MOMSMONEY.ID - Berapa durasi jalan kaki yang disarankan agar asam urat normal? Asam urat adalah kondisi peradangan yang memengaruhi persendian, menyebabkan nyeri sendi, kemerahan, dan pembengkakan.
Gejala-gejala ini bisa membuat pergerakan menjadi sulit selama serangan. Namun, olahraga teratur di antara episode serangan sangat penting bagi penderita asam urat.
Alireza Meysami, dokter reumatologi di Henry Ford Health memaparkan bahwa olahraga berdampak rendah seperti berjalan kaki, berenang, dan bersepeda dapat mengurangi frekuensi dan intensitas serangan. Ini juga membantu mengurangi risiko kondisi lain yang terkait dengan asam urat seperti penyakit jantung dan ginjal.
Baca Juga: Kadar Asam Urat: Aspirin Dosis Rendah Memicu Serangan Berulang, Bahaya
Mengapa jalan kaki penting untuk kadar asam urat?
Dilansir dari Henryford.com, berjalan kaki bukan hanya aktivitas pembakaran kalori. Tetapi, juga olahraga yang dapat mengatur ulang metabolisme tubuh. Berjalan kaki secara teratur meningkatkan sirkulasi darah.
Jalan kaki juga membantu ginjal menyaring kelebihan asam urat agar lebih efisien. Bahkan, olahraga ini mampu mengurangi resistensi insulin yang berkaitan erat dengan penumpukan asam urat.
Berjalan kaki cepat selama 10 menit yang dilakukan secara konsisten akan membantu tubuh membuang limbah metabolisme lebih cepat, sekaligus mengurangi peradangan sendi.
Rutinitas jalan kaki untuk menurunkan asam urat
Lakukan rutinitas jalan kaki berikut untuk menurunkan kadar asam urat:
1. Menit 1-2: Mulailah dengan berjalan perlahan
Fokus pada pernapasan yang stabil. Ini membangunkan otot dan mempersiapkan persendian untuk bergerak.
2. Menit 3-5: Jalan cepat dengan kesadaran postur
Metode ini mampu meningkatkan detak jantung, tetapi tidak menyebabkan sesak napas. Jaga tulang belakang tetap tegak dan lengan berayun bebas.
Gerakan ini merangsang sirkulasi ginjal.
3. Menit 6-7: langkah dan peregangan
Setelah beberapa langkah, rentangkan satu lengan ke atas dan putar sedikit tubuh. Rotasi lembut ini merilekskan punggung bawah dan membantu keseimbangan cairan.
4. Menit 8-9: angkat tumit dan squat
Berdiri diam dan lakukan 10-12 angkat tumit diikuti dengan 5 squat. Gerakan ini mengaktifkan otot betis dan meningkatkan aliran balik vena, mendukung eliminasi racun.
5. Menit ke-10: jalan perlahan dan pernapasan dalam
Akhiri dengan jalan santai sambil menghirup napas dalam-dalam dan menghembuskan napas perlahan. Pernapasan dalam membantu pertukaran oksigen yang lebih baik, mengurangi peradangan dan ketegangan.
Bagaimana latihan 10 menit ini menurunkan asam urat?
Olahraga aerobik intensitas rendah meningkatkan metabolisme asam urat dan penanda fungsi ginjal. Tinjauan lain dalam jurnal Antioxidants tahun 2024 menyoroti bahwa aktivitas fisik singkat dapat mengurangi stres oksidatif, faktor kunci dalam kadar asam urat tinggi.
Tujuannya bukanlah intensitas tetapi konsistensi, gerakan yang menjaga aliran darah dan otot tetap aktif sepanjang minggu. Rutinitas 10 menit ini paling efektif jika dipadukan dengan hidrasi harian, makanan seimbang, dan pembatasan asupan makanan tinggi purin.
Baca Juga: Gejala Asam Urat: Makanan Bersantan hingga Bayam Bisa Memperburuk Nyeri Sendi!
Jalan kaki singkat setelah makan juga meningkatkan pencernaan dan mencegah lonjakan produksi asam urat. Itulah durasi jalan kaki yang disarankan agar asam urat normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News