M O M S M O N E Y I D
AturUang

Pekerjaan Jam 9 Sampai 5 Semakin Ditinggalkan Menuju 2034, kok Bisa?

Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Pekerjaan jam 9 hingga 5 akan hilang pada 2034! Siap-siap Moms, ini perubahan besar dunia kerja dan bagaimana Moms bisa beradaptasi.

Dunia kerja sedang memasuki masa perubahan besar yang akan mengubah cara kita memahami pekerjaan sehari-hari. 

Pekerjaan kelas menengah dengan jam kerja tradisional dari pukul 9 pagi hingga 5 sore diprediksi akan hilang pada tahun 2034 karena pergeseran budaya kerja dan perkembangan teknologi yang cepat. 

Reid Hoffman, salah satu pendiri LinkedIn, dikutip dari New Trader U, menyebutkan, “masa depan kerja bukanlah tentang digantikan mesin, melainkan tentang bagaimana kita mampu beradaptasi dan memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai mitra”. 

Perubahan ini membuat banyak orang, termasuk para Moms, perlu mulai memahami arah baru dunia kerja agar tidak tertinggal. 

Baca Juga: Biaya Rontgen Tulang dan MRI di Indonesia Tahun 2025, Mana Pilihan yang Lebih Hemat?

Sejak pandemi, tren fleksibilitas kerja dan penggunaan AI semakin kuat sehingga pola lama dianggap tidak lagi relevan. 

Lalu, apa yang sebenarnya akan terjadi setelah pekerjaan 9 sampai 5 hilang dalam waktu kurang dari satu dekade?

Pergeseran besar mengapa model kerja 9 sampai 5 mulai runtuh

Jam kerja 9 sampai 5 sebenarnya lahir dari kebutuhan revolusi industri yang menuntut keteraturan di pabrik. Namun, di era digital, kerangka kaku ini tidak lagi sesuai dengan kebutuhan kerja modern yang menekankan hasil ketimbang kehadiran fisik.

Pandemi menjadi pemicu percepatan, membuktikan bahwa produktivitas tidak selalu bergantung pada kantor. Banyak perusahaan menemukan bahwa fleksibilitas justru mendorong kinerja lebih baik dibanding struktur lama.

Dengan munculnya model kerja hybrid dan remote, generasi pekerja baru kini lebih menghargai keseimbangan hidup serta efisiensi daripada sekadar rutinitas masuk kantor.

Ini bukan tentang robot mengambil alih tetapi peluang baru yang lahir

Ketakutan bahwa kecerdasan buatan akan menggantikan manusia memang sering terdengar, namun kenyataannya lebih kompleks. AI tidak hanya menghapus pekerjaan, tetapi juga membuka bidang kerja baru yang sebelumnya tak terbayangkan.

AI bisa mengurus pekerjaan berulang, sementara manusia diberi ruang untuk fokus pada kreativitas, strategi, dan hubungan sosial. Dengan begitu, pekerjaan menjadi lebih bermakna dan tidak sekadar rutinitas.

Artinya, masa depan kerja bukan hanya soal bertahan, melainkan bagaimana kita memanfaatkan teknologi sebagai mitra untuk berkembang.

Baca Juga: Simak 7 Tanda Masalah Keuangan yang Sering Diabaikan Banyak Orang

Perubahan berbeda di tiap industri

Tidak semua industri berubah dengan kecepatan yang sama. Bidang teknologi, media, dan jasa keuangan adalah sektor yang paling cepat bertransformasi karena sangat mengandalkan data dan AI.

Sementara itu, bidang kesehatan, pendidikan, dan manufaktur masih lebih lambat karena keterlibatan manusia tetap dominan. Namun, perubahan tetap tidak bisa dihindari, hanya saja waktunya berbeda.

Moms yang bekerja di sektor-sektor ini perlu melihat peluang untuk menambah keterampilan agar tetap relevan. Dengan begitu, adaptasi bisa dilakukan secara bertahap tanpa merasa tertinggal.

Strategi tiga pilar Reid Hoffman untuk masa depan karier

Reid Hoffman menekankan tiga hal utama agar seseorang tetap bertahan di dunia kerja yang terus berubah. Pertama, kuasai alat AI yang sudah ada dan jadikan bagian dari pekerjaan sehari-hari.

Kedua, kembangkan kemampuan beradaptasi karena fleksibilitas menjadi kunci menghadapi ketidakpastian. Kemampuan ini akan membuat pekerja mampu berpindah peran atau bahkan menciptakan karier baru.

Ketiga, perkuat keterampilan khas manusia seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kecerdasan emosional yang tidak bisa digantikan mesin. Kombinasi ketiga pilar inilah yang akan menjaga karier tetap bertahan hingga masa depan.

Hilangnya pekerjaan kelas menengah dari jam 9 sampai 5 pada tahun 2034 bukanlah akhir dari dunia kerja, melainkan awal dari babak baru. 

Pergeseran ini membuka peluang besar bagi siapa pun yang mau beradaptasi, terutama dengan menguasai teknologi dan menjaga keterampilan khas manusia. 

Bagi Moms, ini bisa menjadi momen penting untuk mempersiapkan diri dan keluarga menghadapi era kerja yang lebih fleksibel dan penuh kemungkinan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.  

Ramalan Cuaca Sumatera Barat Besok (3/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rincian Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diguyur hujan ringan besok. Cek rincian cuacanya.  

Berawan di Semua Wilayah, Intip Cuaca Yogyakarta Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta berawan besok dan lusa. Cek rincian suhu di tiap wilayah.