M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Mengenal Jenis Susu Sapi Berdasarkan Jumlah Lemak dan Nilai Gizi

Mengenal Jenis Susu Sapi Berdasarkan Jumlah Lemak dan Nilai Gizi
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Siapa sangka, ternyata ada banyak jenis susu sapi yang berbeda-beda.

Perbedaan jenis susu sapi terjadi akibat adanya penghilangan atau penambahan enzim dan bahan tertentu pada susu yang dihasilkan. Adapun jumlah kandungan lemak yang menjadi penentu jenis susu.

Tak perlu bingung, langsung saja simak perbedaan jenis susu sapi, yang dirangkum dari Instacart, Frisian Flag, Gonna Need Milk, dan Ashitaki, selengkapnya.

Baca Juga: 3 Tipe Dasar Keju Berdasarkan Teksturnya: Fresh, Soft, dan Hard

Susu murni

Susu murni atau whole milk dikenal dengan sebutan lain, yaitu susu full cream. Jenis susu inilah yang kerap dianggap sebagai “susu biasa” karena masih mengandung gizi utuh, termasuk lemaknya.

Susu murni
Susu murni

Lemak pada susu murni sebenarnya tak terlalu besar, yakni sekitar 3,25% dari beratnya.

Namun ada pula kandungan nutrisi lainnya yang bermanfaat seperti 150 kalori dan 8 gram lemak yang memenuhi 12% gizi dari nilai harian gizi yang dibutuhkan.

Karena masih mengandung lemak utuh, maka susu murni atau susu full cream ini punya cita rasa gurih, serta bertekstur kental.

Baca Juga: 4 Susu Terbaik untuk Program Diet, Konsumsi Salah Satunya!

Raw milk

Raw milk atau susu mentah merupakan jenis susu yang diperah langsung dari sapi. Jenis susu ini belum melalui tahap pasteurisasi, sehingga masih mengandung banyak bakteri dan belum aman untuk diminum.

Susu rendah lemak

Reduce fat milk atau yang lebih dikenal sebagai Susu Rendah Lemak memiliki kandungan lemak yang hanya sebesar 2% saja dari total berat susu. Rasa susu ini tergolong lebih ringan daripada susu lainnya.

Susu rendah lemak memiliki gizi dengan nilai 130 kalori, 8 gram protein, dan 5 gram lemak.

Baca Juga: Perbedaan Ubi vs Kentang, Manakah yang Lebih Baik untuk Penderita Diabetes?

Susu skim

Segelas susu
Segelas susu

Susu skim merupakan jenis susu yang tidak mengandung lemak sama sekali (lemak 0%). Susu skim kerap kali diminum oleh orang-orang yang melakukan diet ketat.

Susu ini memiliki tekstur yang encer, serta biasanya ditambahkan perasa ataupun susu bubuk agar rasanya sedikit lebih gurih & bertekstur.

Meski lemaknya sedikit, namun kandungan protein dalam susu skim sama besarnya seperti jenis susu lainnya. Hanya saja lemak dan kalorinya terbilang cukup rendah.

Baca Juga: Perbedaan Susu Biasa, Susu Low Fat, dan Susu Skim, Mana yang Lebih Baik?

Susu organik

Jenis susu organik mungkin jarang terdengar gaungnya. Namun susu organik cukup diminati oleh banyak orang.

Susu organik diambil dari sapi yang tidak diberi hormon tambahan, tidak diberi antibiotik, serta hanya makan rumput yang diberi pestisida organik. Nantinya sapi-sapi ini akan menghasilkan susu organik.

Susu organik yang diberi makan rumput mengandung 147% Omega-3 jauh lebih tinggi daripada susu konvensional.

Susu bebas laktosa

Susu bebas laktosa terbuat dari susu sapi asli, tetapi dengan satu perbedaan, yakni dengan menambahkan enzim tertentu.

Baca Juga: Rekomendasi 7 Jenis Minuman Terbaik Pengganti Cairan Tubuh yang Hilang saat Puasa

Jenis susu bebas laktosa diciptakan karena ada segelintir orang yang tidak toleran terhadap laktosa. Laktosa itu sendiri merupakan komponen gula pada susu.

Pada orang yang intoleran laktosa, biasanya komponen gula dalam susu akan mengendap dalam pencernaan dan menimbulkan masalah pencernaan.

Maka untuk membuat susu bebas laktosa, ditambahkanlah enzim Laktase yang fungsinya memecah laktosa dalam susu. Meski ditambahkan enzim laktase, namun susu bebas laktosa tidak berdampat pada rasa maupun tekstur susu tersebut.

Itu dia berbagai jenis susu sapi yang punya nilai gizi hingga tekstur berbeda-beda. Sekarang, Anda bisa gunakan rtikel ini sebagai referensi sebelum memilih jenis susu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Mendaki Gunung untuk Kesehatan Mental, Rahasia Sembuh Lewat Alam

Stres kronis bisa merusak mental. Riset Stanford University ungkap mendaki gunung ampuh memulihkan pikiran. Temukan 5 manfaatnya!

Kawasan Serpong Berkembang Pesat, LippoLand Luncurkan Produk Komersial Baru

LippoLand merilis The Hive Teraza dan Soho Treetops, ruko fleksibel di Park Serpong. Temukan detail harga dan lokasi strategisnya di sini.

Hasil BAC 2026 : Ubed Terus Melaju, Adnan/Indah dan Bobby/Melati Tersingkir

Tiga wakil Indonesia memastikan diri melaju ke babak selanjutnya di hari pertama Badminton Asia Championship (BAC) 2026.​

12 Minuman Paling Sehat Selain Air Putih yang Bisa Anda Coba Konsumsi

Mari intip beberapa minuman paling sehat selain air putih yang bisa Anda coba konsumsi berikut ini!   

Digital Nomad Jadi Tren Gaya Kerja Fleksibel, Ini Cara Memulainya dengan Aman

Digital nomad jadi tren kerja fleksibel 2026, simak peluang, risiko, dan cara memulai agar tetap produktif dan finansial aman.​  

8 Minuman Tinggi Serat yang Bagus untuk Pencernaan

Ini, lho, beberapa minuman tinggi serat yang bagus untuk pencernaan. Mau coba konsumsi?                          

10 Rahasia Pola Pikir Warren Buffett Memahami Uang dan Emosi agar Finansial Kuat

Pelajari cara Warren Buffett memahami emosi dan uang agar finansial lebih stabil dan cerdas di tengah kondisi ekonomi tak pasti.​  

9 Kesalahan Desain Interior Ini yang Sering Bikin Rumah Anda Terasa Hambar

Rumah terasa hambar dan kurang hidup? Kenali kesalahan desain ini dan ubah suasana ruangan jadi lebih nyaman dan estetik!​  

7 Aturan Dekorasi Rumah yang Tidak Wajib Diikuti agar Hunian Lebih Fungsional

Ingin rumah tampil beda dan tidak monoton? Ini 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian lebih estetik dan fungsional.​  

7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tidak Gampang Lapar

Ada beberapa makanan yang bikin kenyang lebih lama dan tidak gampang lapar, lho. Apa sajakah itu?