayah di Indonesia bisa menyaksikan Gerhana Bulan Total 3 Maret, hanya berbeda pada fase awal tang terlihat.
Baca Juga: Gerhana Bulan Total Merah 7 September 2025, Ini Waktu yang Tepat untuk Menyaksikan
Berikut fase Gerhana Bulan Total 3 Maret di Indonesia:
- Gerhana Penumbra mulai 15.42 WIB, 16.42 WITA, 17.42 WIT
- Gerhana Sebagian mulai 16.49 WIB, 17.49 WITA, 18.49 WIT
- Gerhana Total mulai 18.03 WIB, 19.03 WITA, 20.03 WIT
- Puncak Gerhana 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, 20.33.39 WIT
- Gerhana Total berakhir 19.03.23 WIB, 20.03.23 WITA, 21.03.23 WIT
- Gerhana Sebagian berakhir 20.17.33 WIB, 21.17.33 WITA, 22.17.33 WITA
- Gerhana Penumbra berakhir 21.24.35 WIB, 22.24.35 WITA, 23.24.35 WITA
BMKG menjelaskan, Gerhana Bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan.
Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan bisa diprediksi sebelumnya.
Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk ke bayangan inti atau umbra Bumi.
"Pada saat puncak gerhana terjadi, Bulan akan terlihat berwarna merah saat langit cerah," ungkap BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News