MOMSMONEY.ID - Plan Indonesia kembali menghadirkan ajang lari inklusif Run for Equality 2026, yang akan digelar pada 26 Juli 2026 di kawasan Senayan Park, Jakarta.
Mengusung tema “Equal Steps, Equal Play”, kegiatan ini bertujuan mendorong terciptanya ruang olahraga yang aman dan setara bagi seluruh anak, khususnya anak perempuan dan penyandang disabilitas.
Run for Equality 2026 menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 3 kilometer (3K), 5 kilometer (5K), dan 10 kilometer (10K). Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat umum dan dirancang sebagai ruang olahraga yang inklusif bagi semua kalangan.
Baca Juga: AC Rusak Malam Hari, Layanan Ini Jamin Dingin Kembali 48 Jam
Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti, mengatakan penyelenggaraan Run for Equality menjadi bagian dari upaya mendorong akses yang lebih setara bagi anak-anak dan kaum muda, termasuk penyandang disabilitas.
"Kami ingin mendorong terciptanya ruang olahraga dan ruang publik yang lebih inklusif, di mana setiap anak dan kaum muda, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi, bermain, dan berkembang tanpa diskriminasi," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Inisiatif tersebut dinilai penting mengingat tantangan inklusivitas yang masih dihadapi penyandang disabilitas di Indonesia.
Baca Juga: 5 Tips Jaga Kulit dan Rambut saat Cuaca Ekstrem ala Sociolla
Meski telah ada payung hukum melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016, akses terhadap pendidikan, pekerjaan, layanan kesehatan, hingga ruang publik yang aman dan inklusif masih menjadi tantangan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, hanya 17,2% penyandang disabilitas usia produktif yang memiliki akses terhadap pendidikan formal.
Selain itu, lebih dari separuh penyandang disabilitas masih menghadapi hambatan dalam mengakses berbagai layanan dasar.
Baca Juga: Feed X Berubah Total: Cara Aktifkan Konten Sensitif di X Tanpa Aplikasi
Komisioner Komnas Disabilitas, Jonna Aman Damanik, menilai kegiatan olahraga inklusif memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hak-hak penyandang disabilitas.
"Inklusivitas bukan hanya tentang menghadirkan penyandang disabilitas dalam sebuah kegiatan, tetapi memastikan mereka dapat berpartisipasi secara bermakna, aman, dan setara," katanya.
Menurutnya, inisiatif seperti Run for Equality menjadi penting untuk mendorong kesadaran publik bahwa olahraga adalah hak semua orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News