M O M S M O N E Y I D
Santai

Renovasi Rumah Desa Tak Berhenti di Malang, Ini Daerah yang Masuk Daftar

Renovasi Rumah Desa Tak Berhenti di Malang, Ini Daerah yang Masuk Daftar
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Malang baru saja jadi saksi dimulainya renovasi ribuan rumah desa. Program ini bakal terus berlanjut ke banyak wilayah lain agar lebih banyak keluarga bisa tinggal di rumah yang layak dan sehat.

Renovasi rumah desa yang digagas Lippo resmi dimulai dari Kampung Wisata Topeng, Malang, dengan target awal 1.500 rumah. Program ini menjadi bentuk dukungan sektor swasta terhadap target Presiden Prabowo Subianto membangun 3 juta rumah per tahun bagi masyarakat Indonesia.

Pendiri Lippo, Mochtar Riady, menekankan bahwa rumah bukan hanya bangunan, tetapi tempat tumbuhnya harapan keluarga.

"Dengan merenovasi rumah-rumah sederhana di desa, kami ingin memastikan setiap keluarga Indonesia merasakan hidup yang lebih layak, sehat, dan penuh martabat,"  katanya.

Tahap pertama renovasi di Malang difokuskan pada struktur bangunan, ventilasi, hingga akses air bersih.

Harapannya, warga desa bisa merasakan rumah yang tidak hanya aman, tetapi juga sehat dan nyaman ditinggali.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyebut langkah ini bisa menjadi model kolaborasi pemerintah dan dunia usaha.

Baca Juga: Ini Trik Renovasi Rumah Impian Tanpa Bikin Kantong Bolong

“Perumahan layak meningkatkan kesehatan, pendidikan, serta produktivitas ekonomi keluarga miskin,” ujarnya.

Program renovasi ini juga diyakini membawa dampak ekonomi bagi desa karena membuka lapangan kerja lokal di sektor konstruksi dan material. Dengan begitu, manfaatnya tidak hanya dirasakan dari sisi rumah, tapi juga pendapatan warga.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ara Sirait, menegaskan bahwa pembangunan rumah sejatinya juga menyangkut harkat manusia. “Dukungan swasta seperti ini bisa mempercepat pengentasan kemiskinan,” katanya.

Rencananya, dalam lima tahun ke depan program renovasi rumah desa akan diperluas ke berbagai wilayah. Daerah yang masuk daftar antara lain Bandung, Bekasi, Tangerang, Sulawesi, dan Papua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.