M O M S M O N E Y I D
Bugar

Nyeri Saat Haid? Konsumsi Makanan Pereda Nyeri Haid Berikut, yuk!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Atasi rasa tidak nyaman saat haid, dengan konsumsi makanan pereda nyeri haid.

Nyeri saat haid atau dismenore adalah kondisi yang sangat umum dialami oleh wanita. Rasa nyeri tersebut bisa berkisar dari ringan hingga parah, seringkali cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Selain penggunaan obat pereda nyeri, ada beberapa jenis makanan yang bisa membantu meredakan nyeri haid berkat kandungan nutrisi yang mendukung. Mengutip dari Medical News Today, di bawah ini adalah makanan pereda nyeri haid yang bisa Anda coba:

1. Buah dan sayuran

Konsumsi buah dan sayuran yang kaya akan nutrisi dan serat sangat disarankan, terutama selama masa menstruasi.

Penelitian pada tahun 2018 oleh sekelompok mahasiswa di Spanyol menunjukkan bahwa mengadopsi diet vegetarian dan meningkatkan asupan buah serta sayuran dapat mengurangi keparahan kram dan nyeri menstruasi.

Walaupun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa perubahan ini tidak berdampak signifikan terhadap individu dengan endometriosis.

Baca Juga: 6 Makanan yang Melancarkan Siklus Haid Agar Keluar Secara Teratur

2. Air

Pentingnya minum air yang cukup tidak hanya untuk kesehatan umum tetapi juga untuk mengurangi gejala seperti sakit kepala akibat dehidrasi selama menstruasi. Ini juga bisa mencegah retensi air dan perut kembung. NHS Inggris menyarankan untuk minum 6-8 gelas air setiap hari.

3. Ikan dan makanan laut

Ikan seperti salmon, tuna, sarden, dan tiram kaya akan asam lemak omega-3, yang diketahui dapat mengurangi inflamasi dan nyeri menstruasi. Sebuah penelitian pada tahun 2012 menunjukkan bahwa suplementasi omega-3 dapat menurunkan intensitas nyeri menstruasi pada wanita berusia 18-22 tahun dan mengurangi kebutuhan akan ibuprofen.

Selain itu, penelitian tahun 2014 menemukan bahwa omega-3 juga bisa mengurangi depresi, yang bermanfaat bagi mereka yang mengalami perubahan mood selama menstruasi. Sumber omega-3 lainnya termasuk biji flax, biji chia, kenari, minyak alga, kedelai, dan makanan yang diperkaya seperti beberapa yogurt, jus, dan susu nabati.

Baca Juga: Catat Moms, Ini 5 Buah yang Baik Dikonsumsi saat Menstruasi

4. Cokelat hitam

Cokelat hitam tidak hanya lezat tetapi juga merupakan sumber zat besi dan magnesium yang baik. Asupan zat besi yang cukup penting untuk mencegah anemia yang bisa terjadi akibat kehilangan darah selama menstruasi.

Sebagian besar cokelat hitam mengandung sekitar 19% dari asupan zat besi yang direkomendasikan untuk wanita dewasa. Selain itu, cokelat hitam juga dapat memberikan dorongan magnesium, yang terbukti bisa mengurangi gejala PMS yang parah bagi mereka yang kekurangan mineral ini.

5. Lentil dan kacang-kacangan

Lentil dan kacang-kacangan lainnya tidak hanya sumber zat besi dan protein yang baik tetapi juga makanan yang ideal selama menstruasi karena bisa membantu menekan keinginan mengonsumsi makanan tidak sehat. Kacang-kacangan juga mengandung seng, yang menurut sebuah penelitian pada tahun 2007, dapat membantu meredakan kram menstruasi yang menyakitkan.

Demikianlah beberapa makanan pereda nyeri haid yang dapat Anda coba. Selain mengonsumsi makanan ini, menjaga pola makan seimbang dan gaya hidup sehat secara umum juga dapat membantu mengurangi nyeri haid.

Jika nyeri haid Anda sangat parah atau tidak mereda dengan perubahan diet, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Pekerjaan Online yang Sangat Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Berikut adalah 4 jenis pekerjaan online yang sangat cocok untuk ibu rumah tangga karena menawarkan peluang pendapatan yang menjanjikan.

6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal

Tren dekorasi ruang tamu 2027 mengarah pada warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, penyimpanan rapi, dan sentuhan seni unik ya.  

Dari Belajar Nail Art, MUA Tuli Ini Berhasil Raup Pendapatan Rp13 Juta

Nail Art Jadi Ladang Penghasilan, MUA Tuli Binaan Bakti BCA Catat Pendapatan Rp 13 Juta               

Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini

Dana darurat perlu cukup untuk keadaan tak terduga, tetapi menyimpan terlalu banyak uang tunai juga punya risiko. Berikut cara mengelolanya.

Kaya Nutrisi dan Bebas Lemak, Simak 4 Manfaat Kentang Kukus untuk Menu Harian Diet

Mengandalkan kentang kukus dalam pola makan harian saat diet membantu mengontrol gula darah serta menjaga kesehatan usus.  

Jangan Dianggap Sepele ya, Ini 5 Gejala Kanker Rahim yang Wajib Dideteksi Sejak Dini

Kenali gejala kanker rahim sejak dini, dari keputihan tidak normal hingga nyeri panggul. Deteksi awal penting untuk mencegah risiko berbahaya.

4 Elemen Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Menyebar Keranjang Investasi

Strategi diversifikasi investasi atau menyebar keranjang investasi diperlukan supaya meminimalisir risiko.

6 Tren Desain Rumah Cantik yang Ternyata Bikin Repot Saat Dibersihkan

Ini 6 tren desain rumah terlihat cantik, tetapi bisa buat rumah Anda lebih sulit dirawat. Kenali materialnya sebelum pakai tren interior terbaru.

5 Kebiasaan Hemat Baby Boomer Amerika Saat Mengatur Uang yang Bisa Ditiru

Ini 5 kebiasaan hemat baby boomer yang sederhana bisa membantu mengurangi pengeluaran dan menjaga keuangan rumah tangga.

Tiga Prinsip Yang Bisa Dilakukan Memulai Usaha di Bangku Kuliah

Kementerian UMKM menyodorkan tiga prinsip bagi mahasiswa dengan melihat persoalan di lingkungan sekitar.