MOMSMONEY.ID - Engineering memiliki peran yang semakin relevan sebagai penggerak transformasi, katalis inovasi, sekaligus fondasi pembangunan berkelanjutan yang mampu memberikan dampak lintas generasi.
BINUS University pun mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor melalui penyelenggaraan BINUS Engineering Week 2026 di BINUS Kemanggisan.
Mengusung tema “Sustainable Engineering in Creating Global Impact and Competitiveness”, kegiatan ini mengumpulkan akademisi, peneliti, engineer, industri, pemerintah, dan masyarakat untuk bersama-sama membahas peran engineering dalam menjawab tantangan global masa kini.
Dr. Nelly, Rektor BINUS University menyampaikan, engineering memiliki peran yang semakin relevan sebagai penggerak transformasi, katalis inovasi, sekaligus fondasi pembangunan berkelanjutan yang mampu memberikan dampak lintas generasi.
Di tengah percepatan perkembangan teknologi dan perubahan global yang semakin dinamis, menurutnya, isu seperti sustainability transition, artificial intelligence, Industry 5.0, green economy, hingga persaingan global kini menjadi realitas yang harus dihadapi bersama.
“Engineering bukan sekedar membangun sebuah sistem, tetapi tentang membangun masa depan yang berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (14/5).
BINUS Engineering Week 2026 tidak hanya menghadirkan forum diskusi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, tetapi juga menampilkan berbagai karya inovatif mahasiswa dari Faculty of Engineering BINUS University yang dirancang sebagai solusi nyata terhadap berbagai tantangan industri dan masyarakat.
Baca Juga: Sekolah Ini Paparkan Cara Membentuk Kepribadian Seseorang
Kegiatan ini juga menjadi representasi kontribusi dari Faculty of Engineering BINUS University yang terdiri dari berbagai program unggulanya.
Yakni, Architecture, Civil Engineering, Food Technology, Bio Technology, Computer Engineering, dan Industrial Engineering dalam menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masa depan global.
Beragam inovasi yang dipamerkan berasal dari berbagai disiplin ilmu. seperti Architecture, Civil Engineering, Food Technology, Bio Technology, Computer Engineering, dan Industrial Engineering.
Inovasi ini mencerminkan bagaimana generasi engineer masa depan mampu menghadirkan teknologi yang human-centered, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan dunia saat ini. Mulai dari solusi berbasis teknologi hijau, efisiensi industri, hingga pengembangan sistem cerdas yang mendukung transformasi digital.
Melalui forum ini, BINUS University berharap, dapat menghadirkan ruang kolaboratif yang mempertemukan gagasan inovatif dengan implementasi nyata, sekaligus membuka peluang kerjasama strategis lintas sektor.
Nelly juga mengajak seluruh peneliti dan engineer untuk terus menghadirkan solusi yang berorientasi pada sustainability, inclusive innovation, dan human-centered technology.
Menurutnya, keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya diukur dari jumlah publikasi yang dihasilkan, tetapi dari seberapa besar solusi tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup manusia dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News