M O M S M O N E Y I D
Bugar

Olahraga untuk Menurunkan Kolesterol, Ayo Coba

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada apa sajakah olahraga untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh? Ayo cek daftarnya di sini.

Kolesterol tinggi telah lama diketahui sebagai salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kondisi ini dapat mengarah pada serangan jantung atau stroke.

Sementara faktor genetik dan pola makan memainkan peran penting dalam menentukan kadar kolesterol Anda. Aktivitas fisik atau olahraga juga memiliki pengaruh besar dalam mengelola dan menurunkan kolesterol dalam darah.

Dengan rutin berolahraga, Anda tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan jantung Anda tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Melansir dari Medical News Today, di bawah ini adalah olahraga yang dapat menurunkan kolesterol.

Baca Juga: 5 Obat Herbal untuk Menurunkan Kolesterol, Bawang Putih Salah Satunya

1. Berlari

Penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2019 dalam British Journal of Sports Medicine menemukan, berlari, dalam jumlah berapapun, dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat semua penyebab sebesar 27%.

Selain itu, berlari terbukti efektif dalam mengurangi kadar kolesterol LDL, yang sering disebut sebagai kolesterol jahat. Tinjauan tersebut menegaskan bahwa berlari dalam intensitas apapun dapat berdampak positif terhadap kesehatan.

Namun, penelitian yang lebih lama menunjukkan, mereka yang berlari jarak jauh mengalami penurunan kadar kolesterol LDL yang lebih mencolok.

2. Berjalan

Berjalan cepat secara rutin diketahui memberikan sejumlah besar manfaat kesehatan. Menurut sebuah penelitian, individu yang berjalan cepat selama satu jam setiap hari selama lima hari seminggu mengalami penurunan signifikan dalam kadar kolesterol LDL.

Mengadopsi kebiasaan berjalan cepat secara rutin tidak hanya membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tetapi juga lebih mudah untuk diintegrasikan ke dalam rutinitas sehari-hari.

Sebuah studi di tahun 2013 menunjukkan, selama total kalori yang dibakar tetap sama, berjalan dengan kecepatan sedang dan berlari dengan intensitas tinggi sama-sama efektif dalam mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan terkait jantung.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kedua aktivitas tersebut bisa sama efektifnya dalam menjaga kesehatan kardiovaskular asalkan intensitas usaha yang dilakukan setara.

Baca Juga: 5 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi Secara Alami dan Sederhana

3. Bersepeda

Bersepeda merupakan metode lain yang terbukti efektif dalam mengurangi kadar kolesterol LDL.

Penelitian yang diterbitkan di Journal of the American Heart Association menemukan, individu yang rutin bersepeda ke tempat kerja memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak menggunakan sepeda untuk berangkat kerja.

Selain itu, studi tersebut menekankan, bersepeda ke tempat kerja tidak hanya mengurangi kadar kolesterol tinggi tetapi juga menurunkan risiko terhadap berbagai masalah kesehatan terkait jantung.

4. Latihan ketahanan

Latihan ketahanan, yang dikenal juga sebagai pelatihan beban, adalah metode efektif untuk meningkatkan kekuatan otot dengan melawan sebuah resistensi.

Ini bisa melibatkan penggunaan alat berat seperti dumbel atau kettlebell, mesin beban di gym, atau bahkan berat tubuh sendiri. Beberapa contoh latihan ketahanan populer termasuk push-up, sit-up, angkat besi seperti bench press, deadlift, atau bicep curl, dan squat.

Sebuah studi pada tahun 2014 menunjukkan, wanita premenopause yang mengikuti program pelatihan resistensi terstruktur mengalami penurunan dalam kadar kolesterol total dan LDL mereka setelah 14 minggu.

Program ini terdiri dari sesi latihan ketahanan yang dilakukan tiga kali per minggu, dengan durasi setiap sesi antara 40 hingga 50 menit.

Itulah beberapa olahraga untuk menurunkan kolesterol yang bisa Anda coba. Melakukannya secara rutin akan membantu Anda untuk menurunkan kadar kolesterol dan memelihara kesehatan tubuh Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (10/9) Turun, UBS Anjlok Rp 44.000 per Gram

Harga emas UBS turun Rp 44.000 menjadi Rp 2.585.000 per gram, sedangkan Galeri24 turun Rp 27.000 menjadi Rp 2.560.000 per gram.

Promo Yoshinoya 9.9: Paket Makan Berdua Hemat, Diskon hingga Rp 39 Ribuan

Ajak partner makan Anda untuk menikmati promo Yoshinoya 9.9 yang bikin kenyang dan aman di kantong. Nikmati paket lengkap dengan diskon spesial.  

Sering Minum Minuman Kemasan? Ketahui 7 Risikonya Bagi Kesehatan Tubuh Anda

Di balik kesegarannya, tingginya kadar gula dalam minuman kemasan dapat memicu lonjakan kalori dan penyakit serius. Penting membatasi asupannya.  

Bau Kaki Hilang Pakai 5 Cara Ampuh Berikut Ini

Agar tidak merasa malu karena bau kaki yang mengganggu, simak cara menghilangkan bau kaki di sini.​ 

Lemak Trans pada Jajanan Sekolah Picu Lonjalan Gula Darah, Sering Dikira Aman

Jajanan sekolah ternyata bisa menaikkan gula darah lebih cepat dari permen. Pahami kombinasi nutrisi penyeimbangnya di sini.

6 Cara Mengatasi Overthinking Setiap Malam, Tak Cuma Meditasi

Sering overthinking setiap malam? Inilah beberapa cara mengatasi overthinking yang bisa Anda lakukan.​

Kuota Internet Hemat: Google Play Rilis Pause, Unduh Aplikasi Besar Jadi Tenang

Mengunduh aplikasi berukuran besar kini tak perlu takut gagal di jalan. Opsi Pause membuat kuota seluler Anda jauh lebih aman.

Huawei Rilis Ponsel dengan Chip Kirin 9050 Pro, Siap Jegal iPhone Lipat

Huawei meluncurkan Mate XT2 dengan chipset Kirin 9050 Pro. Keinginan inovasi layar lipat tiga ini mampu membendung pesona iPhone lipat.

Tablet Layar Besar Resolusi 2,5K: Lenovo Idea Tab Plus Bawa Baterai 10.200mAh

Tablet layar besar IPS 12,1 inci hadirkan warna memukau. Kecerahan 800 nits dan refresh rate 90Hz tingkatkan pengalaman menonton visual tinggi.

Kenali Tanda Postpartum Depression yang Beda dari Baby Blues

Kenali apa itu postpartum depression yang kerap disangka sama dengan baby blues dan juga tanda-tandanya di sini.