M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Pemerataan Pendidikan Belum Merata, Ini 5 Tantangan Utamanya

Pemerataan Pendidikan Belum Merata, Ini 5 Tantangan Utamanya
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menilai peningkatan mutu pendidikan di Indonesia membutuhkan kolaborasi yang lebih terarah antara pemerintah, swasta, dan lembaga filantropi. Tujuannya agar setiap program benar-benar berdampak bagi anak-anak dan hasilnya bisa diukur.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengatakan selama ini banyak kerja sama di bidang pendidikan masih berjalan sendiri-sendiri sehingga dampaknya belum optimal.

"Kita ingin mengubah pola kerja sama di bidang pendidikan yang selama ini terfragmentasi sendiri-sendiri dan kurang terkoordinasi. Ke depan, dampaknya harus bisa diukur sehingga bisa lebih tepat sasaran dan akuntabel," ujarnya dalam keterangan resmi Selasa (30/6).

Menurut Suharti, penerima manfaat dari berbagai program pendidikan bukanlah Kemendikdasmen, melainkan anak-anak Indonesia.Karena itu, seluruh pihak perlu memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan pendidikan bermutu bagi semua.

Di sisi lain, riset Katadata Insight Center mengungkap masih ada lima tantangan besar yang menghambat efektivitas program filantropi dalam mendukung pemerataan pendidikan di Indonesia.

Baca Juga: Pemegang Saham TBS Energi Utama (TOBA) Siap-siap! Dividen US$ 8,88 Juta Menanti

Research Analyst Katadata Insight Center, Kanza Nabeela Putri, mengatakan tantangan pertama adalah pendanaan yang belum berkelanjutan karena banyak program masih bergantung pada donasi, dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), maupun hibah.

Kedua, regulasi dan birokrasi yang dinilai belum mengikuti perkembangan, termasuk aturan penggalangan dana yang belum menyesuaikan dengan platform digital.

Ketiga, koordinasi antara pemerintah dan lembaga filantropi yang masih lemah sehingga sejumlah program belum berjalan optimal, terutama di daerah terpencil.

Keempat, keterbatasan infrastruktur dan akses di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), mulai dari transportasi hingga internet yang menyulitkan penyaluran bantuan.

Kelima, kekurangan sumber daya manusia, termasuk distribusi guru yang belum merata dan masih terbatasnya tenaga profesional maupun relawan di berbagai daerah.

"Program-program filantropi telah membantu melalui pemberian beasiswa, pendidikan vokasional, hingga pemberdayaan guru. Namun persoalan infrastruktur dan keterbatasan sumber daya manusia di berbagai daerah masih menjadi hambatan utama untuk mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan," kata Kanza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (11/8), Hujan Lebat Tetap Turun di Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Selasa 11 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di sejumlah provinsi berikut ini.

Ramalan Shio Besok Selasa 11 Agustus 2026: Siapa yang Dapat Hoki Terbaik?

Simak ramalan shio besok Selasa 11 Agustus 2026 yang kembali membawa cerita berbeda paling hoki untuk setiap pemilik shio. ​

Ramalan Zodiak Besok Selasa 11 Agustus 2026, Cek Prediksi Updatenya di Sini

Simak ramalan zodiak Selasa 11 Agustus 2026 untuk cinta, karier, keuangan, dan kesehatan, lengkap dengan energi astrologinya.

4 Cara Menghilangkan Bekas Darah Manis di Kaki dengan Cepat, Aman dan Ampuh

Memudarkan bekas darah manis membutuhkan kombinasi perawatan. Berikut 4 cara menghilangkan bekas darah manis di kaki dengan cepat.

Cek Emas dengan Spread Harga Jual-Buyback Terkecil, Selisihnya Rp 129.000

Emas UBS mencatat spread harga jual-buyback terbesar pada hari ini, sementara Pegadaian menjadi yang paling tipis.

Bisa Dilakukan Semua Usia, Ini Manfaat Senam Bogor Bugar

​Tak harus olahraga berat, aktivitas sederhana seperti Senam Bogor Bugar juga bisa membantu menjaga kebugaran dan kelenturan tubuh.

Biaya Lomba 17 Agustus Bisa jadi Haram, Ini Aturan Syariat Islam soal Hadiah

Pahami hukum fiqih seputar uang pendaftaran lomba 17 Agustus agar tidak terjebak unsur judi (qimar). Simak penjelasannya lengkapnya di sini.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok dan Lusa, Antisipasi Wilayah dengan Kabut Asap

Prakiraan BMKG Selasa-Rabu (11-12/8) menunjukkan cuaca Jawa Timur didominasi cerah dan udara kabur, tanpa hujan lebat.

Cuaca Jawa Tengah Besok (11/8) dan Lusa: Cerah Mendominasi, Suhu hingga 33°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa (11/8) didominasi cerah, lalu mayoritas tetap cerah pada Rabu (12/8).

Tak Cuma Makin Praktis, Begini Arah Masa Depan Pembayaran Digital

​Di tengah transaksi digital yang semakin ramai, Jalin dan BACenter dorong pengembangan sistem pembayaran yang lebih tepat sasaran dan inklusif.