MOMSMONEY.ID - Masa penawaran umum (offering) PT Bach Multi Global Tbk (BACH) resmi dimulai hari ini, 2 Juli 2026 hingga 6 Juli 2026. Investor yang tertarik dengan initial public offering (IPO), bisa mengajukan pembelian lewat website e-IPO.
Dalam penawaran ini, Bach yang bergerak di bidang penjualan dan penyewaan genset untuk menara telekomunikasi melepas 615 juta saham baru atau setara 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Dengan harga penawaran Rp 442 per saham, perusahaan berpotensi menghimpun dana sekitar Rp 271,83 miliar.
Saham BACH akan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026.
Baca Juga: IPO RANS Dibanderol Rp 170 per Saham, Sudah Bisa Dipesan Mulai Hari Ini (2/7)
BACH merupakan perusahaan yang berdiri sejak September 2006 dan bergerak di bidang penjualan serta penyewaan generator set (genset), sekaligus menyediakan jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi. Pada tahun buku terakhir, perusahaan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 155,55 miliar.
Setelah IPO, komposisi kepemilikan saham perseroan terdiri atas PT Global Telekomunikasi sebesar 51,00%, PT Bach Multi Sukses Investama sebesar 26,77%, dan masyarakat sebesar 15,06%.
Baca Juga: IHSG Dibuka Naik 0,4%, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini (2/7)
Dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan sekitar Rp 91,02 miliar untuk membayar sebagian utang kepada PT Bank Permata Tbk atas fasilitas pinjaman jangka panjang. Sementara itu, sisa dana akan dialokasikan sebagai modal kerja, terutama untuk pembelian genset yang akan dijual maupun disewakan guna mendukung ekspansi bisnis perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News