MOMSMONEY.ID - Manfaat journaling menjadi pengingat bahwa kebiasaan menulis bisa memberikan dampak bagi kesejahteraan diri.
Menyadari bahwa di tengah ritme hidup yang serba cepat dan sarat akan tekanan, menjaga kesehatan mental sangatlah penting.
Melalui aktivitas menulis, Anda bisa menuangkan isi pikiran dan perasaan dalam sebuah jurnal. Anda bisa belajar untuk memahami emosi yang dirasakan serta menemukan ruang yang aman dalam usaha menenangkan diri.
Baca Juga: Kesehatan Mental Terjaga, Ini 5 Manfaat Olahraga 30 Menit Setiap Hari
Selain bisa mengurangi kecemasan, manfaat journaling juga mampu dalam membantu memulihkan emosi, termasuk mengatasi trauma.
Berikut beberapa manfaat journaling yang perlu Anda ketahui, yang dikutip dari www.klikdokter.com:
1. Meredakan kecemasan
Menulis tak sekadar menorehkan tinta di kertas. Namun menjadi usaha untuk menumpahkan perasaan agar bisa mengurangi stres dan cemas.
Dalam proses tersebut, Anda akan lebih memahami emosi yang dirasakan. Sehingga, dapat membantu dalam melepaskan emosi negatif di pikiran. Dengan begitu, kecemasan yang Anda rasakan bisa berangsur mengalami penurunan.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Membersihkan Rumah Bagus Untuk Kesehatan Mental
2. Mengelola emosi
Emosi yang terpendam, apalagi dalam jangka waktu lama bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental, bahkan fisik. Namun, melalui aktivitas journaling bisa membantu dalam menyalurkan emosi yang Anda pendam.
Bisa saja Anda sebelumnya tidak mengenali emosi yang dirasakan. Namun, cobalah untuk membaca kembali tulisan yang sudah Anda tulis. Anda akan menemukan setiap perasaan dengan lebih jelas. Seperti sedih, khawatir, frustrasi, dan sebagainya.
3. Meningkatkan rasa percaya diri
Menulis journal berarti mengutarakan atau menceritakan apa yang Anda alami dan rasakan. Cara ini efektif untuk membantu Anda lebih percaya diri.
Selain itu, dari menulis juga membantu Anda belajar untuk mengekspresikan pikiran. Secara tidak langsung, hal ini bisa meningkatkan keterampilan komunikasi Anda.
Baca Juga: Bukan Lemah! Ini 5 Strategi Ayah Sehat Mental ala Psikolog
4. Menguatkan memori
Membiasakan journaling juga berpengaruh pada memori Anda. Dari menulis inilah, otak Anda akan terjaga dalam kondisi yang baik.
Melalui kebiasaan menulis, maka bisa membantu meningkatkan kapasitas memori, sehingga pemrosesan kognitif juga ikut bertambah.
5. Membantu mencapai tujuan
Apakah Anda memiliki tujuan yang ingin dicapai? Coba tuliskan dalam buku journal Anda tentang mimpi tersebut. Dengan menuliskannya, Anda akan selalu mengingat tujuan itu.
Bahkan, Anda bisa lebih fokus untuk mengusahakan hal-hal yang berkaitan untuk mencapai tujuan yang Anda inginkan. Usahakan untuk menulisnya secara detail ya.
Baca Juga: 6 Film Indonesia tentang Kesehatan Mental yang Wajib Ditonton
6. Mengatasi depresi
Depresi menjadi salah satu kondisi mental yang cukup serius. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini juga bisa berpengaruh pada kondisi fisik penderitanya.
Menurut Journal of Affective Disorders, menulis peristiwa emosional bisa menurunkan gejala depresi secara signifikan.
Jika Anda melakukan journaling untuk kesehatan mental, maka berusahakan untuk fokus menulis tentang perasaan dan pikiran Anda secara lebih dalam.
7. Mengatasi trauma
Manfaat journaling lainnya adalah bisa mengatasi trauma atau gejala gangguan stres pascatrauma (PTSD). Penderita PTSD perlu untuk mendapatkan pengawasan dari psikolog maupun psikiater.
Hal ini karena melakukan aktivitas menulis bagi penderita PTSD bisa memicu munculnya trauma. Di mana berisiko untuk mengganggu kesehatan mentalnya.
Itulah beberapa manfaat journaling yang bisa didapatkan untuk menjaga kesehatan mental tetap baik atau memulihkan mental agar lebih baik.
Selanjutnya: Perbandingan OPPO A6t dan OPPO A6t Pro: Perbedaan Mencolok di Kamera dan Baterai
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News