M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Penyebab Anjing Peliharaan Hiperaktif dan Cara Mengatasinya

Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Sangat menyenangkan bila memiliki anjing peliharaan yang aktif dan ceria. Aktivitas Anda, bisa jadi, akan lebih produktif karena bisa bermain-main dengan anjing peliharaan. Namun, bagaimana bila anjing yang Anda pelihara itu aktifnya berlebihan alias hiperaktif? Tentu akan merepotkan ya, moms.

Hiperaktif pada anjing memiliki gejala seperti memiliki energi tinggi, tidak rileks di lingkungan yang akrab, sulit mendapat perhatian, dan pola napas yang cepat.

Hiperaktif ini bukan hal yang baik karena biasanya diperparah dengan perilaku destruktif (merusak), agresif, sulit bersosialisasi, dan sering menggonggong.

Baca Juga: 8 Makanan Manusia yang Aman Dikonsumsi Anjing Peliharaan

Penyebab

Ada berbagai hal yang menjadi penyebab mengapa anjing peliharaan menjadi hiperaktif. Dilansir dari Vetericyn.com, segala sesuatu mulai dari susunan biologis anjing hingga diet dan rutinitas olahraga mereka dapat menjadi faktor.

Selain itu, juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan interaksi sosial yang diterapkan oleh pemiliknya.

Jenis ras anjing seperti German Sheperds, Border Collies, Golden Retriever, Siberian Huskies, dan Terrier dilahirkan dengan pola aktivitas yang aktif dan baik (baik secara fisik maupun mental), serta penuh perhatian. Anjing-anjing dari ras ini banyak dibesarkan sebagai anjing gembala dan anjing pemburu.

Hiperaktif kebanyakan muncul karena kebosanan dan kurangnya stimulasi. Anda dapat menyimpulkan bahwa jenis ras anjing ini bila tidak diberi aktivitas semestinya, mereka akan menjadi hiperaktif. Bila Anda menginginkan ketenangan, bisa mencoba memelihara jenis ras yang tenang seperti basenji atau cavalier.

Dalam memberikan makanan berkualitas, sebaiknya anjing juga perlu dibarengi dengan aktivitas dan latihan. Asupan nutrisi yang didapatkan jika tidak dibarengi dengan aktivitas fisik, tentu akan membuat energi yang dihasilkan menumpul dalam tubuh anjing. Akhirnya energi itu meledak-ledak dan membuat anjing peliharaan hiperaktif.

Baca Juga: Tanda-Tanda Rabies pada Hewan Peliharaan

Cara Mengatasi

Lalu bagaimana cara mengatasi anjing yang hiperaktif?

Perilaku hiperaktif tentu dapat diatasi dengan cara-cara tertentu, tetapi ini bukan hal instan yang dapat diselesaikan dalam waktu sekejap.

Anda dapat mulai melatihnya, memberikan aktivitas fisik, dan tak lupa memberikan semacam 'treat' ketika mereka berperilaku tenang atau mau mendengarkan perintah.

Melatih anjing, harus dilakukan di waktu yang tepat. Dilansir dari Wikihow.com, Anda sebaiknya berada dalam kondisi segar dan sigap saat melatih anjing. Sebab, bila tak terlalu siap, anjing tidak akan cukup untuk berlatih.

Suasana hati yang sedang tidak baik malah akan membuat Anda memarahi anjing dan membuat sesi latihan menjadi pengalaman yang negatif untuk anjing.

Anda dapat melatih beberapa trik kepada anjing seperti memanggil, duduk, rebahan, dan hal-hal sederhana lainnya. Namun, mulailah dari yang paling penting, yakni bersikap tenang atau diam. Gunakan kata perintah yang sama agar anjing semakin mengerti dan hafal kata tersebut.

Lakukan latihan secara berulang-ulang sampai anjing benar dan mengerti. Jangan lupa untuk memberikan treats atau hadiah yang disukainya agar anjing lebih mengetahui bahwa tindakan yang benar akan mendapatkan hadiah.

Namun, jangan terlalu lama melakukan sesi latihan. Paling tidak selama beberapa menit yang dilakukan secara meratas dalam setiap hari pada satu minggu.

Jika Anda berhenti atau melompati sesi latihan, anjing peliharaan mungkin akan melupakannya. Kunci latihan terletak pada konsistensi sehingga anjing terbiasa dengan rutinitas latihan tersebut.

Selanjutnya: Manfaat Cukur Rambut Bagi Hewan Peliharaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Indonesia Open 2026, Wakil Indonesia Bertumbangan Termasuk Fajar/Fikri

Hasil Indonesia Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua Rabu (3/6), hanya 4 dari 10 wakil Indonesia maju ke 16 besar. 

7 Menu Sarapan yang Terlihat Sehat tapi Ternyata Bikin Gula Darah Naik

Tahukah bahwa ada beberapa menu sarapan yang terlihat sehat tapi ternyata bikin gula darah naik lo. Yuk, cek selengkapnya di sini!

Mengajarkan Anak Belajar Berbagi Sejak Dini Lewat Berbagi Kurban

McD Berbagi Kurban juga mengajarkan anak berbagi sejak dini. Kebiasaan itu akan menjadi fondasi karakter mereka.

4 Manfaat Kandungan Niacinamide 10% dalam Produk Skincare, Ampuh Usir Flek Hitam!

Ada 4 manfaat kandungan niacinamide 10% dalam produk skincare. Cari tahu informasi selengkapnya di sini.  

6 Makanan yang Sering Dikira Rendah Gula Padahal Tinggi Gula

Ternyata ada beberapa makanan yang sering dikira rendah gula padahal tinggi gula, lho. Apa sajakah itu?

10 Cara Paling Sehat Konsumsi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Apa saja cara paling sehat konsumsi protein untuk menjaga kesehatan jantung, ya? Cari tahu di sini, yuk!

6 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Menurunkan Peradangan

Ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa menurunkan peradangan, lho. Apa sajakah itu?          

ShopeePay Beri Tips Kelola Pengeluaran Bulanan Agar Saldo Tak Cepat Habis

Begini tips dari ShopeePay untuk mengelola pengeluaran bulanan agar saldo dompet digital tidak cepat habis.

Investasi Anti-Aging Terbaik! 4 Manfaat Marine Collagen yang Bikin Wajah Awet Muda

Ingin wajah kenyal dan bebas kerutan? Marine collagen bisa jadi solusi. Cari tahu lebih lanjut, ini 4 manfaat marine collagen untuk wajah.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/6), Provinsi Ini Siaga Hujan Sangat Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 4 Juni 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.