M O M S M O N E Y I D
AturUang

Strategi DCA: Kok Bisa Investor Pemula Tenang Hadapi Gejolak Ekonomi, Simak yuk

Strategi DCA: Kok Bisa Investor Pemula Tenang Hadapi Gejolak Ekonomi, Simak yuk
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Strategi DCA berikut ini bantu investasi Anda tetap konsisten meski pasar fluktuatif, simak cara kerja dan manfaatnya agar keuangan lebih terarah.

Ketidakpastian ekonomi membuat banyak orang ragu untuk mulai berinvestasi, terutama saat harga aset bergerak tidak menentu. 

Padahal, menunda investasi terlalu lama justru bisa membuat peluang pertumbuhan terlewat. Di sinilah pentingnya strategi yang tidak bergantung pada tebak tebakan waktu pasar. 

Salah satu metode yang makin relevan digunakan saat ini adalah Dollar Cost Averaging atau DCA.

Melansir dari OCBC, strategi ini menekankan konsistensi dan ketenangan dalam berinvestasi, sehingga cocok untuk pemula maupun investor jangka panjang.

“Dengan pendekatan bertahap, investor dapat mengurangi risiko membeli aset di harga yang terlalu tinggi,” mengutip dari laman OCBC.

Baca Juga: Kebutuhan Mendesak: KTA atau Multiguna, Mana yang Paling Tepat untuk Anda?

Apa itu strategi DCA dan kenapa makin banyak dipilih?

Dollar Cost Averaging adalah strategi investasi dengan cara menyetor dana dalam jumlah yang sama secara rutin, misalnya setiap bulan, tanpa mempedulikan kondisi harga pasar. Saat harga naik atau turun, jumlah dana yang diinvestasikan tetap sama.

Pendekatan ini banyak dipilih karena mampu mengurangi tekanan emosional saat berinvestasi. Investor tidak perlu pusing menentukan kapan waktu terbaik membeli, karena pembelian dilakukan secara otomatis dan bertahap.

Cara kerja DCA yang sederhana dan realistis

Prinsip kerja DCA sebenarnya sangat mudah dipahami. Ketika harga aset sedang turun, dana yang disetor akan mendapatkan unit lebih banyak. Sebaliknya, saat harga naik, unit yang diperoleh lebih sedikit.

Dalam jangka panjang, pola ini membuat harga beli rata rata menjadi lebih seimbang. Investor pun tidak terlalu terdampak oleh fluktuasi jangka pendek yang sering memicu keputusan impulsif.

Alasan DCA cocok untuk kondisi pasar saat ini

Pasar keuangan saat ini bergerak cepat dan penuh ketidakpastian. Berita global, kebijakan ekonomi, hingga sentimen investor bisa membuat harga aset berubah drastis dalam waktu singkat.

Strategi DCA membantu menghadapi situasi ini dengan lebih tenang. Fokusnya bukan mengejar keuntungan instan, melainkan membangun aset secara perlahan dan berkelanjutan sesuai kemampuan finansial.

Manfaat DCA untuk pemula dan investor jangka panjang

Salah satu manfaat utama DCA adalah membantu membentuk kebiasaan finansial yang sehat. Investasi menjadi rutinitas, bukan keputusan sesaat yang dipengaruhi rasa takut atau euforia.

Selain itu, DCA juga membantu mengelola risiko timing. Investor tidak perlu khawatir salah masuk pasar karena pembelian dilakukan di berbagai kondisi harga.

Baca Juga: Gaji Anda Habis? Waspada Risiko Finansial Boncos Tanpa Passive Income, Simak Yuk

Kesalahan umum saat menerapkan DCA

Meski terkesan aman, DCA tetap perlu dijalankan dengan disiplin. Kesalahan yang sering terjadi adalah menghentikan setoran saat pasar turun karena panik. Padahal, fase penurunan justru berpotensi memberikan harga beli yang lebih rendah.

Kesalahan lain adalah memaksakan nominal investasi di luar kemampuan keuangan. DCA idealnya menggunakan dana yang sudah dialokasikan khusus, bukan dari kebutuhan pokok sehari hari.

DCA bukan jalan cepat, tapi strategi berkelanjutan

Penting untuk dipahami bahwa DCA bukan cara instan untuk cepat kaya. Strategi ini lebih menekankan stabilitas dan konsistensi dalam jangka panjang.

Bagi Anda yang ingin mulai investasi tanpa tekanan berlebihan, DCA bisa menjadi pilihan realistis. Langkah kecil namun rutin, tujuan keuangan jangka panjang bisa dibangun secara lebih terukur dan tenang.

Selanjutnya: Pasar Kripto Rontok, Ini 5 Kripto Penghuni Top Gainers 24 Jam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Jenis Makanan yang Bisa Bikin Risiko Kanker Meningkat

Tahukah bahwa ada beberapa jenis makanan yang bisa bikin risiko kanker meningkat. Apa sajakah itu?  

Promo Chigo Rp 15 Ribuan Kembali! Solusi Praktis Makan Hemat Tiap Hari

Cari makan praktis, enak, dan hemat? Promo Chigo Combo Hemat tawarkan menu Rp15 ribuan. Cek pilihan favorit Anda sebelum terlambat!

5 Fakta Orgasme Wanita Tak Terduga Ini Wajib Anda Ketahui

Anda mungkin melewatkan fakta bahwa orgasme wanita bisa multipel. Pahami 5 hal unik ini agar pengalaman Anda lebih baik.

7 Rekomendasi Buah yang Bagus untuk Kesehatan Kulit

Ternyata ini, lo, beberapa rekomendasi buah yang bagus untuk kesehatan kulit. Tertarik mencobanya?  

Rekomendasi Drama China Viu, 6 Judul Ini Wajib Tonton Jelang Imlek

Rayakan Imlek dengan cerita-cerita baru! Viu menyajikan 6 drama China pilihan yang dijamin bikin betah di rumah.

Batas Normal Asam Urat Pria: Ini 10 Cara Ampuh Turunkan Asam Urat Berlebih

Batas normal asam urat pria 4,0-8,5 mg/dL. Melebihi ini, Anda berisiko hiperurisemia. Pahami pemicunya agar terhindar dari komplikasi serius.  

Persiapan Imlek 2026: 5 Jajanan Khas Ini Wajib Ada di Meja

Sudahkah Anda menyiapkan semua? Imlek 2026 hanya hitungan hari. Cek daftar 5 jajanan khas yang jadi simbol hoki keluarga.

Kue Cokelat Anti Gagal: 3 Resep Rahasia Devina Hermawan untuk Valentine

Rayakan Valentine dengan sentuhan pribadi. Resep kue cokelat lezat ini akan membuat perayaan Anda tak terlupakan. Temukan resepnya sekarang!

Promo Cashback HokBen 50% Pakai Bank Saqu, Makan Enak Dompet Aman

Makan enak di HokBen kini lebih murah. Cashback 50% menanti pengguna Bank Saqu. Jangan sampai lewatkan promo spesial ini di bulan Februari.

Daftar HP Infinix yang Kebagian Update XOS 16, Fitur-fiturnya Mirip iPhone!

Update XOS 16 dengan Android 16 akan membawa fitur AI luar biasa ke HP Infinix. Cek daftar lengkap seri yang berhak merasakan kecanggihan ini!