M O M S M O N E Y I D
Bugar

Moms Wajib Tahu, Ini 5 Makanan Diet untuk Anak yang Obesitas

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa makanan diet untuk anak obesitas yang perlu Moms ketahui.

Menjaga berat badan menjadi hal wajib yang dilakukan banyak orang. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga perlu menjaga berat badan agar tidak obesitas. 

Ada berbagai gangguan kesehatan yang bisa dialami anak jika obesitas tidak diatasi, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, hingga gangguan pernapasan. 

Meski bertujuan untuk menurunkan berat badan, diet untuk anak obesitas berbeda dengan diet yang dilakukan orang dewasa. 

Sebaliknya, diet untuk anak tidak dalam waktu singkat dan jumlah yang besar. Cara diet untuk mencapai berat dan tinggi badan ideal anak juga bukan dengan membatasi asupan makan.  

Anak usia sekolah tetap harus menerapkan pola makan sehat dengan menu makanan diet yang tepat dan olahraga secara teratur. 

Dirangkum dari Mayo Clinic, berikut ini beberapa jenis makanan diet untuk anak yang obesitas, antara lain:  

Baca Juga: Konsumsi Rutin! Ini Sederet Makanan yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Payudara

1. Dada ayam

Makanan diet untuk anak yang obesitas pertama adalah dada ayam. Dada ayam memiliki kandungan protein cukup tinggi. 

Pastikan Anda memberikan dada ayam tanpa kulit dan diolah dengan cara dipanggang.

Hindari menggoreng dada ayam karena minyak bisa menyebabkan kenaikan berat badan pada anak. 

2. Sayuran hijau

Makanan diet untuk anak yang obesitas kedua adalah sayuran hijau. Anda bisa memberikan sayuran seperti salad agar anak tidak malas memakannya.  

Sayuran hijau memiliki kandungan senyawa tilakoid yang mampu membuat anak merasa kenyang lebih lama dan mengontrol nafsu makan. 

3. Telur

Makanan diet untuk anak yang obesitas ketiga adalah telur. Telur mengandung protein dan lemak, sehingga membantu anak merasa kenyang lebih lama. 

Anda bisa menyajikan telur rebus atau telur dadar sebagai menu sarapan anak untuk membantu menurunkan berat badan anak.  

4. Ikan salmon

Makanan diet untuk anak yang obesitas keempat adalah ikan salmon. Salmon memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi. 

Kandungan ini bisa membantu anak merasakan kenyang lebih lama sehingga baik untuk diberikan pada anak saat menurunkan berat badan. 

Baca Juga: Cari Tahu yuk, Inilah Sederet Makanan yang Harus Dihindari Penderita Hipertensi

5. Kentang

Makanan diet untuk anak yang obesitas kelima adalah kentang. Anda bisa memberikan kentang rebus atau mashed potato untuk anak sebagai menu makan siang atau malam. 

Anda juga bisa mengganti nasi putih dengan kentang sebab makanan untuk diet ini mengandung protein dan serat yang baik digunakan untuk menurunkan berat badan. 

Itulah beberapa jenis makanan diet untuk anak yang obesitas yang bisa Anda coba di rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Berpotensi Rebound, Simak Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (29/7)

IHSG berpeluang rebound pada perdagangan Rabu (29/7/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas

IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (29/7)

IHSG diproyeksikan bergerak sideways pada perdagangan Rabu (29/7/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Ramalan Shio Hari Ini Rabu 29 Juli 2026: 3 Shio Ini Paling Beruntung Banget

Yuk, simak ramalan shio hari ini 29 Juli 2026, lengkap soal karier, keuangan, cinta, kesehatan, serta shio paling beruntung.​

Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 29 Juli 2026: Cek Cinta, Karier dan Keuangan

Yuk, cek ramalan zodiak hari ini Rabu 29 Juli 2026, Bulan Purnama Aquarius membawa peluang baru untuk cinta, karier dan keuangan.

Cek Rekomendasi Saham Hari Ini dari Kiwoom Sekuritas (29/7)

IHSG diperkirakan menguji support, berikut rekomendasi saham hari ini, Rabu, 29 Juli 2026 dari Kiwoom Sekuritas Indonesia.

Update BMKG: Peluang Intensitas El Nino 75% dengan Kategori Sangat Kuat, Ini Efeknya

Berdasarkan analisis BMKG, fenomena El Nino bakal bertahan hingga awal 2027. Peluang intensitasnya 75% dengan kategori sangat kuat.

Dampak Hepatitis Bikin Gangguan Metabolik Glukosa, Gula Darah Melonjak Tinggi

Kombinasi hepatitis dan gula darah tinggi dapat mempercepat tingkat keparahan fibrosis hingga sirosis. Pelajari langkah pencegahannya di sini.

Tetap Bugar Tanpa Risiko, Ini 7 Panduan Mencegah Serangan Jantung saat Olahraga

Jangan sampai niat hidup sehat berujung bahaya akibat serangan jantung mendadak saat olahraga. Terapkan persiapan tepat dan kenali tubuh Anda.

IHSG Menguji Level 6.000, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae (29/7)

Simak proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini, Rabu, 29 Juli 2026 dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Bahaya Konsumsi Bir dan Daging Merah, Pria Rentan Kena Serangan Asam Urat Akut

Kebiasaan minum bir dan konsumsi purin tinggi mempercepat penumpukan asam urat lo. Pelajari faktor risiko yang sering diabaikan pria.