M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat (1/12), Menurut MNC Sekuritas

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - MNC Sekuritas membagikan proyeksi indeks harga saham gabungan atau IHSG yang cenderung terbatas beserta rekomendasi saham untuk Jumat (1/12). 

Kemarin, IHSG menguat 0,6% ke 7,080 disertai dengan munculnya volume pembelian.  

Dilansir dari riset MNC Sekuritas, analis berpendapat  IHSG masih berada di fase uptrend. 

Baca Juga: Simak Rekomendasi Teknikal Saham HRUM, MEDC, UNVR dan AMRT Untuk Hari Ini (1/12)

Namun demikian, saat ini posisi penguatannya akan relatif terbatas untuk menguji area 7.120. 

Oleh karena itu, tetap waspadai akan koreksi dari IHSG yang diproyeksikan menuju rentang area 6.929-6.997 sebagai area koreksi terdekatnya.

Untuk hari ini, rekomendasi saham yang diberikan oleh MNC Sekuritas ada empat. Adapun saham tersebut adalah :

ADRM-Buy on Weakness

ADMR menguat 4,7% ke Rp 1.325 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian,

Buy on weakness   : Rp 1.255 – Rp 1.300

Target price            : Rp 1.370, Rp 1,475

Stoploss                  : below Rp 1.235

ARTO-Buy on Weakness

ARTO terkoreksi ke Rp 3.200 disertai dengan munculnya volume penjualan. tersebut berarti, ARTO masih rawan melanjutkan koreksinya terlebih dahulu.

Buy on weakness   : Rp 2.900 – Rp 3.170

Target price            : Rp 3.440, Rp 3.690 

Stoploss                 : below Rp 2.640

Baca Juga: Simak Proyeksi IHSG dan Ide Saham-Saham Menarik di Perdagangan Perdana Desember 2023

MDKA -Buy on Weakness. 

MDKA menguat 2,8% ke Rp 2.530 disertai oleh peningkatan volume pembelian, namun pergerakan MDKA masih tertahan oleh MA60. Diproyeksikan posisi MDKA sedang berada di awal fase uptrendnya. 

Buy on weakness : Rp 2.470 – Rp 2.510

Target price         : Rp 2.630, Rp 2.800

Stoploss               : below Rp 2.400

PTRO  -Buy on Weakness. 

PTRO menguat 2,5% ke Rp 4.070 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan 

Buy on weakness   : Rp 3.980 – Rp 4.070

Target price            : Rp 4.260, RP 4.420

Stoploss                  : below Rp 3.850

Tetap perhatikan risiko investasinya ya. Selamat berinvestasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​