M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Mengenal Sustainable Finance, Strategi Japfa Menarik Kepercayaan Investor

Mengenal Sustainable Finance, Strategi Japfa Menarik Kepercayaan Investor
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Investor kini tidak hanya melihat potensi keuntungan sebelum menanamkan modal.

Aspek lingkungan dan sosial juga semakin menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi melalui konsep sustainable finance atau keuangan berkelanjutan.

Tren ini mendorong perusahaan untuk lebih transparan dalam mengukur dampak bisnisnya terhadap lingkungan dan masyarakat.

Salah satu metode yang banyak digunakan adalah Life Cycle Assessment (LCA), yakni kajian berbasis sains untuk mengukur dampak lingkungan di seluruh rantai produksi.

Director and Chief Financial Officer Japfa Ltd Kevin Monteiro mengatakan, kredibilitas perusahaan di mata investor harus dibangun dengan menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis.

Baca Juga: Ini Strategi Yang Bisa Dilakukan Investor Reksadana Saham Saat Pasar Saham Volatile

"Membangun kredibilitas di mata investor ESG harus dimulai dengan menjadikan keberlanjutan sebagai bagian inti dari bisnis, bukan sekadar inisiatif terpisah," ujarnya dalam keterangan resmi Kamis (18/6).

Menurut Kevin, pendekatan berbasis sains membantu perusahaan mengidentifikasi area yang paling berdampak sehingga target keberlanjutan dapat ditetapkan secara lebih terukur.

"Salah satu cara paling kredibel untuk melakukannya adalah melalui pendekatan LCA berbasis sains," katanya.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk menyebut hasil kajian tersebut digunakan sebagai dasar penyusunan target keberlanjutan yang terintegrasi dalam instrumen pembiayaan berkelanjutan.

Perusahaan ini juga telah memperoleh pendanaan melalui Sustainability-Linked Bond dan Sustainability-Linked Loan yang memuat target lingkungan maupun sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Begini Cara Petani Kopi Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Panen

Program Coffee MUG mencatat peningkatan produktivitas sebesar 13,7% dan menjangkau 5.156 petani kopi.  

Sedia Payung Sebelum Keluar, Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Jawa Tengah pada Selasa (27/10) dan Rabu (28/10), dengan suhu mencapai 20-33 derajat.

Hujan ringan Berpotensi Guyur Sumatera Utara Besok (27/10), Cek Suhu Tiap Wilayah

Hujan ringan diprakirakan mendominasi Sumatera Utara pada Selasa (27/10). Cek daerah yang berpotensi mengalami hujan sedang.  

Antisipasi Hujan Sedang di Wilayah Ini, Pantau Cuaca Yogyakarta Besok (27/10)

BMKG memprakirakan hujan sedang di Sleman dan Kota Yogyakarta pada Selasa (27/10). Cek prakiraan cuaca di wilayah DIY.  

Jawa Timur Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Ini Prakiraan Cuaca Besok (27/10)

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Jawa Timur pada Selasa (27/10) dan Rabu (28/10), dengan suhu udara 15–35°C.  

Udara Kabur Mendominasi Sumatera Selatan Besok (27/10), Simak Prakiraan Tiap Daerah

Hujan ringan diprakirakan mendominasi Sumatera Selatan pada Selasa (27/10). Cek prakiraan cuaca dan suhu udara di setiap daerah.  

Sebagian Wilayah Berpotensi Hujan Ringan, Intip Cuaca Bali Besok (27/10)

Berencana beraktivitas di Bali besok? Simak prakiraan cuaca BMKG untuk sembilan kabupaten/kota berikut.

Kebocoran Katup Jantung Bisa Ganggu Kerja Jantung, Ini Penanganannya

​TPVI memungkinkan penggantian katup pulmonal tanpa operasi jantung terbuka. Namun, prosedur ini hanya sesuai untuk pasien dengan kondisi tertentu

Promo PSM Alfamart Periode 24-31 Oktober 2026, Nescafe Ice Roast Rp 11.900

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 24-31 Oktober 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek promonya di sini.  

Hujan Petir Diprediksi Terjadi di Sumatera Barat Besok (27/10), Cek Wilayahnya

Hujan ringan hingga hujan petir berpotensi terjadi di Sumatera Barat pada Selasa (27/10). Simak prakiraan cuaca di daerah Anda.