M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Mitos dan Fakta Tentang Makanan & Minuman Pemicu Kanker Menurut Penelitian

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Kita mungkin sering mendengar tentang aneka makanan & minuman pemicu kanker. Namun benarkah demikian?

Faktanya, dari Cancer Research UK menyebutkan bahwa tidak ada bukti kuat adanya makanan yang dapat mencegah kanker. Namun, semua risiko kanker dapat berkurang dengan menjaga berat badan & mengonsumsi gizi seimbang.

Cancer Research UK juga menyebutkan bahwa tidak banyak makanan yang dapat menyebabkan kanker. Namun harus Anda waspadai, daging olahan & daging merah dapat meningkatkan risiko kanker usus.

Nah berikut ini Momsmoney hadirkan berbagai makanan yang disinyalir menjadi penyebab kanker. Benarkah demikian? Simak di bawah ini.

Baca Juga: Cuma Ada di Negara Tropis, Inilah 8 Buah Eksotis yang Enak dan Menyegarkan

Daging merah penyebab kanker?

Daging merah
Daging merah

Daging merah, menurut Aetna International, diklasifikasikan dalam Grup 2A, yakni golongan makanan yang mungkin saja bersifat karsinogenik bagi manusia.

Karsinogenik adalah zat yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Kaitan terkuat antara makan daging merah & kanker adalah munculnya kanker kolorektal. Ada juga bukti kaitan daging merah dengan kanker pankreas dan kanker prostat.

Dewan Kanker merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 65-100 gram daging merah matang per minggu agar mengurangi risiko kanker.

Alternatif makanan pengganti daging merah yang aman bagi sel kanker ialah daging putih (seperti ayam & ikan), dan kacang-kacangan.

Baca Juga: 6 Penyebab Perut Mudah Lapar Berdasarkan Penjelasan Ilmiah

Makanan manis sebabkan 13 jenis kanker?

Makanan tinggi gula dan lemak
Makanan tinggi gula dan lemak

Pernahkah Anda mendengar bahwa gula dapat mnyebabkan kanker? Sebenarnya hal ini tak sepenuhnya salah ataupun benar. Semua jenis gula tidak menyebabkan kanker.

Tetapi jika mengonsumsi terlalu banyak gula dalam makanan kita, maka kita akan kesulitan untuk mengontrol berat badan. Sementara obesitas merupakan faktor risiko utama penyebab beberapa jenis kanker.

Baca Juga: Rizal Ramli Meninggal karena Kanker Pankreas, Begini Gejalanya!

Kelebihan berat badan/obesitas dapat meningkatkan risiko terkena 1 dari 13 jenis kanker, meliputi:

  • Kanker payudara & kanker usus (paling umum)
  • Kanker pankreas, esofagus, dan empedu (3 jenis kanker yang paling sulit diobati)
  • Kanker rahim & ovarium
  • Kanker ginjal, hati, dan perut bagian atas
  • Kanker myeloma (sejenis kanker darah)
  • Meningioma (sejenis tumor otak)
  • Kanker tiroid

Namun bukan berarti semua orang obesitas bisa terkena kanker. Hanya saja mereka lebih berisiko tinggi terkena salah satu di antara ketiga belas jenis kanker di atas,

Baca Juga: Meski Langka, Laki-laki Bisa Terkena Kanker Payudara lo

Ultra Processed Food sebabkan obesitas yang timbulkan kanker

Olahan nugget ayam khas korea
Olahan nugget ayam khas korea

Ultra Processed Food (UPF) atau makanan siap olah (seperti sosis, nugget, mie instan, dsb) secara tidak langsung sering dikaitkan dengan risiko kanker.

Ini karena UPF dapat meningkatan kadar gula & natrium yang sebabkan penambahan berat badan & obesitas.

“Mengonsumsi makanan siap olah yang tinggi kalori & rendah nilai gizinya dapat meningkatkan risiko kanker dengan menyebabkan penambahan berat badan dan obesitas. Obesitas dapat meningkatkan risiko kanker,” kata Tatum dalam MD Anderson Cancer Center.

Baca Juga: Bukan Cuma Membakar Kulit, Ini 4 Efek Samping Terpapar Sinar Matahari Langsung

Alkohol dapat merubah DNA

Minum alkohol berlebihan
Minum alkohol berlebihan

Menurut para ahli kanker, alkohol telah dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa penyakit termasuk kanker perut, kolorektal, esofagus, hati, pankreas, dan payudara.

“Alkohol menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh seiring berjalannya waktu. Ini dapat menyebabkan perubahan pada sel DNA & meningkatkan risiko kanker,” kata Tatum.

Teh hijau mencegah kanker?

Teh hijau
Teh hijau

Benarkah mengonsumsi teh hijau & matcha secara rutin dapat mengurangi risiko kanker? Sayangnya ini hanya mitos belaka.

Belum ada hasil penelitian besar yang dapat menunjukkan bahwa teh hijau dapat mengurangi risiko kanker pada manusia, meski minuman ini mengandung antioksidan.

Baca Juga: 4 Minuman Teh Terbaik untuk Penderita Diabetes, Gula Darah Jadi Stabil!

Apakah ada makanan yang mampu mencegah kanker?

Ternyata, tidak ada satu makanan pun yang mampu mencegah terjadinya kanker. Namun mengonsumsi gandum utuh yang tinggi serat dapat mengurangi risiko kanker usus.

Itu dia beragam mitos dan fakta tentang makanan & minuman pemicu kanker. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sering Main HP saat BAB? Awas Bahaya Sakit Ambeien Mengintai Anda, Ini Penjelasannya

Kebiasaan scrolling HP saat BAB tanpa sadar membuat Anda duduk terlalu lama dan memicu pembengkakan pembuluh darah yang menyebabkan ambeien.

Promo HokBen Shocking Deals Akhir Juli, Makan Berempat Mulai Rp 22 Ribuan per Orang

Makan bareng makin seru dengan promo HokBen Shocking Deals. Makan hemat dengan paket berempat mulai Rp 22.000-an saja per orang.

Promo JSM Superindo 31 Juli-2 Agustus 2026, Pepaya Exotica-Dada Ayam Harga Spesial

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 31 Juli-2 Agustus 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

SMDR Bagikan Dividen Rp 2,5 Per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya

Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi untuk pembagian dividen SMDR akan jatuh pada 7 Agustus 2026.

Promo A&W Weekend Deals Hemat Abis! Paket Ayam Goreng Diskon Spesial + Gratis Burger

Manjakan lidah di akhir pekan dengan promo A&W Weekend Deals mulai 31 Juli–2 Agustus 2026.Dapatkan paket ayam goreng dengan harga super hemat.

BNI Sekuritas Bagikan 6 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Jumat (31/7)

BNI Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini Jumat (31/7/2026).​ Berikut ulasannya.

Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (31/7) Naik Lagi, Buyback Melonjak Rp 17.000

Harga emas Antam kembali menguat pada Jumat (31/7). Harga jual naik Rp 7.000 per gram, sementara harga buyback melonjak Rp 17.000 per gram.

IHSG Lanjut Menguat 0,6%, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini (31/7)

IHSG langsung bergerak ke zona hijau pada pembukaan Jumat, 31 Juli 2026. Indeks menguat 0,6% ke level 6.224 pada pukul 09:01 WIB. 

Bangun Kebiasaan Sarapan Bersama, McDonald's Indonesia Bagikan 135.000 Porsi Gratis

Sarapan bukan sekadar isi perut. Lewat National Breakfast Day ke-14, McDonald's Indonesia dorong tradisi sarapan bersama keluarga.

Ramalan Shio Hari Ini 31 Juli 2026: Ada Peluang Baik di Balik Perubahan

Cek ramalan shio hari ini Jumat 31 Juli 2026, mulai karier, keuangan, asmara, hingga gambaran peruntungan 12 shio berikut ini.​