M O M S M O N E Y I D
Bugar

Minum Kombucha Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi, Begini Penjelasannya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Disebut-sebut minum kombucha bisa menurunkan kadar gula darah tinggi. Benarkah demikian?

Kadar gula darah yang tinggi tidak hanya menjadi momok bagi penderita diabetes, tetapi juga merupakan ancaman kesehatan bagi siapa saja yang mengabaikan pola makan dan gaya hidup sehat.

Kombucha, minuman fermentasi yang semakin populer, kini dianggap memiliki manfaat untuk membantu mengontrol kadar gula darah, khususnya bagi penderita diabetes tipe 2.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Nutrition menemukan bahwa mengonsumsi kombucha setiap hari selama empat minggu dapat menurunkan kadar gula darah puasa secara signifikan.

Baca Juga: 10 Minuman Sehat Penurun Gula Darah Tinggi yang Terbukti Efektif

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari Universitas Georgetown, University of Nebraska-Lincoln, dan MedStar Health. Mereka mencatat bahwa kadar gula darah puasa pada peserta diabetes tipe 2 turun dari 164 menjadi 116 mg/dL setelah empat minggu konsumsi kombucha.

Temuan ini memberikan harapan, meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat minum kombucha bisa menurunkan kadar gula darah tinggi.

Minum Kombucha Bisa Menurunkan Kadar Gula Darah

Dikutip dari laman Healthline, kombucha bisa menurunkan gula darah tinggi melalui kombinasi komponen utamanya, yakni:

1. Bakteri Asam Laktat

Kombucha mengandung bakteri asam laktat yang membantu mengurangi penyerapan glukosa di usus setelah makan. Proses ini membantu mencegah lonjakan gula darah yang signifikan.

2. Asam Asetat

Asam asetat, yang juga ditemukan dalam cuka, memperlambat pengosongan lambung dan menurunkan kadar gula darah puasa. Dengan memperlambat penyerapan karbohidrat, gula darah naik secara bertahap, sehingga mengurangi risiko lonjakan yang tajam.

Baca Juga: 12 Tips Menurunkan Kadar Gula Darah yang Aman dan Sehat

3. Ragi Dekkera

Ragi ini menghasilkan produk sampingan fermentasi yang dapat membantu mengatur metabolisme glukosa, meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Probiotik dan Antioksidan dalam Kombucha

Selain membantu mengelola gula darah, kombucha juga mengandung probiotik dan antioksidan yang memiliki manfaat tambahan, di antaranya:

  • Probiotik: Membantu meningkatkan kesehatan usus, yang berperan penting dalam metabolisme dan sensitivitas insulin.
  • Antioksidan: Kandungan flavonoid, terutama dari teh hijau atau hitam, melindungi tubuh dari stres oksidatif yang sering terjadi pada penderita diabetes.

Menurut Kelsey Costa, seorang ahli gizi, polifenol dan flavonoid dalam kombucha membantu mendukung respons antioksidan tubuh.

Baca Juga: Apa Herbal Terbaik untuk Menurunkan Gula Darah Tinggi? Selengkapnya di Sini

Hasil Penelitian Kombucha pada Diabetes

Studi ini melibatkan 12 peserta dengan diabetes tipe 2 dalam desain crossover. Setiap peserta mengonsumsi kombucha dan plasebo selama empat minggu, dengan jeda dua bulan untuk menghilangkan efek biologis dari masing-masing sesi.

Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada gula darah puasa selama konsumsi kombucha dibandingkan plasebo. Namun, perbedaan ini belum signifikan secara statistik karena skala penelitian yang kecil. Peneliti merekomendasikan uji coba yang lebih besar untuk memvalidasi hasil ini.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Minum Kombucha

Meskipun kombucha memiliki potensi manfaat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Kadar Gula dalam Kombucha

Kombucha mengandung gula yang digunakan dalam proses fermentasi. Pilih produk dengan kadar gula rendah (sekitar 4 gram per porsi) untuk menghindari asupan gula tambahan yang berlebihan.

2. Kondisi Khusus

Kombucha biasanya tidak dipasteurisasi, sehingga kurang cocok untuk wanita hamil, penderita kanker, atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Baca Juga: 5 Manfaat Terong untuk Kesehatan yang Bisa Menurunkan Gula Darah

3. Konsultasi dengan Dokter

Jika Anda memiliki diabetes tipe 2, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memasukkan kombucha ke dalam diet Anda.

4. Tidak Menggantikan Pengobatan Medis

Kombucha tidak boleh digunakan sebagai pengganti pengobatan diabetes seperti terapi insulin atau obat-obatan. Sebagai makanan fungsional, kombucha lebih efektif jika dikombinasikan dengan diet seimbang dan gaya hidup sehat.

Cara Memilih Kombucha yang Tepat

Robert Hutkins, salah satu penulis penelitian, menjelaskan bahwa komposisi kombucha dapat bervariasi antar merek. Namun, bakteri dan ragi utama dalam kombucha cenderung serupa, sehingga manfaatnya bisa relatif konsisten.

Berikut tips memilih kombucha:

  • Pilih kombucha dengan kadar gula rendah.
  • Pastikan produk dikemas dalam botol gelap untuk melindungi senyawa bermanfaat dari kerusakan akibat cahaya.
  • Hindari kombucha dengan bahan tambahan seperti pemanis berlebihan atau jus.

Baca Juga: 10 Obat Alami Penurun Kolesterol Tinggi yang Terbukti secara Klinis

Demikianlah ulasan tentang minum kombucha bisa menurunkan kadar gula darah tinggi. Kombucha menunjukkan potensi sebagai pendukung alami untuk mengelola gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Kandungan probiotik, asam asetat, dan antioksidan menjadikannya minuman fungsional yang bermanfaat. Namun, karena penelitian masih terbatas, penting untuk mengonsumsinya secara bijaksana dan tetap memprioritaskan pengobatan medis tradisional.

Dengan memilih produk yang tepat dan berkonsultasi dengan dokter, kombucha bisa menjadi bagian dari pola makan sehat untuk mendukung manajemen gula darah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Enak & Hemat! Ini 7 Menu Makan Siang Diet Ala Masakan Rumahan buat BB Ideal

Menurunkan berat badan tidak harus mahal. Dapatkan ide makan siang diet lezat dan kaya gizi dari olahan masakan rumahan yang praktis berikut.

Buruan Serbu! Promo Burger Bangor November Hadirkan Diskon Shopee & Paket Jawara

Gunakan promo Burger Bangor untuk memesan varian burger favoritmu via ShopeeFood, GoFood, atau GrabFood hingga 30 November 2026.

Ketahui Bahaya Mangga bagi Penderita Gula Darah Tinggi yang Jarang Disadari!

Mengolah mangga menjadi jus ternyata berbahaya bagi kadar gula darah. Pahami penyebab dan aturan mengonsumsinya secara tepat di sini.

Khusus Weekend! Promo HokBen Edisi November 2026, Diskon Pakai BSI, BTN & BNI

Liburan akhir pekan makin hemat dengan promo HokBen November. Nikmati diskon hingga 20% dan gratis Takoyaki untuk transaksi via BSI, BTN, dan BNI.

Stop Salah Kaprah! Mentega Ternyata Picu Kadar Koleterol LDL di dalam Tubuh

Satu sendok makan mentega simpan lemak jenuh tinggi. Kenali batas aman konsumsi agar kolesterol tidak melonjak drastis.

6 Inspirasi Ide Kostum Hari Pahlawan Klasik dan Mudah Dicari

Jika ada yang masih bingung, berikut ini beberapa inspirasi ide kostum pahlawan klasik yang bisa digunakan untuk merayakan Hari Pahlawan 2026.​

Dosis Aspirin yang Salah Picu Serangan Asam Urat hingga Ancaman Gagal Ginjal!

Konsumsi aspirin dosis bebas terbukti mengganggu fungsi ginjal. Ketahui batas aman dosis yang justru memicu lonjakan asam urat.

Solusi Nyaman Datang Bulan, Ini 7 Pertolongan Pertama saat Kram Haid Melanda

Ketahui penyebab dan langkah praktis meredakan kram haid sendiri di rumah agar Anda bisa tetap aktif dan nyaman beraktivitas sepanjang hari.

10 Cara Mencegah Demensi dan Alzheimer di Usia Tua, Mulai Lakukan Sejak Dini

Inilah beberapa tips untuk mencegah demensia dan Alzheimer di usia tua. Yuk, lakukan sejak dini mulai sekarang.

Masuk Usia 30-an? Hindari 4 Kesalahan Skincare Ini biar Kulit Tetap Awet Muda

Memasuki usia 30-an, kulit mengalami transisi biologis yang cukup signifikan. Ini 4 kesalahan skincare di usia 30-an yang wajib dihindari.