M O M S M O N E Y I D
Santai

Perlukah Ganti Regulator Gas Secara Berkala? Ini Tanda Regulator Gas Perlu Diganti

Perlukah Ganti Regulator Gas Secara Berkala? Ini Tanda Regulator Gas Perlu Diganti
Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Perlukah mengganti regulator gas secara berkala? Mari simak berikut ini tanda regulator gas perlu diganti yuk.

Regulator gas merupakan alat pendukung krusial aktivitas memasak di dapur yang kerap kali dilupakan. Padahal, barang kecil ini memiliki peran krusial untuk menjamin keamanan di dapur.

Tim Research and Development (RnD) Destec Indonesia, produsen regulator gas, menyarankan untuk selalu memperhatikan kondisi regulator di rumah, baik dari sisi fungsi maupun kondisi fisik.

Setiap produk regulator memiliki kondisi tertentu, ada saat di mana kondisinya masih baik dan aman digunakan. Namun, ada pula kondisi regulator yang sudah harus diganti untuk tetap menjamin keamanan dan keselamatan saat digunakan di dapur.

Sebetulnya, Direktur Produksi dan Teknis Destec Indonesia Taufikurrahman mengungkapkan, regulator gas ini elemen krusial yang sangat perlu diperhatikan.

"Minimal setiap kali mengganti tabung gas, kita perlu mengecek kondisi fisik regulator dan secara fungsinya. Hal ini untuk mendeteksi jika ada masalah pada regulator tersebut,” katanya dalam siaran pers Rabu (13/8).

Baca Juga: 3 Tips Memeriksa Keaslian Regulator Gas, Hindari Bahaya Saat Masak

Tanda-tanda regulator gas perlu diganti

Usia pakai regulator gas umumnya ditentukan oleh masing-masing pabrikan, dengan rata-rata berkisar antara 3 hingga 5 tahun dalam kondisi ideal.

Namun, kenyataannya di lapangan tidak sesederhana itu. Pola penggunaan di setiap rumah tangga sangat bervariasi dan bisa berdampak besar terhadap daya tahan regulator.

Destec Indonesia membagikan beberapa indikator atau tanda-tanda yang menunjukkan regulator gas Anda di rumah perlu diganti:

1. Ada bau gas dan regulator berdesis saat tidak digunakan

Apabila regulator gas mengeluarkan bunyi desis dan bau gas saat tidak digunakan, ini bisa menjadi pertanda bahwa regulator gas bocor.

Jika demikian, sebaiknya regulator langsung dilepas dan diamankan untuk menghindari kejadian yang tidak dinginkan. Kemudian, mengganti regulator gas dengan yang baru.

Kalau kompor gas tidak dinyalakan, kemudian ada bau gas atau suara berdesis pasti ada kebocoran. Bisa kebocoran halus atau besar. Biasanya kalau halus tidak terdengar berdesis, tapi biasanya dalam rentang waktu tertentu terdapat bau gas,” kata Taufik.

Baca Juga: Masak Aman Selama Ramadhan, Ini 5 Tips Memilih Regulator Gas yang Tepat

2. Sistem pengunci gas kendor

Pengunci yang longgar bisa menyebabkan sambungan antara regulator dan katup tabung gas tidak lagi rapat, yang berisiko menyebabkan kebocoran gas meskipun kecil atau tidak langsung terasa.

Ini bisa membahayakan keselamatan, terutama jika digunakan terus-menerus dalam kondisi seperti itu.

Jika mulai merasakan pengunci regulator terasa longgar atau tidak sekencang biasanya saat dipasang, sebaiknya segera pertimbangkan untuk mengganti regulator tersebut.

3. Gas lebih cepat habis dari biasanya

Gas yang tiba-tiba habis lebih cepat dari biasanya bisa menjadi pertanda adanya masalah pada sistem pemakaian, termasuk regulator.

Misalnya, jika tabung 3 kg yang biasanya habis dalam sebulan tiba-tiba hanya bertahan seminggu, kondisi ini perlu dicurigai.

Salah satu penyebabnya bisa jadi regulator yang mulai bermasalah, karena komponen di dalamnya seperti pegas punya usia pakaiumumnya 3 hingga 5 tahun.

Selain itu, kondisi selang, pemasangan, hingga kompor juga perlu diperiksa, karena kebocoran halus pada selang yang sudah lapuk sering kali menjadi penyebab utamanya.

4. Api kompor menyala dengan kencang setelah ganti tabung

Tanda lain bahwa regulator gas sebaiknya diganti yakni, jika tanda ini muncul bersamaan dengan indikator lainnya yang telah dijelaskan sebelumnya.

Tanda tersebut adalah nyala api kompor yang tiba-tiba menyembur cukup kuat disertai bunyi seperti "buk" saat dinyalakan.

Baca Juga: Rahasia Resep Ketupat yang Lembut dan Padat, Hanya Dimasak 30 Menit Hemat Gas

Kondisi ini umumnya terjadi setelah tabung gas disi ulang, dan saat kompor digunakan kembali, muncul tekanan kuat dari api yang keluar.

Jika gejala ini berulang, bisa jadi regulator sudah tidak bekerja secara stabil dan perlu segera diganti demi keamanan.

Apabila regulator Anda sudah harus diganti, penting untuk memahami cara memilih regulator gas yang tepat.

Hal pertama yang harus dipastikan adalah regulator tersebut sudah berstandar SNI. Kemudian, pilihlah regulator yang terlihat kokoh dan rapi.

Fitur tambahan seperti sistem penguncian ganda (double lock) kini juga sudah banyak tersedia di berbagai merek dan menjadi nilai tambah untuk keamanan.

Selain itu, pastikan regulator yang dipilih memiliki layanan purna jual seperti customer service dan garansi, agar pengguna merasa lebih tenang saat menggunakannya, seperti regulator Star Cam, COM, dan Des Star.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!