M O M S M O N E Y I D
Santai

Minum Susu Setelah Makan Ikan Bikin Keracunan, Mitos atau Fakta?

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID -  Kepercayaan minum susu setelah makan ikan bikin keracunan telah beredar sejak tahun 1980-an. Apakah kepercayaan ini sekedar mitos atau fakta? 

Zaman dahulu, memang ada saja mitos yang terlanjur disebarluaskan dan dipercaya oleh sebagian besar masyarakat. Padahal, tidak ada bukti dan fakta yang mendukung kebenaran mitos tersebut. Sadarkah Anda kalau sekarang ini banyak mitos yang akhirnya terpatahkan berkat kemajuan teknologi? 

Baca Juga: Berakhir Besok (15/3), Manfaatkan Promo Indomaret Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1

Ya, kemudahan mengakses informasi membuat kita jadi lebih mudah untuk mengecek dan validasi data serta fakta, termasuk mengecek apakah produk yang akan kita beli dari penjual ikan laut segar apakah memang benar-benar dalam kondisi yang baik.

Nah, kali ini kita membahas salah satu mitos soal ikan yang sepertinya sudah lama beredar sejak tahun 1980-an. Mitos itu mengatakan apabila kita minum susu setelah mengonsumsi ikan, maka kita akan keracunan. Apakah Anda sudah pernah mendengar mitos ini sebelumnya, atau bahkan telah lama mempercayai mitos ini? Yuk, kita bahas bagaimana fakta sebenarnya!

Fakta Seputar Susu dan Ikan
Melansir Aruna, susu dan ikan merupakan komponen utama dalam Panduan Gizi Seimbang (PGS) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kalau Anda lebih familiar dengan jargon “4 sehat 5 sempurna”, PGS ini merupakan penyempurnaan dari jargon yang telah lama dikenal masyarakat tersebut.

Kemenkes mengungkapkan bahwa di dalam konsep PGS, susu termasuk kedalam kelompok lauk-pauk, jadi posisi susu dan ikan sama pentingnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Sampai sekarang susu dan ikan masih merupakan sumber protein hewani utama yang familiar di mata masyarakat, di samping ayam, sapi dan telur. Hal terpenting adalah memastikan bahwa penjual ikan laut segar atau supplier ikan lautnya memang sudah terpercaya.

Susu dan ikan bukan hanya mengandung banyak protein, tetapi kaya akan beragam mineral yang baik bagi tubuh seperti kalsium, fosfor, zat besi yang membantu tulang manusia tetap padat dan kuat.

Amankah Bila Memadukan Ikan yang Dibeli dari Penjual Ikan Laut Segar dengan Susu?
Jawabannya adalah ya. Baik susu dan ikan sama-sama mengandung banyak nutrisi, keduanya memang disarankan untuk dikonsumsi baik secara terpisah maupun bersamaan. 

Faktanya, hingga saat ini, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi susu setelah menyantap ikan dapat menyebabkan keracunan. Hal yang terpenting adalah memastikan bahwa Anda membelinya dari penjual ikan laut segar agar nutrisinya tetap terjaga.

Mitos yang mengatakan bahwa mengonsumsi susu setelah memakan ikan tidak hanya beredar di masyarakat Indonesia saja. Masyarakat internasional juga mengetahui mitos tersebut, tetapi justru banyak penelitian dan Dr. Anju sebagai nutrisionis dari Bangalore yang menyatakan bahwa mengonsumsi keduanya di waktu yang berdekatan tidak memberikan dampak yang berbahaya, sehingga aman dikonsumsi. Pastikan Anda tidak memiliki alergi susu, alergi ikan, ataupun memiliki kondisi tubuh yang intoleransi terhadap laktosa.

Jadi, sudah jelas, ya, bahwa jika memang Anda tidak memiliki alergi dan intoleransi pada kandungan yang terdapat dalam susu maupun ikan, maka tidak akan terjadi kasus keracunan atau penyakit vitiligo maupun leukoderma. 

Baca Juga: 3 Cara Menghilangkan Lutut Hitam yang Bikin Tidak Pede dengan Bahan Alami

Kini Anda bisa membeli ikan segar di di SeafoodbyAruna yang merupaka penjual ikan laut segar dan supplier ikan laut terpercaya.Semua produk yang disediakan oleh SeafoodbyAruna selalu melewati kontrol kualitas yang ketat sejak diterima dari tangan nelayan. Di samping untuk menjamin kesegaran, hal ini dilakukan agar mencegah peredaran ikan yang terkontaminasi bahan kimia tidak sampai ke tangan para konsumen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Datang Terlambat dan Lebih Singkat

BMKG memprediksikan, awal musim hujan periode 2026-2027 di 529 Zona Musim atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran. 

4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern

Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.  

6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak

Ini 6 kebiasaan pagi untuk menjaga rumah tetap rapi, nyaman, dan teratur tanpa menghabiskan banyak waktu sebelum beraktivitas.

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan Bikin Transaksi QRIS Lebih Praktis

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan memudahkan akses fitur serta pengisian nominal QRIS agar transaksi harian terasa lebih praktis.

7 Cara Ubah Pendapatan Biasa Menjadi Aset Jangka Panjang untuk Masa Depan

Ubah pendapatan biasa menjadi aset jangka panjang lewat 7 cara sederhana, dari mengelola uang, investasi, utang, bisnis hingga dana darurat.  

IHSG Anjlok 1,69% Jelang Keputusan BI, Waspada Volatilitas Tinggi

Investor perlu tetap berhati-hati, tanpa bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek.     

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak perempat final, Selasa (22/9), Tim Putra Indonesia menyusul Tim Putri ke semifinal.

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.    

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Arus dana institusional, perkembangan regulasi aset digital AS, dan turunnya harga minyak menjadi sejumlah katalis penguatan Bitcoin.

Peringatan Dini Cuaca Besok (23/9), Hujan Sangat Lebat Masih Turun di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 23 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.