M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Mengenal Konsep Rumah Tumbuh, Cocok untuk Keluarga dengan Budget Terbatas

Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Biaya yang terbatas merupakan kendala utama yang biasanya dihadapi pasangan muda atau keluarga kecil saat akan membangun rumah.

Karena keterbatasan biaya tersebut, membangun rumah yang besar rasanya mustahil. Padahal, pasangan muda atau keluarga kecil biasanya akan membutuhkan ruang tambahan untuk keluarga yang akan berkembang nantinya.

Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, ada konsep rumah tumbuh yang bisa dibangun secara bertahap. Sesuai namanya, rumah ini akan “tumbuh” mengikuti perkembangan dari penghuni rumah.

Penasaran apa itu rumah tumbuh? Dilansir dari Pinhome dan Archify, berikut penjelasannya. Yuk, simak di bawah!

Baca Juga: Mengenal Tipe-Tipe Rumah yang Populer di Indonesia, Apa Saja?

Apa itu rumah tumbuh?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, rumah tumbuh atau growing house adalah suatu konsep rumah yang dibangun secara bertahap. Jadi, Anda tidak diharuskan untuk membangun rumah lengkap secara langsung.

Umumnya, rumah tumbuh memiliki luas bangunan yang kecil dan dibangun di atas lahan yang luas. Hal ini tentu masuk akal, sebab lahan yang luas memungkinkan pemiliknya untuk melakukan penambahan luas dan ruangan jika diperlukan nantinya.

Selain itu, rumah tumbuh biasanya juga memiliki pondasi dan struktur bangunan yang kuat untuk menopang dua lantai. Sebab, ada beberapa jenis rumah tumbuh yang dikembangkan dengan menambah lantai di atas bangunan yang sudah ada.

Siapa yang cocok menggunakan rumah tumbuh?

Pada dasarnya, rumah tumbuh akan cocok untuk pasangan muda atau keluarga kecil yang memiliki budget terbatas dan belum mampu untuk membangun rumah yang “lengkap” secara langsung dan menyeluruh.

Pasangan muda atau keluarga kecil biasanya akan memiliki anggota keluarga tambahan, sehingga nantinya akan membutuhkan rumah yang lebih luas dan besar untuk menampung keluarga yang semakin berkembang.

Jadi, dengan konsep rumah tumbuh, para pasangan muda atau keluarga kecil bisa memperluas rumah hanya jika diperlukan, sehingga akan sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga.

Baca Juga: Banyak Diminati, Ini Dia Keunggulan Rumah Tipe 36

Apa saja jenis-jenis rumah tumbuh?

Rumah tumbuh biasanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu rumah tumbuh horizontal dan vertikal.

Rumah tumbuh horizontal cocok untuk rumah yang dibangun di lahan luas, karena memungkinkan penambahan luas rumah secara menyamping. Pembangunan rumah tumbuh jenis ini biasanya cenderung lebih aman dan cepat, serta tidak memerlukan struktur dan pondasi bangunan yang sangat kuat.

Sementara itu, rumah tumbuh vertikal biasanya digunakan untuk rumah yang dibangun di lahan terbatas. Sesuai dengan namanya, penambahan luas rumah ini dilakukan secara vertikal dengan menambah lantai di atasnya. Karena itu, pembangunan rumah tumbuh vertikal perlu perencanaan yang sangat matang, serta memiliki pondasi dan struktur yang kuat untuk menopang dua lantai.

Apa kelebihan rumah tumbuh?

Dibandingkan dengan rumah yang langsung jadi, rumah tumbuh memang menawarkan beberapa keunggulan, di antaranya:

  • Pembangunannya bisa dilakukan bertahap dan disesuaikan dengan keuangan.
  • Jadwal pembangunan rumah bisa diatur sendiri oleh pemilik rumah.
  • Kebutuhan ruangan bisa diatur dengan fleksibel.
  • Pembangunannya bisa disesuaikan dengan tren dan kebutuhan pemilik rumah.

Nah, itulah hal-hal yang perlu Anda ketahui soal rumah tumbuh. Bagaimana, tertarik menggunakan rumah dengan konsep ini?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

25 Ucapan Hari Kesehatan Sedunia 2026, yuk Bangkitkan Semangat Hidup Sehat

Tanggal 7 April 2026 adalah Hari Kesehatan Sedunia. Tingkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dengan ucapan inspiratif ini.

Rukita Beri Promo Bagi Calon Mahasiswa, Bisa Dapat Gratis Sewa Kost 1 Bulan

Calon mahasiswa bisa dapat promo dari Rukita berupa gratis satu bulan sewa jika booking langsung untuk dua semester.  

9 Makanan untuk Dikonsumsi di Usia 60 Tahun ke Atas agar Panjang Umur

Ada beberapa rekomendasi makanan untuk dikonsumsi di usia 60 tahun ke atas agar panjang umur, lho. Apa saja?  

4 Cara Konsumsi Bayam Paling Sehat supaya Nutrisinya Tidak Hilang

Yuk, intip beberapa cara konsumsi bayam paling sehat supaya nutrisinya tidak hilang berikut ini!            

5 Cara Konsumsi Yogurt yang Paling Sehat untuk Tubuh

Ternyata ini, lho, cara konsumsi yogurt yang paling sehat untuk tubuh! Mau coba terapkan?                 

10 Manfaat Kesehatan Konsumsi Ubi Jalar yang Jarang Diketahui

Tahukah bahwa ada beberapa manfaat kesehatan konsumsi ubi jalar yang jarang diketahui, lho. Cari tahu di sini, yuk!

5 Sayuran untuk Membuat Kenyang Lebih Lama, Cocok untuk Diet!

Sedang diet? Ada 5 sayuran untuk membuat kenyang lebih lama yang patut Anda konsumsi. Cari tahu di sini.

4 Tanda Wajah Tidak Butuh Serum, Kapan Harus Berhenti?

Ada 4 tanda wajah tidak butuh serum. Harus tahu, berikut informasi selengkapnya yang wajib Anda tahu.

Pantau Prakiraan Cuaca Besok (7/4) di Jawa Barat, Didominasi Hujan Ringan

​BMKG memperkirakan cuaca besok Selasa (7/4) dan lusa (8/4) di Jawa Barat akan didominasi hujan ringan.

Hujan Lebat di Wilayah Ini, Simak Peringatan dini BMKG Cuaca Besok (7/4) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (7/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.