M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Paling Sederhana, Ini Cara Memulai Bisnis Ternak Ayam Potong

Paling Sederhana, Ini Cara Memulai Bisnis Ternak Ayam Potong
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Daging ayam menjadi makanan utama bagi masyarakat di Indonesia. Untuk itu, bisnis ternak ayam potong menjadi salah satu bisnis ternak yang cukup memiliki prospek kedepan yang cerah. Hampir setiap harinya permintaan pasar akan daging ayam sangatlah tinggi dan selalu stabil, maka dari itu bisnis ternak ayam potong bisa dibilang cukup menjanjikan.

Untuk Anda yang ingin menjalankan bisnis ternak ayam potong skala menengah tentunya membutuhkan modal yang tidak sedikit jumlahnya. Salah satu modal utama adalah penyediaan tempat dan pangan, serta perawatan ayam-ayam ternak tersebut. Pemilihan lokasi ternak ayam potong juga harus jauh dari keramaian untuk menghindari ayam-ayam ternak menjadi stres. Hal ini juga untuk menghindari bau yang dihasilkan dari kandang ayam ke perumahan warga.

Jika Anda ingin memulai bisnis ternak ayam potong, ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan selain modal uang. Berikut adalah tips dari Bank CIMB Niaga untuk ternak ayam potong :

1.           Pilih lokasi kandang yang jauh dari pemukiman agar tidak diprotes warga karena bau kotoran yang menyengat dan juga menyebabkan ayam-ayam menjadi stres, radius 750m.

2.           Siapkan kandang yang ideal dan sesuai dengan kecukupan cahaya matahari serta sirkulasi udara bagi ternak anda. Pastikan suhu udara cukup stabil dan tidak berubah secara drastis pada kondisi tertentu, contohnya ketika malam datang suhu menjadi terlalu rendah. Beberapa hal lainnya yang harus diperhatikan, seperti: ketersediaan sumber daya air dan juga listrik.

3.           Berikan pakan secara teratur dan selalu jaga kebersihan kandang serta lingkungan sekitarnya dengan baik, agar sirkulasi udara tetap sehat untuk ternak anda.

4.           Jangan lupa melakukan vaksinasi sebanyak 3 kali secara berkala, yaitu: tepat pada hari ke-7, hari ke-14, dan hari ke-21.

5.           Jangan lupa juga untuk memberikan antibiotik dan vitamin tepat pada waktunya sebanyak 3 kali secara berkala, yakni: tepat pada hari ke-7, hari ke-14, dan hari ke-21.

6.           Mengambil ayam dari kandangnya untuk dipanen membutuhkan trik tertentu. Lakukan panen ayam ini dengan sistematis dan bertahap, karena penangkapan ayam secara serentak malah akan membuat ayam menjadi lemas dan stres.

7.           Mendekati musim harga naik, Anda bisa menyiasatinya dengan menambah produksi 1 periode sebelumnya. Misalnya saat mau hari raya idul fitri, natal,tahun baru atau hari-hari besar lainnya.

8.           Jalin kerja sama dengan perusahaan besar karena lebih aman dalam hal suplai bibit dan harga jual karena sudah ditetapkan sebelumnya.

Baca Juga: Berikut Ini Ide Usaha Dengan Modal Rp 10 Juta

Setelah Anda memahami bagaimana untuk mengurus ternak ayam potong dan ingin menjalankannya. Anda juga harus memahami resiko-resiko yang akan terjadi apabila Anda ingin menjalankan bisnis ternak ayam potong, sehingga Anda bisa meminimalisir permasalahan tersebut. Berikut adalah beberapa resiko yang mungkin akan Anda hadapi ketika menjalankan bisnis ternak ayam potong:

  • Banyak pesaingnya. Baik itu skala kecil rumahan, skala sedang dengan ribuan ekor, dan besar dengan puluhan sampai ratusan ribu ekor.
  • Area kandang ayam terkenal dengan baunya yang menyengat.
  • Mudah terkena penyakit jika kebersihan dan kesehatannya tidak terjaga.
  • Harganya naik turun.

Ternak ayam potong atau broiler tidak semudah memelihara ayam kampung, karena jenis ayam potong mudah mengalami stres dan mati mendadak. Oleh karena itu, Anda harus memeliharanya dengan penuh perhatian dan perawatan yang maksimal. Selama 2 minggu pertama, Anda harus memperhatikan bibit ayam dengan seksama, Anda harus memastikan apakah ayam-ayam tersebut merasa nyaman di dalam kandang atau tidak. Masa ini merupakan masa adaptasi dengan lingkungan yang baru bagi ayam tersebut. Jika terlihat tidak nyaman, Anda harus mencari solusi dengan cara memindahkan ke kandang yang lain.

Selain itu, Anda juga harus memahami harga pasar ketika anda memulai bisnis ternak ayam potong. Pemahaman harga pasar bertujuan untuk menentukan harga jual daging ternak ayam potong nantinya, sehingga Anda dapat bersaing di pasaran. Jangan sampai Anda mematok harga yang terlalu tinggi dan membuat calon pembeli kabur hanya untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Namun, jangan juga menjual ayam terlalu rendah karena Anda bisa rugi dan bisa juga dijauhi oleh pesaing bisnis yang lainnya.

Baca Juga: Mudah dan Sederhana, Berikut Cara Memulai Usaha Budidaya Ikan Lele di Rumah

Analisis modal untuk ternak ayam potong

Menjalankan bisnis ternak ayam potong pastinya perlu modal yang tidak sedikit seperti yang sudah dikatakan sebelumnya. Berikut adalah analisis bisnis untuk ternak ayam potong skala kecil-menengah. Dalam hal ini, kita akan asumsikan bibit yang akan digunakan sebanyak 500 bibit dengan sewa pemakaian lahan seluas 100 m2.

Berikut adalah rincian modal awal yang dibutuhkan:

  • Sewa lahan 100 m2 : Rp 10.000.000
  • Kandang ternak : Rp 5.300.000
  • Peralatan makan dan minum : Rp 800.000
  • Peralatan lainnya : Rp 800.000

Sehingga total modal awal yang harus anda persiapkan untuk ternak ayam potong adalah Rp 16.900.000,-. Biaya tersebut belum termasuk biaya operasional dan bibit.

Biaya Operasional

  • 500 Bibit Ayam : Rp 250.000,-.
  • 12 Karung Pakan : Rp 2.000.000,-.
  • Obat dan Vaksin : Rp 300.000,-.
  • Listrik : Rp 225.000,-.
  • Penyusutan : Rp 600.000,-.
  • 2 Karyawan : Rp 4.000.000,-.

Sehingga total biaya operasional yang harus Anda persiapkan untuk ternak ayam potong adalah Rp 7.375.000,-. Jika dijumlahkan total keseluruhan maka Rp 16.900.000 + Rp 7.375.000 = Rp 24.275.000,-.

Pendapatan

Yang perlu Anda cari tahu adalah berapa bobot dan usia layak panen ayam. Ternak ayam potong dapat dipanen ketika beratnya sudah mencapai 1,5 kg. Bobot tersebut rata-rata tercapai ketika usianya sudah berumur 30-35 hari.

Dengan data tersebut, maka estimasi pendapatan yang akan Anda dapatkan adalah :

  • 500 ekor Ayam x 1,5kg x Rp 20.000 = Rp 15.000.000,-.

Laba yang akan diperoleh adalah :

  • Rp 15.000.000 – Rp 7.375.000 = Rp 7.625.000,-.

Jika dirata-rata selama setahun, maka omset yang akan Anda dapatkan sekitar Rp 150 juta – Rp 180 juta. Laba yang diperoleh selama setahun senilai Rp 70 juta – Rp 90 juta.

Jika usaha ternak ayam potong Anda sudah berjalan dan ingin dikembangkan menjadi lebih besar, Anda dapat mengajukan Pembiayaan Modal Kerja untuk tambahan modal. CIMB Niaga memiliki produk Pembiayaan Modal Kerja dimana Anda akan mendapatkan pembiayaan selama 12 bulan dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cheat Day Bikin Diet Makin Berantakan? Cek Kata Ahli dan Cara Lakukannya di Sini

Apa itu cheat day dalam dunia diet yang kerap dijadikan alasan untuk makan makanan favorit? Yuk ketahui fakta lengkapnya di sini.

Tren Foto Jadul Tahun 80-an Pakai ChatGPT Menjamur di Medsos, Cek Cara Bikinnya

Tren foto jadul tahun 80-an sedang ramai di medsos. Simak cara mudah serta racikan prompt ChatGPT untuk hasilnya.

Jangan Panik! Lakukan Cara Mengatasi Keracunan Makanan pada Anak Berikut Ini

Pelajari cara mengatasi keracunan makanan pada anak sebagai pertolongan pertama untuk meminimalisir risiko yang lebih serius.

Bedak Sering Cracky? Intip Moisturizer Hyaluronic Acid yang Bikin Makeup Nempel

Moisturizer biasa kerap membuat wajah berminyak dan makeup bergeser. Lihat pilihan moisturizer ringan yang bikin kulit plumpy seketika.

Obat Herbal untuk Penderita Asam Urat, Bantu Turunkan Purin Tanpa Obat Dokter

Penumpukan kristal asam urat berisiko merusak fungsi ginjal. Simak daftar obat herbal dan pengobatan rumahan yang efektif mengatasinya.

Daftar Jus Buah untuk Atasi Gerd, Tetap Sehat dan Segar

Masukan dalam daftar makanan, berikut daftar jus buah yang bisa membantu atasi gerd saat tiba-tiba muncul.

Baterai Redmi Note 17 Pro Tembus 8.340 mAh, Isi Daya Pakai HyperCharge 67W

Redmi Note 17 Pro Max mengemas baterai monster 8.340 mAh dan HyperCharge 67W. Cek daya tahannya saat diuji penggunaan nyata di sini.

Bikin Tegang, Tonton 7 Film Korea Tentang Bencana Alam Hingga Wabah Penyakit Ini

Berikut ini ada beberapa rekomendasi film Korea yang memiliki tema tentang bencana alam dan wabah penyakit.​

Trace34 Memadukan Olahraga, Kebersamaan, dan Kepedulian terhadap Lingkungan

Sepanjang rute, para peserta Trace34 mengumpulkan dan memilah sampah anorganik yang ditemukan sebagai bagian dari aktivitas plogging.  ​

Ada Cashback hingga Rp 500.000, Intip Promo Kartu Kredit BCA Blibli Tiket

​Kartu Kredit BCA Blibli Tiket Mastercard menawarkan cashback dan reward untuk berbagai transaksi sehari-hari.