M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Meski Tak Lagi Pandemi, Bisnis Tanaman Hias Masih Menjanjikan lo

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Bisnis tanaman hias masih menjanjikan, baik di pasar dalam negeri maupun tujuan ekspor.

Indonesia yang kaya akan sumber daya tanaman hias bisa menjadi peluang baru untuk dikembangkan menjadi sebuah bisnis menguntungkan.

Apalagi, pasar tanaman hias di dalam dan luar negeri masih sangat terbuka lebar. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor tanaman hias Indonesia terus meningkat sejak pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Jaga Kesehatan Mental lewat Tanaman Hias yuk, Begini Caranya

Pada 2021, volume ekspor tanaman hias Indonesia sebanyak 20.300 ton atau naik 11,5 % dari 2020.

Begitu juga nilai ekspornya. Pada 2022 lalu, nilai ekspor tanaman hias Indonesia tercatat US$ 19,9 juta dan naik menjadi US$ 21,9 juta di 2021.

Selain itu, produksi beberapa jenis tanaman hias di Tanah Air juga masih tinggi. 

Sebagai contoh, produksi anggrek potong pada 2022 sebanyak 6,79 juta tangkai, bunga anthurium 2,07 juta tangkai, mawar 169,1 juta tangkai, serta sedap malam mencapai 118,32 juta tangkai. 

Wilayah Jawa masih menjadi sentra produksi ragam tanaman hias tersebut.

Baca Juga: Kenapa Banyak Bisnis Justru Muncul saat Pandemi Covid-19? Begini Penjelasannya

Wahyu Fahrudin, salah satu pebisnis tanaman hias, mengatakan, banyak potensi penjualan tanaman hias yang dapat dioptimalkan di Indonesia. 

Salah satu trik pemasaran yang efisien adalah lewat media sosial Instagram. Lewat media sosial ini, dia bisa menjual 400 pot yang terdiri dari 20 jenis Sansevieria per bulan. 

"Tips penjualan lewat media sosial adalah kemasan harus baik. Begitu pula bentuk alamiah tanaman juga berpengaruh penting untuk menarik minat pembeli," katanya dalam acara FLOII di ICE BSD, beberapa hari lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Manfaat Sabun Mandi Bebas Fragrance Cegah Kemerahan & Gatal pada Kulit Alergi

Aroma kuat dan bahan yang keras pada sabun mandi berisiko memperburuk alergi. Temukan opsi produk gentle yang aman bagi keluarga.  

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Kamis (30/7) Turun Lagi, Galeri24 & UBS Kompak Melemah

Harga emas Pegadaian hari ini kompak melemah. Emas Galeri24 turun Rp 14.000 dan UBS susut Rp 13.000 per gram.

Rayakan Hari Persahabatan Bareng Bestie Pakai Promo HokBen Cuma Rp 27 Ribuan

Momen kumpul bareng sahabat jadi makin seru dengan promo HokBen Hari Persahabatan Sedunia. Nikmati paket makan berdua lezat dan ramah kantong.

Laptop Lenovo IdeaPad Slim 5x: Baterai 54,7 Wh Dukung Performa Efisien!

Penggunaan chip Snapdragon X2 Plus dan GPU Adreno X2-45 dongkrak performa laptop. Cek hasil benchmark dan efisiensinya di sini.

Peningkatan Fitur iPhone 18 Pro, Pakai Modem C2 dan Aperture Variabel

Apple beralih ke teknologi chip 2nm TSMC untuk iPhone 18 Pro. Ada konsekuensi harga dan performa yang harus diwaspadai pengguna.

5 Penyebab Sulit Fokus dan Konsentrasi Berkurang, Kenali Tandanya di Sini

Berikut daftar beberapa penyebab mengapa seseorang mudah kehilangan konsentrasi dan fokus berkurang.​

Sering Ketiduran Pakai Softlens? Waspadai 5 Bahaya Fatal Ini Bagi Mata Anda

Tidur tanpa melepas softlens dapat menghambat pasokan oksigen dan memicu peradangan hingga luka permanen pada kornea.

Waspada Jebakan Diet! Ini 5 Makanan yang Bikin Lapar dan Berat Badan Melonjak

Hati-hati saat memilih menu harian karena ada jenis makanan yang bikin lapar dan memicu keinginan ngemil terus-menerus. Ketahui daftarnya di sini.

Berat Badan Turun, Risiko Asam Urat Kambuh Berkurang 39%

Lonjakan berat badan berisiko memperparah penumpukan kristal purin di sendi. Pahami ancamannya sebelum kekambuhan asam urat makin sering terjadi.

HP Murah Huawei Nova 16 SE: Layar 1.5K dan Baterai 8.500mAh Dongkrak Performa

Bocoran Huawei Nova 16 SE tampilkan panel dua warna ala iPhone 17 Pro. Intip detail desain unik dan opsi warna menariknya di sini.