M O M S M O N E Y I D
Santai

Mengingat Kembali Alasan David Beckham Pensiun di 2013, Ini Daftar Prestasinya

Mengingat Kembali Alasan David Beckham Pensiun di 2013, Ini Daftar Prestasinya
Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - David Bechkam pensiun di tahun 2013 saat dia masih bergabung di Paris Saint-Germain atau PSG.

Melansir The Sun, salah satu alasan David Beckham adalah kekalahan PSG dari Barcelona di Champions League. 

Beckham pernah mengatakan, dia memutuskan untuk gantung sepatu alias pensiun saat Lionel Messi berlari melewatinya.

Saat itu, PSG memimpin, namun Barcelona berhasil menyamakan skor 3-3, dan berakhir PSG harus tersingkir.

Ini bisa dikatakan jadi alasan pensiun David Beckham, meski tak dipungkiri ada juga alasan usia. 

Baca Juga: Intip Rumah Lionel Messi, Punya Properti Senilai Rp 434 miliar

Beckham telah menghabiskan 5 musim di Los Angeles, dengan dua musim di AC Milan selama off-season di Amerika Serikat.

David Beckham juga pernah di Manchester United dan Real Madrid. Setelah keluar dari LA Galaxy, Beckham menghabiskan sisa waktunya bermain sepak bola di PSG. 

Selama kariernya, mengutip The Mirror, David Beckham memiliki banyak prestasi. Tercatat, Beckham memiliki karier yang cukup termahsyur dengan penuh piala. Dia juga tercatat berhasil memenangkan 4 gelar liga berbagai negara dan sejumlah penghargaan lainnya. 

The Guardian melaporkan, sebelum David Beckham pensiun, dia telah bermain selama dua dekade yang berjaya. Debut pertama David Beckham terjadi di tahun 1992, dia memenangkan 6 gelar dengan Manchester United, mencetak 62 gol di 265 Premiership matches

Baca Juga: Rumah Cristiano Ronaldo, Punya 7 Properti Seharga Rp 267,29 Miliar

Salah satu hal ikonik yang paling membekas saat David Beckham pensiun adalah saat dia meninggalkan lapangan sambil menangis saat final bertemu dengan Brest.

Saat itu, Beckham ditarik pada menit ke 80 untuk mendapatkan tepuk tangan meriah, saat ia mengucapkan perpisahan pada olahraga yang membuat namanya terkenal. 

Demikian informasi mengenai alasan David Beckham pensiun dari sepak bola. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Besok Kamis 14 Mei 2026, Aries Panen Hasil hingga Pisces Emosional

Cek ramalan zodiak lengkap besok Kamis 14 Mei 2026, mulai Aries hingga Pisces soal cinta, karier, keuangan, dan kesehatan.​

Jaga Kualitas Udara Rumah, Ini Solusi Azko untuk Kesehatan Keluarga

Azko luncurkan Norium, air purifier unik dengan lampu LED dan fitur sterilizer. Teknologi ion plasma yang menjaga udara higienis.

Jangan Asal Praktis, Herbalife Ingatkan Pentingnya Sarapan Bergizi Seimbang

​Herbalife kembali mengingatkan pentingnya sarapan sehat sebagai langkah sederhana untuk menjaga energi dan produktivitas sehari-hari.

4 Bahaya Makan Mie Instan Terlalu Sering, Hipertensi dan Obesitas Mengintai

Kenikmatan mie instan bisa berujung bahaya. Berikut 4 bahaya makan mie instan terlalu sering yang wajib Anda ketahui.

Prakiraan Cuaca Besok (14/5) dan Lusa di DKI Jakarta, Hujan Turun di Daerah Ini

BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah, sedangkan lusa akan didominasi hujan ringan.

Musim Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini Tips Jaga Imun dari Dokter

Perubahan cuaca ekstrem saat musim pancaroba membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit.​ Simak tips menjaga imun dari dokter berikut ini!

Reli Pasar Terjegal, Ini Kripto yang Bertahan di 5 Kripto Top Gainers

Di pasar yang sedang terkoreksi, Injective (INJ) justru menanjak 21% dan menduduki puncak kripto top gainers 24 jam terakhir.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Kamis (14/5), Hampir Semua Kota Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok, Kamis (14/5), hampir merata berawan dan sebagian  udara kabur.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Kamis (14/5), Berawan hingga Hujan Ringan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok, Kamis (14/5), didominasi berawan dan sebagian wilayah hujan.

IHSG Tumbang Hampir 2% Pasca-Review MSCI, Investor Disarankan Lakukan Ini

Penghapusan sejumlah saham dari indeks MSCI lebih bersifat teknikal terkait metodologi bobot dan likuiditas, bukan kerusakan fundamental.