M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Orang Tua Wajib Tahu! Inilah 6 Cara Mengobati Anak yang Mengalami Muntaber

Orang Tua Wajib Tahu! Inilah 6 Cara Mengobati Anak yang Mengalami Muntaber
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Jika bayi atau anak Anda mengalami muntaber segera periksakan kondisinya ke dokter untuk mencegah komplikasi seperti dehidrasi. Anda juga bisa melakukan berbagai cara mengatasi muntaber pada bayi dan anak. 

Dilansir dari Health Focus dan Kids Health, inilah 6 cara mengobati anak yang mengalami muntaber, antara lain: 

1. Berikan makanan yang mudah dicerna

Cara mengobati anak yang mengalami muntaber pertama adalah memberikan makanan yang mudah dicerna. Anda bisa berikan kentang atau pisang sebagai cara untuk membantu mengatasi gejala muntaber pada anak.

Jangan menyuguhkan susu dan produk-produk turunan susu, misalnya es krim dan keju, pada buah hati Anda.Untuk sementara, hindari pula makanan manis, permen, dan soda.

Baca Juga: Kenali Tanda Bayi Mengalami Dehidrasi dan Cara Mengatasinya

2. Suplemen zinc

Cara mengobati anak yang mengalami muntaber kedua adalah makanan atau suplemen yang mengandung zinc. Makanan atau suplemen zinc dianggap mampu mengurangi tingkat keparahan dan durasi dari muntaber.

Ada baiknya Anda berkonsultasi dulu pada dokter sebelum mencoba obat muntaber anak ini untuk mencegah efek samping yang tak diinginkan.

Selain berbagai cara di atas, dokter dapat meresepkan obat muntaber anak berupa antibiotik (jika disebabkan oleh bakteri), hingga obat-obatan untuk membunuh parasit.

3. Berikan oralit

Cara mengobati anak yang mengalami muntaber yang ketiga dapat diberikan oleh orangtua adalah oralit, terutama ketika muntahnya tak kunjung berhenti.

Oralit juga bisa dijadikan sebagai pertolongan pertama muntaber untuk mencegah rehidrasi.Ketika muntah-muntahnya berhenti, berikan larutan rehidrasi atau oralit sedikit demi sedikit.

Jangan paksa anak untuk langsung minum dalam jumlah banyak karena bisa memicu muntah. Pastikan anak sering minum dalam beberapa jam sekali. 

Jika bayi masih menyusu, berikan ASI sesering mungkin. Apabila bayi diberikan susu formula, Anda bisa memberikan larutan rehidrasi di sela-sela susu formulanya.

Baca Juga: Tidak Diragukan Lagi, Inilah 5 Manfaat Jus Tomat untuk Kesehatan Tubuh

4. Pemberian cairan infus

CCara mengobati anak yang mengalami muntaber keempat adalah dengan memberikan infus cairan pada anak.

Dalam beberapa kasus, muntaber yang parah dapat membuat anak mengalami dehidrasi.Maka dari itu, dokter perlu memasangkan infus untuk mengganti cairan yang hilang dari tubuh si kecil selama mengalami muntaber.

Baca Juga: Konsumsi Belimbing untuk Mengobati Maag dan Bisa Menurunkan Berat Badan

5. Waspadai tanda-tanda dehidrasi

Cara mengobati anak yang mengalami muntaber dengan memberikan cukup cairan agar tidak mengalami dehidrasi. 

Mulut dan kulit kering, haus terus-menerus, mata yang tampak cekung, atau menangis tanpa air mata, termasuk tanda-tanda dehidrasi pada anak yang perlu diperhatikan.

Sementara pada bayi, gejala dehidrasi bisa meliputi ubun-ubun yang cekung dan popoknya tetap kering selama lebih dari empat jam. Segera ke rumah sakit bila si kecil mengalami gejala dehidrasi.

6. Mengonsumsi probiotik

Cara mengobati anak yang mengalami muntaber keenam adalah mengonsumsi probiotik. Dikutip dari Medicine Net, diare dan muntah yang disebabkan muntaber dipercaya bisa diatasi dengan probiotik.

Sebab, obat alami muntaber ini mengandung bakteri baik, seperti Lactobacillus casei hingga S boulardii, yang dinilai ampuh dalam mengatasi kasus muntaber virus dan mencret.

Jika memungkinkan, pilihlah makanan probiotik seperti yogurt yang tidak mengandung lemak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Apa saja makanan diet yang mengenyangkan untuk menggantikan nasi, ya? Intip daftarnya di sini, yuk! 

13 Makanan Rendah Kalori yang Bagus Dikonsumsi saat Diet

Mari intip beberapa makanan rendah kalori yang bagus dikonsumsi saat diet berikut ini. Apa saja, ya?

12 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari jika Ingin Berat Badan Turun

Intip sejumlah makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin berat badan turun. Apa sajakah itu?

8 Makanan dan Minuman Sehari-Hari yang Terpapar Mikroplastik Paling Banyak

Ini dia beberapa makanan dan minuman sehari-hari yang terpapar mikroplastik paling banyak. Apa saja?  

Pasar Kripto Rebound, Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir!

Di pasar yang rebound, Humanity Protocol salah satu yang menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir. 

Begini Cara Mendorong Perempuan Muda Berani Masuk Dunia Teknologi

​Melalui Amazon Girls’ Tech Day, para siswi mendapat pengalaman belajar langsung di bidang AI dan teknologi digital.    

Dari Rumah ke Waste Station, Kampanye Ini Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik

​SoSoft bersama Rekosistem menghadirkan waste station di Padalarang untuk mendorong warga memilah dan menyetor sampah plastik dari rumah  

Ada Tengah Bulan Cuan Blibli, Ini Berbagai Kebutuhan yang Bisa Dibeli Sambut Ramadan

Blibli menghadirkan Tengah Bulan Cuan yang berlangsung pada 15-16 Februari 2026. Ada produk Buy 1 Get 1 hingga diskon sampai Rp 500.000.

Harga Emas Global Rebound Setelah Tumbang 3% Kemarin, Ini Penyebabnya!

Meskipun bergejolak, harga emas diperkirakan akan menutup minggu ini dengan kinerja relatif stabil. 

Nutella Siapkan THR Gift Set dan Donasi Takjil di Ramadan

​Setiap unggahan resep Nutella selama periode Ramadan akan disalurkan dalam bentuk menu berbuka untuk anak-anak yang membutuhkan.