M O M S M O N E Y I D
Santai

Mengenal Fenomena Smartphone Pinky Akibat Sering Main HP, Ini Tips Mengatasinya!

Mengenal Fenomena Smartphone Pinky Akibat Sering Main HP, Ini Tips Mengatasinya!
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Ada sebuah fenomena yang bernama smartphone pinky yang disebabkan oleh penggunaan ponsel yang terlalu sering.

Jika memiliki sedikit lekukan atau lengkungan pada jari kelingking karena menopang ponsel, Anda mungkin mengalami apa yang disebut smartphone pinky ini. 

Smartphone pinky adalah istilah yang digunakan orang untuk menggambarkan lekukan atau alur yang terbentuk di jari kelingking. Hal ini biasanya terjadi di bagian tepi bawah ponsel saat menggunakannya dalam waktu lama.

Dr. Samuel T. Dona, dokter spesialis kedokteran olahraga di University of Maryland Medical Center, menjelaskan, hal ini paling sering terjadi di orang yang memegang ponsel besar dengan satu tangan.

Kelingking sering kali dijadikan sebagai penyangga. Hal tersebut menyebabkan adanya perubahan postur tangan dan tekanan yang menyebabkan ketidaknyamanan atau masalah yang lebih serius jika dibiarkan.

Baca Juga: Kenalan Sama Malware Sturnus yang Bisa Bobol WhatsApp & Telegram, Cek di Sini!

Gejala smartphone pinky yang harus diwaspadai

Jari kelingking adalah bagian penting dari tangan dan mewakili sekitar sepertiga kekuatan genggaman manusia. Dilansir dari Androidauthority.com, saat Anda terlalu sering menggunakan kelingking maka bisa saja mengalami gejala smartphone pinky.

Anda akan merasakan nyeri, mati rasa, dan kaku di jari dan tangan. Gejala-gejala ini disebabkan oleh penggunaan berlebihan, penggunaan jari kelingking untuk menopang berat ponsel dalam waktu lama.

Gejala lainnya meliputi:

  • Kekakuan pada pangkal sendi kelingking
  • Sendi bersuara 
  • Kapalan dan benjolan jinak
  • Kehilangan kekuatan
  • Ketidakmampuan untuk meluruskan kelingking
  • Mati rasa dan kesemutan
  • Pembengkakan

Para peneliti menemukan kelemahan pada tangan dan pergelangan tangan merupakan keluhan umum yang sering dikaitkan dengan meningkatnya penggunaan ponsel.

Hal ini terjadi karena pengguna berulang kali melenturkan dan meluruskan pergelangan tangan dan jari yang menyebabkan nyeri atau cedera muskuloskeletal.

Selain itu, menggunakan ponsel dalam waktu lama membuat posisi tangan jadi tidak wajar. Anda biasanya akan menggunakan kelingking untuk menstabilkan atau menopang ponsel. 

Hal ini memberikan tekanan berulang pada sendi-sendi kecil dan jaringan lunak di kelingking. Padahal, tangan manusia tidak dirancang untuk memegang benda-benda berat selama berjam-jam. 

Apakah gejala smartphone pinky berbahaya?

Fenomena smartphone pinky bukan kondisi yang berbahaya. Namun, kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada tangan untuk waktu yang lama jika tidak segera diobati.

Seiring waktu, tekanan berulang dapat mengiritasi saraf atau tendon yang menyebabkan masalah lebih serius seperti mati rasa atau kelemahan genggaman. Jika kebiasaan menggunakan ponsel tidak berubah, hal itu akan meningkatkan risiko cedera akibat penggunaan yang berlebihan.

Stres berulang juga dapat menyebabkan peradangan tendon, ketidaksejajaran sendi, atau kompresi saraf seiring waktu. 

Baca Juga: WhatsApp Rilis Fitur Unggah Status Pendek Mirip Instagram Notes, Ini Dia Infonya

Cara mengatasi gejala smartphone pinky

Sebuah studi tahun 2024 menemukan bahwa 60% pengguna ponsel sering merasakan nyeri pada tangan dan kelingking. Jika Anda merasakan gejala seperti yang dijelaskan di atas, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi tekanan pada tangan dan jari:

1. Peregangan

Ada berbagai peregangan yang bisa dicoba untuk meredakan nyeri bagi Anda yang mengalami smartphone pinky. Peregangan yang paling tepat bergantung pada gejala dan area yang terasa nyeri. 

Meletakkan ponsel di jari kelingking dalam waktu lama dapat mengiritasi saraf ulnaris, terutama di sekitar pergelangan tangan. Jadi, fokus pada peregangan pergelangan tangan.

Ketika rasa sakit sudah mulai terasa, peregangan dapat membantu menenangkan otot dan saraf yang teriritasi. Selain itu, pijat otot-otot di pergelangan tangan dengan lembut.

Namun, jika Anda mengalami nyeri hebat sebaiknya konsultasikan dengan fisioterapis atau dokter untuk mengetahui kemungkinan penyebab lain. 

2. Menyangga ponsel dengan bantal atau selimut

Untuk mengurangi rasa pegal di jari, Anda perlu menemukan cara untuk menopang berat ponsel tanpa membuat pergelangan tangan atau jari menjadi tegang. Mulailah dengan menggunakan bantal atau selimut untuk menyangga tangan.

Hal ini cukup berhasil karena bantal mendukung sisi ergonomis untuk menyeimbangkan ponsel dan pergelangan tangan.

3. Menggunakan ponsel dengan dua tangan

Gunakan ponsel dengan dua tangan untuk menyeimbangkan beban pada sendi yang terlalu sering digunakan. Gunakan ibu jari kanan untuk mengetik dan tangan kiri untuk menopang ponsel.

4. Memilih ponsel yang lebih ringan

Ponsel yang lebih berat jelas bisa menyebabkan nyeri dibandingkan ponsel dengan bobot yang ringan. Oleh karena itu, pertimbangkan faktor ini saat memutuskan perangkat mana yang akan dibeli. 

5. Menggunakan pop socket 

Pop Sockets membantu pengguna untuk memegang ponsel dengan cara yang berbeda, sehingga jari kelingking tidak akan terlalu terbebani. Ada banyak variasinya seperti cincin dan tali yang juga bisa mempercantik ponsel.

7. Pakai stand dan layar alternatif 

Stand dan layar ponsel jadi alternatif buat Anda yang sering menonton video di ponsel. Hal ini bisa mencegah terjadinya fenomena smartphone pinky yang membuat tangan terasa nyeri.

Itulah panduan singkat yang menjelaskan tentang cara mengatasi fenomena smartphone pinky yang disebabkan oleh penggunaan yang cukup lama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!