MOMSMONEY.ID - Aplikasi Android Pulse muncul di Google Play Store. Aplikasi ini membantu distribusi aturan terkait penggunaan sumber daya sistem oleh Android serta aplikasi-aplikasi di ponsel.
Shikhar Mehrotra, pengamat media sosial dari Digitaltrends.com, mengungkapkan, perilaku tidak wajar bisa berupa aplikasi yang terus aktif di latar belakang dan menyebabkan baterai cepat habis, penggunaan CPU berlebihan hingga konsumsi memori yang tinggi saat layar terkunci.
Jika Pulse bekerja sesuai deskripsinya, ponsel bisa mendeteksi perangkat lunak yang menurunkan kualitas pengalaman menggunakan Android dengan lebih baik.
Baca Juga: Fitur Pembersih Saluran WhatsApp Bikin Hapus File Tanpa Sentuh Pesan Berbintang
Apa itu Aplikasi Android Pulse?
Android Pulse adalah aplikasi resmi buatan Google, bukan malware, spyware, ataupun aplikasi tiruan pihak ketiga. Aplikasi ini mulai muncul sebagai pembaruan yang dapat diinstal secara manual di Google Play Store.
Pada ponsel Pixel, aplikasi ini sudah terinstal dan muncul di menu Pengaturan dengan nama Pulse. Aplikasi ini berjalan sepenuhnya di latar belakang.
Android Pulse menerima aturan dari Google dan menggunakannya untuk menandai perilaku tidak wajar terkait cara aplikasi dan sistem operasi menggunakan sumber daya seperti baterai, memori, dan daya pemrosesan.
Baca Juga: Cara Mengembalikan Chat WhatsApp yang Terhapus Tanpa iCloud
Apa fungsi Android Pulse?
Aplikasi ini mendistribusikan aturan yang memberi tahu sistem Android mengenai penggunaan sumber daya yang tidak wajar. Android Pulse akan memantau perilaku di tingkat sistem maupun aplikasi, mencakup sistem operasi (OS) dan aplikasi yang terinstal di perangkat.
Aplikasi Android Pulse tidak memiliki antarmuka pengguna. Anda tidak dapat membukanya, mengonfigurasinya, atau melihat dasbornya. Kategorinya di Play Store tercantum sebagai "Tools" dengan kontak dukungan pengembang di pulse-eng@google.com.
Demikian penjelasan mengenai Aplikasi Android Pulse yang ada di Google Play Store.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News