M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Anggaran untuk Tekan Angka Kekerasan Seksual Terhadap Anak Harus Naik, Ini Faktanya

Anggaran untuk Tekan Angka Kekerasan Seksual Terhadap Anak Harus Naik, Ini Faktanya
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Wahana Visi Indonesia (WVI) menggelar kampanye publik bertema “Lawan Kekerasan Seksual, Perkuat Kebijakan dan Tingkatkan Anggaran” di Jakarta guna memperingati 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Project ANANDA (Advocating National Special Fund Allocation for Children Protection from Sexual Violences Against Children). 

Ini sebuah inisiatif advokasi untuk mendorong peningkatan alokasi anggaran khusus bagi layanan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap anak.

Kampanye tersebut berkolaborasi bersama dengan mitra kolaborator, yaitu Aliansi Remaja Independen (ARI), Indonesia Judicial Research Society (IJRS), dan Lembaga Partisipasi Perempuan (LP2), Plan Indonesia,

Lalu, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dan Indonesia Joining Forces to End Violence Against Children (IJF EVAC).

Juga, mendapat dukungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang turut menandatangani petisi ini juga. 

Baca Juga: 10 Langkah Desain Kamar Tidur Anak Kekinian yang Nyaman, Aman, dan Awet

Berikut adalah tiga poin utama terkait pentingnya peningkatan anggaran:

1. Angka kekerasan seksual terhadap anak tinggi, namun anggaran dipangkas

Sepanjang Januari hingga November 2025, Kemen PPPA mencatat sebanyak 16.196 kasus kekerasan terjadi pada anak-anak, dimana 9.457 kasusnya termasuk dalam kategori kekerasan seksual.

Ironisnya, terjadi pemangkasan anggaran tahunan Kemen PPPA sebesar 53%, sehingga layanan perlindungan anak semakin terbatas.

Fakta ini menunjukkan bahwa isu kekerasan seksual terhadap anak belum menjadi prioritas yang mendapatkan perhatian serius.

2. Layanan pencegahan dan penanganan masih minim

Tanpa dukungan anggaran yang memadai, banyak korban tidak mendapatkan layanan psikososial, pendampingan hukum, maupun pemulihan yang layak.

Peningkatan anggaran akan memungkinkan program pencegahan diperluas melalui edukasi masyarakat, penguatan kapasitas aparat daerah, serta pemulihan yang lebih cepat dan berkualitas untuk mengurangi risiko trauma berkepanjangan.

Baca Juga: Penting untuk Masa Depan, Anak Perlu Dilatih Berpikir Kritis dan Logis

3. Kebijakan daerah perlu mendapatkan dukungan pemerintah pusat
 
Implementasi kebijakan di tingkat daerah masih lemah karena isu ini belum masuk program prioritas.

Dengan anggaran yang cukup, koordinasi lintas sektor akan lebih efektif, sehingga upaya perlindungan anak dapat berjalan optimal dan angka kekerasan seksual dapat ditekan secara nyata.

“Kami mendukung upaya kolaboratif ini untuk memperkuat kebijakan dan memastikan anggaran yang memadai bagi perlindungan anak," kata Ciput Eka Purwianti, Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Kemen PPPA, dalam keterangan tertulis.

Dengan sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan media, maka diharapakan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia. 

Ciput juga mengatakan, perlindungan anak dari kekerasan seksual tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara kebijakan, anggaran, dan implementasi di lapangan. 

Untuk menurunkan angka kekerasan seksual secara berkelanjutan, butuh langkah nyata mulai dari menciptakan regulasi yang berpihak pada anak, dukungan anggaran yang memadai dan kolaborasi lintas sektor.

Satrio Rahargo, Manajer Perlindungan dan Partisipasi Anak WVI, menyampaikan, perlindungan anak dari kekerasan seksual bukan hanya tanggung jawab moral, tetapi juga kebijakan yang harus didukung anggaran memadai. 

"Wahana Visi Indonesia senantiasa berkomitmen untuk memastikan suara anak didengar dan kebijakan berpihak pada mereka. Atas dasar tersebut, Project ANANDA hadir untuk anak-anak Indonesia,” ujar Satrio. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Buah Ini Bikin Diabetes dan Asam Urat Terkendali, Hidup Lebih Sehat

Ketahui buah-buahan yang bisa bantu turunkan gula darah dan kadar asam urat. Dapatkan panduan lengkap untuk diet Anda di sini.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini Selasa (21/4) Melonjak Rp 40.000!

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Selasa (21/4) melonjak Rp 40.000 dari perdagangan seelumnya

Cek Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas (21/4)

IHSG diproyeksi bergerak terbatas pada perdagangan Selasa (21/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

14 Promo Hari Kartini 2026 Banjir Diskon Kuliner Resto Populer, Subway hingga HokBen

Promo Hari Kartini 2026 siap memanjakan lidah Anda. Gokana jual menu Rp 21.000, Pepper Lunch gratis Beef & Chicken. Buruan manfaatkan diskonnya!

IHSG Diproyeksi Lanjut Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas (21/4)

IHSG diproyeksi akan melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (21/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

6 Film Tampilkan Bahaya Obsesi Berlebihan Dari Balerina Hingga AI

Film tentang obsesi berlebihan ternyata menyimpan banyak pelajaran penting. Temukan 6 judul wajib tonton yang akan mengubah pandangmu.

IHSG Masih Rawan Koreksi, Berikut Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Selasa (21/4)

IHSG diproyeksi masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (21/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

7 Film Isu Gender untuk Inspirasi Perempuan Hebat di Hari Kartini

Ingin tahu lebih dalam tentang isu gender? Deretan film ini sajikan kisah perempuan hebat dan perjuangannya, dari biografi hingga animasi.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Selasa (21/4) Kompak Melemah

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Selasa (21/4) kompak melemah dari perdagangan sebelumnya.

Suspensi Dicabut, Saham WBSA Kembali Bisa Diperdagangkan Hari Ini (21/4)

Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka gembok perdagangan atau suspensi atas perdagangan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), Selasa (21/4).