M O M S M O N E Y I D
Santai

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/11), Hujan Sangat Lebat Guyur Provinsi Ini

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/11), Hujan Sangat Lebat Guyur Provinsi Ini
Reporter: Valencia Novanca  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 5 November 2025 dan Kamis 6 November 2025 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Hujan sangat lebat berpotensi terjadi di Bengkulu, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan, sesuai peringatan dini cuaca besok dari BMKG

“Update peringatan dini cuaca Indonesia berlaku untuk 3 hari ke depan (4-6 November 2025)," tulis BMKG di akun Instagram resminya Selasa (5/11).

Baca Juga: Musim Hujan November 2025-Februari 2026, Waspada Banjir & Longsor di Wilayah Ini

Peringatan dini Waspada hujan sedang-lebat

Rabu, 5 November 2025

- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Riau
- Kepulauan Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Barat
- Maluku
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah

Baca Juga: Puncak Musim Hujan, Curah Hujan Sangat Tinggi Berpotensi Terjadi di Provinsi Ini

Kamis, 6 November 2025

- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Kepulauan Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Lampung
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Tengah
- Maluku Utara
- Papua Barat
- Papua Pegunungan

Baca Juga: Jadwal Supermoon 5 dan 6 November 2025, Jarak Terdekat Bumi dan Bulan di Tahun Ini

Peringatan dini Siaga hujan lebat-sangat lebat

Rabu, 5 November 2025

- Jawa Barat
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Papua Pegunungan
- Papua Selatan

Kamis, 6 November 2025

- Bengkulu
- Papua Selatan

Selanjutnya: Pemerintah Tengah Kaji Kebijakan Bagi-Bagi Tanah Bagi Petani

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

ShopeePay Tebar Promo Hemat di Pertengahan Bulan

ShopeePay bagikan trik untuk hemat bagi Moms atur pengeluaran lebih cermat. Intip yuk caranya         

Spesifikasi 3 Kapal Pesiar Siangpura untuk Liburan 2026

Ingin berlibur dengan naik kapal pesiar? Wisatawan Indonesia bisa memulainya dari Singapura.            

Cara Berhenti Jual Waktu dan Mulai Bangun Kekayaan ala Warren Buffett

Segera pahami cara berhenti jual waktu dan mulai bangun aset agar uang bekerja untuk Anda, ini strategi realistis yang bisa langsung dicoba.​

Spesifikasi 3 Kapal Pesiar Singapura untuk Liburan 2026

Ingin berlibur dengan naik kapal pesiar? Wisatawan Indonesia bisa memulainya dari Singapura.          

Jelajahi Singapura Sebelum atau Sesudah Perjalanan Kapal Pesiar Anda

Aktivitas sebelum dan setelah selesai naik kapal pesiar di Singapura juga perlu direncanakan, loh. Ini pilihan tempat wisata di Singapura.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (14/4) dan Lusa, Diprediksi Hujan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (14/4/2026) dan lusa di wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan

Jangan Asal Coba! 4 Tren Skincare Korea Ini Sebaiknya Tidak Diterapkan di Indonesia

Ada 4 tren skincare Korea yang sebaiknya tidak diterapkan di Indonesia. Jangan asal coba, berikut informasinya.

Siaga Hujan Sangat Lebat Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/4)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 14 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Peringatan dini BMKG Cuaca Besok (14/4) Jabodetabek Waspada Hujan Lebat di Daerah Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (14/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Volatilitas Pasar Masih Tinggi, Ini Rekomendasi Saham Sepekan dari IPOT

Investor disarankan tetap selektif dengan pendekatan trading-oriented,memanfaatkan momentum pada saham di sektor-sektor yang kuat.