M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Peluang Usaha Kelas Kreatif saat Libur Sekolah, Ini Strategi Rumah Tanah Liat Citra

Peluang Usaha Kelas Kreatif saat Libur Sekolah, Ini Strategi Rumah Tanah Liat Citra
Reporter: Shintia Rahma Islamiati  |  Editor: shintia rahma


MOMSMONEY.ID - Masa libur sekolah menjadi peluang bagi pelaku usaha kelas kreatif untuk menjangkau pasar baru. Salah satunya dimanfaatkan Rumah Tanah Liat Citra yang memperluas layanan dengan menghadirkan berbagai aktivitas kreatif langsung ke lokasi penyelenggara holiday program maupun playdate.

Marketing Rumah Tanah Liat Citra Nani mengatakan, saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, mayoritas pelanggan berasal dari kunjungan rombongan sekolah ke studio. Namun, pola tersebut berubah ketika memasuki masa liburan.

"Kalau sekolah sedang aktif, sebagian besar kegiatan berasal dari kunjungan sekolah ke Rumah Tanah Liat Citra. Saat libur sekolah seperti sekarang, kami lebih banyak melayani kegiatan di luar lokasi," ujar Nani belum lama ini.

Menurut dia, pada musim liburan banyak event organizer (EO) maupun sekolah yang mengadakan holiday program bagi anak-anak. Rumah Tanah Liat Citra kemudian hadir sebagai penyedia aktivitas kreatif di berbagai lokasi, mulai dari taman, ruang acara, hingga area yang disiapkan penyelenggara.

Layanan tersebut tidak hanya menjangkau wilayah Jabodetabek, tetapi juga Bandung, seiring keberadaan cabang Rumah Tanah Liat Citra di kota tersebut.

Baca Juga: LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026, 80% Kuota untuk Bidang STEM

Meski demikian, Nani mengakui secara keseluruhan aktivitas usaha justru sedikit menurun saat libur sekolah karena mayoritas pelanggan tetap berasal dari institusi pendidikan.

"Permintaan untuk kegiatan di luar lokasi memang meningkat, terutama dari EO dan penyelenggara holiday program. Tetapi karena sebagian besar pelanggan kami adalah sekolah, aktivitas secara keseluruhan sedikit berkurang dibandingkan saat sekolah aktif," katanya.

Rumah Tanah Liat Citra yang berdiri sejak 2009 menawarkan beragam aktivitas kreatif. Selain membuat gerabah (pottery), peserta juga dapat mengikuti kelas melukis di atas gerabah, totebag, dan kaus, membuat wayang, menganyam rotan, hingga eco print.

Dari berbagai pilihan tersebut, membuat gerabah masih menjadi aktivitas yang paling diminati peserta.

Baca Juga: Pemerataan Pendidikan Belum Merata, Ini 5 Tantangan Utamanya

Peserta kegiatan didominasi anak-anak jenjang TK dan SD, meski Rumah Tanah Liat Citra juga melayani peserta mulai dari playgroup hingga mahasiswa. Selama liburan sekolah, mayoritas peserta berasal dari anak-anak yang mengikuti playdate maupun holiday program.

Untuk mendukung operasional, Rumah Tanah Liat Citra memiliki sekitar 10 instruktur. Seluruh instruktur dibekali kemampuan mengajar semua jenis aktivitas sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan di setiap kegiatan.

Biaya mengikuti kelas dimulai dari Rp 50.000 per peserta untuk kegiatan di studio dengan minimal 30 peserta. Harga tersebut sudah mencakup bahan, peralatan, dan instruktur. Sementara untuk kegiatan di luar lokasi, tarif disesuaikan dengan jumlah peserta dan paket yang dipilih.

Baca Juga: Film Horor Petaka Gunung Welirang Tayang di Bioskop 2 Juli, Begini Sinopsisnya

Adapun kegiatan yang diselenggarakan bersama EO rata-rata diikuti 10 hingga 30 peserta, dengan ketentuan minimal 10 peserta untuk pelaksanaan kegiatan di luar lokasi.

Saat kegiatan sekolah berjalan normal, Rumah Tanah Liat Citra mampu melayani sekitar 1.000 hingga 2.000 peserta setiap bulan.

Di tengah berkembangnya tren kelas kreatif, Nani menilai tantangan terbesar bukan pada operasional, melainkan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat aktivitas yang ditawarkan.

"Masih ada orang tua yang menganggap bermain tanah liat hanya membuat anak-anak kotor. Padahal, kegiatan ini melatih kreativitas, motorik, dan menjadi media pembelajaran. Jadi, kami perlu terus memberikan pemahaman bahwa aktivitas ini memiliki nilai edukatif," tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.