M O M S M O N E Y I D
Bugar

Penjelasan Rokok Elekterik Bisa Lebih Rendah Risiko dari Rokok

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID -  Undang-undang Kesehatan (UU Kesehatan) yang telah disahkan oleh DPR RI memuat ketentuan mengenai pengamanan zat adiktif yang terdapat dalam bagian kedua puluh empat. Terdapat empat ketentuan yang mengatur pengamanan zat adiktif mulai dari pasal 149 hingga pasal 152. Pasal 149 yang terdiri dari empat (4) ayat pada ayat terakhirnya menyebutkan produksi, peredaran, dan penggunaan produk tembakau sebagaimana dimaksud pada ayat tiga (3) harus memenuhi standar dan/atau persyaratan yang ditetapkan dengan mempertimbangkan profil risiko kesehatan. Lalu apa yang dimaksud dengan profil risiko kesehatan?

Istilah profil risiko kesehatan merupakan hal baru dalam UU Kesehatan. Profil risiko mengacu pada penilaian atau deskripsi potensi risiko dan bahaya terkait penggunaan produk tembakau. Hal ini melibatkan pemantauan dan evaluasi berbagai konsekuensi kesehatan serta dampak yang timbul dari merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya.  

Guru Besar Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF-ITB) Prof Rahmana Emran Kartasasmita menjelaskan dalam keterangan tertulis, bahwa produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, produk tembakau dipanaskan, dan kantong nikotin secara komparatif dinilai memiliki profil yang lebih rendah risiko dibandingkan rokok. Hal ini salah satunya dinyatakan berdasarkan hasil dari kajian literatur ilmiah dengan tajuk Kajian Risiko (Risk Assessment) Produk Tobacco Heated System yang menghitung perkiraan tingkat risiko produk tembakau yang dipanaskan. 
 

Baca Juga: Panduan Cara Berhenti Merokok yang Efektif Dilakukan dalam 7 Langkah

Lebih lanjutnya, Emran mengatakan bahwa hasil kajian SF-ITB tersebut selaras dengan kajian ilmiah yang dilakukan oleh lembaga-lembaga kredibel di dunia, termasuk Public Health England dan UK Committee on Toxicology (COT), bagian dari Food Standards Agency. Beberapa negara pun telah melakukan studi terhadap penggunaan tembakau alternatif, salah satunya dalam kajian Global State of Tobacco Harm Reduction (GSTHR): The Right Side History (2022) yang menyebutkan produk tembakau alternatif menjadi pendekatan yang paling populer untuk mengurangi bahaya tembakau. Ini merupakan seri laporan dua tahunan dari Knowledge Action Change (KAC), sebuah lembaga kajian kesehatan masyarakat yang berbasis di Inggris.

Fokus utama kajian GSTHR ini adalah meninjau secara sistematis cara yang lebih rendah risiko dalam mengonsumsi nikotin. Perokok bisa menerapkan pengurangan bahaya dengan memanfaatkan produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik atau vape, untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Kajian tersebut menyebutkan bahwa penyakit yang berhubungan dengan merokok tidak disebabkan oleh nikotin, tetapi TAR atau bahan kimia yang dihasilkan saat tembakau dibakar. Rokok elektrik menerapkan sistem pemanasan dan hasil dari penggunaannya berupa uap. Oleh karena itu, produk ini terbukti lebih rendah risiko kesehatan daripada rokok.

Baca Juga: Kanker Paru Mematikan, Begini Cara Pencegahannya

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Aryo Andrianto menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif menerapkan konsep pengurangan bahaya tembakau sehingga memiliki risiko yang lebih rendah dibanding rokok. Berangkat dari hal ini, pemerintah seharusnya dapat menghadirkan regulasi khusus bagi produk tersebut. 

Aryo menambahkan produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih rendah karena tidak melalui proses pembakaran sehingga produk ini tidak mengandung TAR. Oleh karena itu, semakin rendah profil risiko dari sebuah produk, seharusnya aturannya juga tidak terlalu membatasi ruang gerak produk tersebut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Zodiak Paling Introvert yang Dikenal Sangat Menjaga Privasi, Siapa Saja?

Merasa lelah di tengah keramaian? Mungkin Anda salah satu dari 4 zodiak paling introvert ini. Temukan penjelasannya!

Moisturizer atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Skincare Pagi yang Tepat Sebelum Makeup

Jangan skip, ada 5 urutan skincare pagi sebelum makeup yang disarankan dermatologis. Cari tahu di sini.

Tips Atur Uang Belanja Rp2 juta biar Pengeluaran Keluarga Tetap Aman

Cara mengatur uang belanja Rp2 juta untuk keluarga kecil agar cukup hingga akhir bulan dengan pembagian anggaran sederhana.

Cara Belanja Kebutuhan Dapur Sebulan yang Hemat Tanpa Boros Pengeluaran

Ingin belanja kebutuhan dapur sebulan lebih hemat? Simak strategi memilih bahan makanan berkualitas yang minim pemborosan.  

Lapar Tengah Malam? Ini 7 Camilan Sehat Rendah Kalori yang Aman, Enggak Bikin Gemuk

Lapar malam hari tapi takut berat badan naik? Ini 7 rekomendasi camilan sehat rendah kalori yang bikin kenyang lebih lama dan tidur lebih nyenyak.

Tren Renovasi Dapur yang Fungsional dan Nyaman Jadi Pilihan Baru di 2026

Tren renovasi dapur 2026 menghadirkan desain natural, penyimpanan pintar, ruang efisien, dan konsep nyaman untuk keluarga modern.  

4 Tanda Butuh Detoks Media Sosial Demi Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Demi kesehatan mental yang lebih baik, kenali 4 tanda butuh detoks media sosial berikut ini ya Moms.

Bukan Sekadar Mempercantik, Ini Alasan Renovasi Rumah Jadi Tren di 2026

Ingin renovasi rumah tahun 2026? Simak tren terbaru yang membuat hunian lebih nyaman, hemat biaya, dan sesuai gaya hidup.

Sinopsis Serial Horor Viu: Dia Perempuan Sialan

Drama garapan Viu Malaysia ini terdiri dari 12 episode dan dapat diakses melalui aplikasi maupun situs Viu.   

Promo Alfamart Beauty Fair Periode 1-15 Juli 2026, Maybelline Diskon 50%

Promo Alfamart Beauty Fair periode 1-15 Juli 2026, cek katalognya di sini sebelum belanja di Alfamart terdekat.