M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Resep Sambal Ijo Anti Pahit dan Langu, Pedasnya Bikin Nagih

Resep Sambal Ijo Anti Pahit dan Langu, Pedasnya Bikin Nagih
Reporter: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Sambal ijo biasanya menjadi salah satu menu wajib di dalam masakan padang. Rasanya yang segar dan pedas benar-benar menggoyang lidah. Moms bisa membuat resep sambal ijo di rumah untuk melengkapi makan bersama keluarga agar semakin mantap.

Sesuai dengan namanya, sambal ijo menggunakan cabai hijau, baik cabai keriting maupun cabai rawit. Selain itu, juga menambahkan tomat hijau untuk memberikan cita rasa asam segar serta daun jeruk. Bahkan hal tersebut bisa membantu menghilangkan rasa pahit maupun langu pada sambal.

Baca Juga: Resep Sambal Terasi Tanpa Pengawet yang Tahan Lama, Cocok untuk Stok di Rumah

Sambal ijo ini bisa Moms simpan di dalam kulkas agar lebih awet. Ketika akan dimakan kembali, bisa dihangatkan sebentar. Cocok sekali menjadi stok bagi Moms yang tidak bisa makan tanpa sambal.

Berikut ini resep sambal ijo yang anti pahit dan langu, yang dikutip dari channel YouTube Devina Hermawan, yang bisa Anda simak.

Resep sambal ijo padang

Bahan:

  • 65 gram cabai hijau keriting
  • 95 gram cabai hijau
  • 20 gram cabai rawit hijau
  • 1 liter air
  • 1 sdt baking soda
  • 1 sdt garam
  • 10 siung bawang merah
  • 7 siung bawang putih
  • 150 ml minyak

Baca Juga: Resep Tempe Kemul Khas Wonosobo yang Gurih dan Crispy, Cocok Dinikmati Hangat-Hangat

Bahan lain:

  • 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu jamur
  • 1/2 sdm gula pasir
  • 1-2 buah tomat hijau
  • 5 lembar daun jeruk

Cara membuat:

  1. Rebus semua cabai selama 5 menit. Tambahkan baking soda dan garam agar warna tetap hijau.
  2. Jika sudah 2-3 menit direbus, tambahkan bawang putih dan bawang merah.
  3. Angkat dan letakkan di cobek untuk dihaluskan secara manual menggunakan ulekan. Ulek jangan sampai terlalu halus.
  4. Iris kecil-kecil tomat hijau.
  5. Siapkan minyak di wajan, masukkan daun jeruk dan tomat hijau. Tumis sebentar.
  6. Masukkan sambal ijo, berikan garam, MSG atau kaldu jamur, dan sedikit gula.
  7. Angkat sambal dan letakkan di mangkuk.
  8. Sambal ijo siap dinikmati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Jenis Keju Sehat yang Aman untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Ada beberapa jenis keju sehat yang aman untuk penderita tekanan darah tinggi. Apa sajakah itu? Cek di sini, yuk!

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Kamis 29 Januari 2026, Banyak Peluang

Simak ramalan keuangan dan karier 12 zodiak besok Kamis 29 Januari 2026 dari peluang kerja sama sampai strategi penting menanti.

8 Makanan Olahan yang Bisa Bikin Tekanan Darah Naik, Batasi Konsumsinya!

Tahukah bahwa ada sejumlah makanan olahan yang bisa bikin tekanan darah naik, lho! Apa saja?         

IHSG Melorot Terkena Dampak MSCI, Saatnya Buy on Weakness?

Tekanan MSCI cukup kuat untuk mendorong IHSG masuk fase konsolidasi lanjutan, dengan area 8.050–8.000 sebagai zona uji psikologis

Jangan Lewatkan! Promo Alfamart Serba Gratis Berakhir 31 Januari 2026

Mau belanja untung? Promo Alfamart Serba Gratis tawarkan Beli 1 Gratis 1 hingga Beli 3 Gratis 1. Cek produk favorit Anda sebelum kehabisan!

Strategi JBA dan Coraline.id Mendorong Penjualan Mobil Bekas di 2026

 PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), cukup optimistis memandang bisnis tahun 2026 dan membidik pertumbuhan dua digit

Masuki Usia 35 Tahun, Ini Upaya McDonalds Indonesia Untuk Konsumen

McDonalds Indonesia memasuki perayaan 35 tahun dengan mengedepankan layanan dan aneka menu enak ke konsumen

IHSG Anjlok, Ini Saham-saham Paling Banyak Dijual Asing di Sesi I (28/1)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada perdagangan Rabu, 28 Januari 2026 sampai lebih dari 8%. 

Pecah Rekor Baru, Harga Emas Hari Ini Tembus ke atas US$ 5.200

Harga emas hari ini di pasar global naik 1,7% mencapai rekor tertinggi US$ 5.268,58 per troi ons pukul 14.08 WIB. Simak pemicunya!

Tetap Tenang, Begini Tips Investor Menyikapi Momentum Pasar yang Fluktuatif

BNI Sekuritas membagikan tips investor dalam menyikapi momentum pasar domestik yang fluktuatif. Simak ulasannya di sini!