M O M S M O N E Y I D
Bugar

Penderita Diabetes Bisa Coba, Ini 7 Cara Mudah Menurunkan Gula Darah Secara Alami

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Ada cara mudah menurunkan gula darah secara alami yang bisa penderita diabetes coba. 

Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) tahun 2020, Indonesia berstatus waspada diabetes karena menempati urutan ke-7 dari 10 negara dengan jumlah pasien diabetes tertinggi.  

Prevalensi pasien pengidap diabetes di Indonesia mencapai 6,2%. Yang artinya, ada lebih dari 10,8 juta orang menderita diabetes pada 2020 lalu.

Sebab, ketika tubuh tidak membuat cukup atau secara efektif menggunakan insulin, maka gula darah tinggi bisa terjadi. 

Insulin merupakan hormon yang mengatur glukosa darah dan membantu memasuki sel-sel Anda untuk energi. 

Nah, gula darah tinggi atau hiperglikemia dikaitkan dengan diabetes.  

Baca Juga: Catat Moms! Ini 4 Rekomendasi Pemanis Buatan yang Aman buat Penderita Diabetes

Catat, berikut tujuh cara yang cocok buat penderita diabetes menurunkan kadar gula darah secara alami, mengutip Healthline: 

1. Berolahraga secara teratur 

Olahraga teratur bisa membantu Anda mencapai dan mempertahankan berat badan yang moderat dan meningkatkan sensitivitas insulin. 

Peningkatan sensitivitas insulin berarti, sel-sel Anda lebih mampu menggunakan gula yang tersedia dalam aliran darah Anda. 

Olahraga juga membantu otot Anda menggunakan gula darah untuk energi dan kontraksi otot.

Jika memiliki masalah dengan manajemen gula darah, Anda harus secara rutin memeriksa kadar Anda. 

Ini akan membantu mempelajari bagaimana Anda merespons berbagai aktivitas dan menjaga kadar gula darah Anda agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. 

Bentuk latihan atau olahraga yang berguna termasuk angkat besi, jalan cepat, lari, bersepeda, menari, hiking, berenang, dan banyak lagi. 

2. Minum air dan tetap terhidrasi 

Minum cukup air dapat membantu Anda menjaga kadar gula darah dalam batas yang sehat. Selain mencegah dehidrasi, ini membantu ginjal membuang kelebihan gula melalui urin. 

Satu studi observasional menunjukkan, mereka yang minum lebih banyak air memiliki risiko lebih rendah untuk mengembangkan kadar gula darah tinggi. 

Minum air secara teratur membantu rehidrasi darah, menurunkan kadar gula darah, dan bisa mengurangi risiko diabetes. 

Ingatlah, air dan minuman non-kalori lainnya adalah yang terbaik. Minuman yang dimaniskan dengan gula meningkatkan glukosa darah, mendorong penambahan berat badan, dan meningkatkan risiko diabetes. 

Baca Juga: Jangan Disepelekan! Ini 5 Gejala Awal Diabetes Pada Wanita yang Perlu Diketahui

3. Kelola asupan karbohidrat Anda 

Tubuh Anda memecah karbohidrat menjadi gula (kebanyakan glukosa), dan kemudian insulin membantu tubuh Anda menggunakan dan menyimpan gula untuk energi. 

Ketika Anda makan terlalu banyak karbohidrat atau memiliki masalah fungsi insulin, proses ini gagal, dan kadar glukosa darah bisa meningkat. 

Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan tentang ini. American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan untuk mengelola asupan karbohidrat dengan menghitung karbohidrat dan menyadari berapa banyak yang Anda butuhkan. 

Beberapa penelitian menemukan, metode ini juga dapat membantu Anda merencanakan makanan dengan tepat, yang selanjutnya meningkatkan pengelolaan gula darah. 

Banyak penelitian juga menunjukkan, diet rendah karbohidrat membantu mengurangi kadar gula darah dan mencegah lonjakan gula darah. 

Terlebih lagi, diet rendah karbohidrat dapat membantu mengelola kadar gula darah dalam jangka panjang. 

4. Tingkatkan asupan serat Anda 

Serat memperlambat pencernaan karbohidrat dan penyerapan gula. Untuk alasan ini, ini mendorong peningkatan kadar gula darah secara bertahap. 

Selain itu, jenis serat yang Anda makan mungkin berperan. Ada dua jenis serat: tidak larut larut Meskipun keduanya penting, serat larut secara eksplisit telah terbukti meningkatkan pengelolaan gula darah. 

Tambah lagi, diet tinggi serat bisa membantu mengelola diabetes tipe 1 dengan lebih baik dengan meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengatur gula darah dan mengurangi penurunan gula darah. 

Makanan yang mengandung serat tinggi antara lain: 

  • sayuran 
  • buah-buahan 
  • kacang-kacangan 
  • biji-bijian utuh 

Asupan serat harian yang disarankan adalah sekitar 25 gram untuk wanita dan 38 gram untuk pria. Itu sekitar 14 gram untuk setiap 1.000 kalori. 

Baca Juga: Ampuh Turunkan Diabetes, Ini 5 Manfaat Kedelai Edamame untuk Tubuh

5. Terapkan kontrol porsi 

Kontrol porsi membantu mengatur asupan kalori dan dapat membantu menjaga berat badan sedang. 

Akibatnya, manajemen berat badan meningkatkan kadar gula darah yang sehat dan telah terbukti mengurangi risiko diabetes tipe 2. 

Memantau ukuran porsi Anda juga membantu mengurangi asupan kalori dan lonjakan gula darah berikutnya. 

Berikut adalah beberapa tips bermanfaat untuk mengelola ukuran porsi: 

  • Ukur dan timbang porsinya 
  • Gunakan piring yang lebih kecil 
  • Hindari restoran makan sepuasnya 
  • Baca label makanan dan periksa ukuran porsi 
  • Buat jurnal makanan Makan perlahan 

Baca Juga: Ini 4 Daun yang Efektif untuk Menurunkan Gula Darah pada Penderita Diabetes

6. Pilih makanan dengan indeks glikemik rendah 

Indeks glikemik mengukur bagaimana Anda menyerap atau mencerna makanan, yang memengaruhi tingkat kenaikan kadar gula darah. 

Jumlah dan jenis karbohidrat menentukan bagaimana makanan mempengaruhi kadar gula darah. 

Makan makanan dengan indeks glikemik rendah telah terbukti mengurangi kadar gula darah pada mereka yang menderita diabetes. 

Meskipun indeks glikemik makanan itu penting, jumlah karbohidrat yang dikonsumsi juga penting. Makanan dengan indeks glikemik rendah hingga sedang meliputi: 

  • bulgur 
  • jelai 
  • yogurt 
  • gandum 
  • kacang polong 
  • kacang-kacangan 
  • legum 
  • pasta gandum 
  • sayuran non-tepung 

7. Kelola tingkat stres 

Stres bisa memengaruhi kadar gula darah Anda. Hormon seperti glukagon dan kortisol disekresikan selama stres. Hormon-hormon ini menyebabkan kadar gula darah naik. 

Satu studi menunjukkan, olahraga, relaksasi, dan meditasi secara signifikan mengurangi stres dan menurunkan kadar gula darah. 

Latihan dan metode relaksasi seperti yoga dan pengurangan stres berbasis kesadaran juga bisa membantu memperbaiki masalah sekresi insulin pada diabetes kronis. 

Itulah cara sederhana menurunkan kadar gula darah secara alami yang cocok buat penderita diabetes.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pendaftaran Sudah Dibuka, Taman Safari Indonesia Gelar Kompetisi Foto dan Video

Taman Safari Indonesia menggelar kompetisi foto dan video taraf internasional bertajuk International Animal Photo & Video Competition 2026.

Hasil Singapore Open 2026: 2 Unggulan Rontok, Cuma 3 Wakil Indonesia ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2026 Babak 32 Besar, dua unggulan rontok, hanya tiga wakil Indonesia yang melaju ke 16 besar.

Polytron Luncurkan Laptop Terbaru, Dukung Gaya Hidup Modern yang Serba Cepat

Polytron meluncurkan varian laptop terbarunya, Polytron Luxia yang ditenagai oleh Prosesor AMD R5.​  

Risiko Kena Paparan Darah Pasien Tinggi, B. Braun Rilis Kateter Intravena Terbaru

Paparan darah tidak hanya meningkatkan risiko infeksi, melainkan memengaruhi keselamatan tenaga kerja medis di fasilitas kesehatan.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/5), Hujan Lebat Turun di Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 28 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Promo Indomaret Spesial Idul Adha 27 Mei 2026, Aneka Bumbu Diskon hingga 45%

Promo Indomaret Semarak Idul Adha Periode 21-27 Mei 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja kebutuhan dapur.

Uniqlo Buka Gerai di Plaza Indonesia Tampilkan Koleksi Upcycle

Tak sekedar menjawab kebutuhan akan pakaian nyaman, Uniqlo buka toko di Plaza Indonesia dengan koleksi upcycle

Sepatu Adidas Klasik: Model Ini Bikin Gaya Maksimal, Nyaman Seharian!

Membeli sepatu Adidas klasik bisa jadi investasi, tapi ada risiko. Beberapa model punya sirkulasi udara terbatas, cek detailnya sebelum memutuskan  

Warna Rumah Bisa Pengaruhi Mood dan Kualitas Tidur lo, Ini Penjelasan Ahli

Beberapa warna di rumah ini ternyata bisa memengaruhi stres, fokus, energi, dan kualitas tidur menurut penelitian terbaru para ahli.

Libur Idul Adha, Prism Bagikan Diskon di Berbagai Properti Oyo hingga 25%

Prism membagikan diskon menginap hingga 25% di berbagai properti Oyo Indonesia selama periode Libur Adha.