M O M S M O N E Y I D
HOME, AturUang

Pilih All Risk atau TLO untuk Asuransi Kendaraan? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Kecelakaan memang tak mudah dihindari.  Mungkin kita sebagai pemilik sekaligus pengemudi kendaraan sudah berhati-hati ketika berkendara. 

Namun, ketika mobil kita dikemudikan orang lain yang tidak bisa mengontrol diri, bisa saja memicu kecelakaan. Atau, bahkan, mvobil kita ditabrak oleh mobil lain yang justru tak hati-hati. Alhasil, mobil kita pun menjadi korban, sehingga mengalami kerusakan.

Nah, belakangan ini, bukan lagi berita duka dari dampak pandemi yang gencar tersiar di layar kaca maupun media massa lainnya. Kecelakaan kendaraan juga semakin sering menghiasi berita di televisi. 

Nah, berkaca dari hal tersebut, sudah saatnya kita  lebih peka dalam memproteksi kendaraan. Toh,  caranya sekarang lebih mudah karena sudah banyak aplikasi yang menawarkan asuransi kendaraan.

Cukup masuk ke website ataupun mengunduh aplikasi dan mengikuti langkahnya serta membayarnya, kendaraan Anda sudah terdaftar pada asuransi yang sesuai kebutuhan, 

Bahkan sudah banyak aplikasi yang menawarkan beragam produk di dalamnya. Sebut saja di antaranya Lifepal, Qoala, Cermati, dan  sebagainya.

Baca Juga: Pertimbangkan Manfaat yang Diterima Saat Beli Asuransi Kendaraan

Agustina Fitria, perencana keuangan Oneshildt Financial Planner, mengatakan bahwa asuransi kendaraan itu tergantung dari kondisi kendaraanya.

Biasanya, kalau masih dalam masa kredit, sudah ada asuransi yang menanggungnya

Nah, yang perlu mencari asuransi kendaraan bila  kreditnya sudah selesai atau yang sudah membayar lunas. Dalam, kondisi begini, apakah harus beli asuransi atau tidak? 
Menurut Agustina, ini sebenarnya kembali ke kemampuan masing-masing pemiliknya. Yang namanya kecelakaan tidak mudah dihindari. 

"Kalau hanya lecet bisalah di-compound. Tapi kalau rusaknya berat bahkan hilang, sanggupkah kita memperbaiki atau menggantinya dengan uang yang ada?" kata Fitri.

Lebih lanjut, kata dia, fungsi asuransi asuransi adalah mengembalikan kondisi mobil ke bentuk semula, baik itu karena  lecet ataupun hilang

Oleh karena itu, apabila kemampuan keuangan kita terbatas dan tinggal di daerah yang cenderung ramai, maka sebaiknya membeli asuransi kendaraan. "Apalagi kalau kendaraan itu satu-satunya, bahkan menunjang produktivitas," kata Fitri. 

Dalam kondisi demikian, saran Fitri pilihlah asuransi all risk, lantaran bisa mengkover kerusakan yang ringan.

Dengan begitu cenderung membuat lebih tenang berkendara. Apalagi ada yang mengkover pihak ketiga, yakni kendaraan yang tidak sengaja kita tabrak.

Boleh juga kita memilih mengumpulkan dana darurat, karena menganggap akan rugi beli asuransi  jika ternyata  tidak ada klaim dalam setahun.

Tapi, Fitri mengingatkan, kita tidak pernah bisa memprediksi seperti apa dampak kerusakan nantinya. "Misalnya saja bayar asuransinya Rp 6 juta. Lantas,  karena ditabrak dari  belakang oleh mobil lain kena kaca belakangnya. Itu kalau bayar sendiri bisa lebih dari Rp 6 juta karena kena satu pintu," ujar Fitri memberi contoh.

Memang, sih, ketika sudah pakai asuransi pun biasanya ada biaya tambahan yang harus dibayarkan. Biasanya itu dihitung per kejadian atau per panel. Besarannya berbeda-beda tiap kendaraan.

Senada dengan Fitri, Melvin Mumpuni, perencana keuangan Finansialku, juga menyarankan mobil-mobil yang digunakan untuk tujuan produktif harus diasurasikan.

Misalnya saja, mobil-mobil yang disewakan. "Kalau memang punya bujet, ya, pilih all risk. Tetapi jika tidak ada bujet, paling tidak TLO (total loss only)," ujarnya. 

Untuk daerah yang rawan bencana banjir, saran Melvin, tambahkan manfaat asuransinya. Bukan hanya sekadar membeli all risk yang bisa mengkover kerusakan kecil, melainkan juga cari yang bisa mengkover jika mobil itu terendam banjir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Dibuka, Saham BREN dan DSSA Langsung Nyemplung 12%

Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah begitu dibuka pada Senin, 6 April 2026.

Bersiap Hadapi Volatilitas IHSG, Ini Saran dan Rekomendasi Saham untuk Investor (6/4)

Berbagai sentimen negatif menyelimuti. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi tertekan ke bawah 7.000, Senin, 6 April 2026. 

8 Film Apokaliptik Netflix Ini Bikin Deg-degan

Film-film Netflix ini menunjukkan perjuangan manusia pasca bencana. Ketahui rekomendasi terbaik untuk mengisi waktu luang Anda sekarang.

Performa Maksimal, Perempuan Bisa Lakukan 5 Tips Merawat Motor Ini agar Tak Rewel

Motor sering rewel? Hanya dengan 5 kebiasaan kecil, perempuan bisa menjaga performa motor tetap optimal dan hemat biaya servis.

Oppo Find X9 Ultra: Bocoran Kamera 200MP & Zoom yang Siap Guncang Pasar

Find X9 Ultra tawarkan zoom optik 10x asli, digital hingga 120x. Sistem lima prisma pertama di dunia ini pakai diafragma udara & Sensor Fusion JNL

Hujan Lebat Turun di Mana-Mana, Daerah Ini Tidak Hujan Lebih dari 1 Bulan

Hujan lebat di mana-mana, tapi ada daerah yang mengalami tidak hujan selama lebih dari satu bulan, lo. Di mana saja?

Cara Mengatur Keuangan dengan Metode SMART biar Finansial Lebih Tertata

Ingin keuangan lebih rapi dan terarah? Gunakan metode SMART agar target finansial kamu tercapai lebih cepat dan realistis.​

5 Film Sci-Fi Ini Bikin Kamu Kagum Perjalanan Antariksa, Tonton Semua

Membayangkan perjalanan antariksa kini bukan lagi mimpi. Dari 'Space Sweepers' hingga 'Interstellar', daftar ini siap mengisi waktu luang.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Senin (6/4) Tidak Berubah

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Senin (6/4) tidak mengalami perubahan dari perdagangan sebelumnya.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Senin 6 April 2026: Saatnya Kolaborasi

Simak ramalan zodiak keuangan dan karier hari ini Senin 6 April 2026, cek peluang kerja dan strategi sukses setiap zodiak.​