M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Pendidikan Tak Hanya di Ruang Kelas, Ini Cara Generasi Muda Jadi Problem Solver

Pendidikan Tak Hanya di Ruang Kelas, Ini Cara Generasi Muda Jadi Problem Solver
Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Pendidikan di perguruan tinggi tidak lagi hanya berfokus pada penguasaan teori di ruang kelas. Mahasiswa kini juga dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, hingga menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.

Kebutuhan tersebut menjadi salah satu alasan lahirnya berbagai program pengembangan kompetensi mahasiswa, salah satunya Genera-Z Berbakti 2026 yang diselenggarakan Bakti BCA.

Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk merancang solusi inovatif bagi pengembangan desa wisata sekaligus mengasah berbagai soft skill yang dibutuhkan di dunia profesional.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Genera-Z Berbakti menghadirkan format baru pada babak final. Jika sebelumnya satu tim dapat mengandalkan satu orang sebagai juru bicara utama, kini setiap tahapan kompetisi wajib diwakili anggota tim yang berbeda.

Artinya, seluruh anggota tim harus memahami proposal secara menyeluruh, mampu mempresentasikan ide, menjawab pertanyaan panelis, hingga mempertahankan gagasannya dalam sesi diskusi.

Delapan tim finalis harus melalui tiga tahapan penilaian, yakni Idea Pitch, Think Tank, dan Head to Head.

Baca Juga: Cara Aktifkan OTP di BCA Mobile biar Transaksi Online Lebih Aman

Pada tahap Idea Pitch, peserta mempresentasikan rancangan program selama 10 menit. Selanjutnya, dalam sesi Think Tank, finalis ditantang menjawab pertanyaan panelis hanya dalam waktu 60 detik, kemudian diberi kesempatan memberikan tanggapan tambahan selama 30 detik apabila diperlukan.

Sementara pada sesi Head to Head, para finalis saling menguji kekuatan ide melalui diskusi dan adu argumentasi, sehingga kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta kerja sama menjadi aspek penting dalam penilaian.

Format baru tersebut sempat membuat sejumlah peserta merasa gugup. Namun, pengalaman itu justru menjadi proses pembelajaran yang berharga.

Tessa dari tim Desa Hidup perwakilan UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengaku, awalnya tidak menyangka harus tampil sebagai perwakilan tim.

"Awalnya perasaan saya tidak karuan dan benar-benar gugup. Namun, saya berusaha untuk bisa tersenyum. Momen yang paling membanggakan adalah ketika saya bisa berbicara dan menjawab pertanyaan panelis, lalu bisa mengintegrasikan jawaban-jawaban yang menurut saya bagus," ujarnya.

Pengalaman serupa juga dirasakan Faruq dari tim Laskar Selasik Universitas Gadjah Mada. Menurutnya, tantangan tersebut mengajarkan bahwa keberanian menyampaikan gagasan lebih penting daripada rasa takut melakukan kesalahan.

Baca Juga: Tips Atur Notifikasi BCA Mobile biar Transaksi Lebih Mudah Dipantau

Menurut EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn, perubahan format ini diharapkan mampu menggali potensi terbaik setiap peserta sehingga mereka lebih siap mengimplementasikan ide yang telah dirancang.

"Kami yakin kedelapan finalis terpilih memiliki potensi luar biasa. Sekarang, waktunya mereka membuktikannya," kata Hera dalam keterangan resmi Jumat (3/7).

"Kami optimistis format baru babak final Genera-Z Berbakti 2026 dapat membantu para finalis mengeluarkan potensi besar di dirinya masing-masing, yang kemudian bisa dikembangkan untuk menerapkan ide-idenya di lokasi kegiatan nanti," ujarnya.

Empat tim terbaik nantinya akan memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan gagasan mereka di empat desa wisata binaan Bakti BCA.

Yaitu, Desa Wisata Kreatif Terong di Kabupaten Belitung, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, dan Desa Wisata Kakaskasen Dua di Kota Tomohon.

Sementara panelis sekaligus entertainer dan sociopreneur Cinta Laura Kiehl mengingatkan pentingnya menyusun solusi yang sederhana namun berkelanjutan. Menurutnya, penyelesaian masalah secara bertahap akan lebih efektif dibandingkan merancang program yang terlalu besar tetapi sulit diwujudkan.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu pembelajaran penting bagi mahasiswa agar mampu menghadirkan inovasi yang realistis dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Prediksi Spanyol vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Prediksi Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 lengkap dengan jadwal, h2h, susunan pemain, dan prediksi skor terbaru.

Ramalan Zodiak Besok Jumat 10 Juli 2026, Waspada Dalam Ambil Keputusan

Simak ramalan zodiak besok Jumat 10 Juli 2026 berikut, cek prediksi cinta, karier, keuangan, dan kesehatan 12 bintang lengkap.

19 Makanan Kaya Protein yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Ternyata ini beberapa makanan kaya protein yang bisa bantu turunkan berat badan. Apa sajakah?       

11 Manfaat Kesehatan Konsumsi Rutin Biji Bunga Matahari bagi Tubuh

Ini, lo, beberapa manfaat kesehatan konsumsi rutin biji bunga matahari bagi tubuh. Apa sajakah itu, ya?

5 Manfaat Kesehatan Minum Kopi Setiap Hari bagi Tubuh

Cek beberapa manfaat kesehatan minum kopi setiap hari bagi tubuh berikut ini, yuk! Ada apa saja, ya?

7 Manfaat Konsumsi Jahe untuk Mengatasi Migrain yang Tak Banyak Orang Tahu

Yuk, cari tahu beberapa manfaat konsumsi jahe untuk mengatasi migrain yang tak banyak orang tahu berikut ini!

10 Minuman untuk Dikonsumsi Sebelum Tidur yang Membantu Turunkan Berat Badan

Yuk, intip beberapa minuman untuk dikonsumsi sebelum tidur yang membantu turunkan berat badan berikut ini!

5 Minuman yang Mengandung Banyak Kalsium untuk Menguatkan Tulang

Ini daftar minuman yang mengandung banyak kalsium untuk menguatkan tulang Anda. Mau coba?           

7 Daftar Sup yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Sehat, Coba yuk!

Ini daftar sup yang bikin kenyang lebih lama dan sehat. Mari intip selengkapnya di sini!                

4 Makanan yang Jika Dikonsumsi Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang jika dikonsumsi bisa turunkan risiko kanker usus, lo. Apa saja?