MOMSMONEY.ID - Dalam satu pekan lalu, asing masih jor-joran keluar dari pasar saham Indonesia. Lebih banyak yang melakukan aksi jual ketimbang beli.
Berdasarkan data RTI, nilai jual bersih atau net sell selama pekan kemarin mencapai Rp 2,71 triliun di seluruh pasar. Transaksi sebesar Rp 2,4 triliun terjadi di pasar reguler. Sedangkan Rp 306,71 miliar di pasar negosiasi.
Saham-saham perbankan dan komoditas ada di pusaran transaksi asing tertinggi. Saham-saham bank besar seperti BBRI, BBCA, dan BMRI, mencatatkan net sell tertinggi.
Sementara saham-saham komoditas migas, batubara, dan emas masuk radar asing untuk diperdagangkan. Sehingga, sebagian menjadi pilihan asing dan mencatatkan nilai beli bersih atau net buy besar.
Berikut saham yang paling banyak mencatatkan net sell terbesar pada Jumat lalu (17/4):
1. BBCA, Rp 522,73 miliar
2. BMRI, RP 225,53 miliar
3. BBRI, Rp 212,13 miliar
4. BUMI, Rp 107,27 miliar
5. ANTM, Rp 78,23 miliar.
Sementara saham-saham yang mencatatkan net buy pada Jumat:
1. CUAN, Rp 127,36 miliar
2. INCO, Rp 50,54 miliar
3. EMAS, Rp 50,17 miliar
4. BRMS, Rp 37,65 miliar
5. BREN, Rp 34,65 miliar.
Transaksi pekan lalu
Kelima saham yang paling banyak dijual pada Jumat lalu, adalah saham-saham yang juga paling banyak dilepas asing selama sepekan terakhir. Berikut saham dengan net sell tertinggi selama sepekan lalu, dikutip dari riset BRI Danareksa Sekuritas:
1. BBRI, Rp 1,09 triliun
2. BBCA, Rp 995,23 miliar
3. BMRI, Rp 562,14 miliar
4. BUMI, Rp 554,74 miliar
5. ANTM, Rp 183,54 miliar.
Sedangkan saham yang paling banyak mencatatkan net buy selama sepekan lalu antara lain:
1. CUAN, Rp 440,09 miliar
2. EMAS, Rp 289,49 miliar
3. ASII, Rp 236,69 miliar
4. MEDC, Rp 214,84 miliar
5. AADI, Rp 143,06 miliar.
Pergerakan asing selama sepekan terakhir memang menarik untuk dicermati, mulai dari saham yang ramai dilepas hingga yang justru banyak dikoleksi. Namun, penting untuk diingat: aksi jual asing tidak selalu berujung pada penurunan harga, dan sebaliknya, aksi beli pun belum tentu menjamin kenaikan.
Meski asing melakukan aksi jual, sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan 1,78%.
Jika tertarik mengikuti jejak investor asing, pastikan tetap mempertimbangkannya secara matang. Setiap keputusan investasi tetap memiliki risiko, jadi sesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News