M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Mengenal 6 Jenis Sambal Asli Indonesia dari Berbagai Penjuru Nusantara

Mengenal 6 Jenis Sambal Asli Indonesia dari Berbagai Penjuru Nusantara
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Indonesia kaya akan beragam jenis sambal pedas dari berbagai penjuru Nusantara. Sambal-sambal ini punya ciri khasnya tersendiri sesuai dengan lidah masyarakat daerahnya masing-masing.

Bagi anda yang suka memasak, tak ada salahnya coba aneka jenis sambal asli Indonesia yang berikut ini, yuk!

Baca Juga: 3 Tips Membuat Kulit Ikan Jadi Lebih Renyah saat Digoreng Tanpa Bikin Gosong

Sambal matah

Sambal matah dari Bali ini terkenal dengan rasa pedasnya yang bikin berkeringat. Penggemarnya tak hanya di Pulau Bali saja, tetapi di berbagai pulau di Indonesia, termasuk Pulau Jawa.

Sambal matah terbuat dari perasan jeruk limau, irisan cabai, dan bawang merah. Tak seperti jenis sambal lain, sambal matah dibuat dengan cara dirajang kasar tanpa diulek. Inilah yang jadi ciri khas dari sambal matah.

Ikan Dori Goreng Sambal Matah
Ikan Dori Goreng Sambal Matah

Kata “matah” sendiri memiliki arti “mentah”. Ini karena bahan-bahan yang digunakan adalah bahan mentah yang setelah dirajang, barulah akan disiram dengan minyak goreng panas.

Sambal matah cocok dipadukan dengan ayam bakar ataupun ayam goreng.

Baca Juga: 4 Tips Hilangkan Bau Amis saat Memasak Seafood, Super Efektif!

Sambal dabu-dabu

Dari Bali kita beralih ke Manado. Ada sambal dabu-dabu yang sangat terkenal di sana. Hampir mirip dengan sambal matah, ternyata sambal dabu-dabu juga dibuat dari bahan-bahan mentah, loh!

Meskipun mirip, tetap saja keduanya berbeda. Jika sambal matah dibuat tanpa tomat, maka sambal dabu-dabu memakai irisan tomat. Penggunaan irisan tomat ini menambah cita rasa asam yang menyegarkan pada sambal jenis ini.

Sambal dabu-dabu khas Sulawesi Utara ini biasanya dijadikan sebagai hidangan pendamping aneka makanan laut.

Baca Juga: 4 Ide Masak Aneka Olahan Telur yang Bisa Dimasak Super Cepat

Sambal Korek

Jawa Tengah juga punya sambal khasnya tersendiri, namanya Sambal Korek.

Sambal Korek ini terdiri atas bahan-bahan seperti bawang merah, cabai rawit, dan garam yang diulek secara bersamaan. Sekilas sambal korek mirip dengan sambal bawang, namun sebenarnya berbeda.

Sambal bawang didominasi oleh bawang merah & bawang putih. Sementara sambal korek hanya menggunakan bawang merah saja dan bahkan ada yang tak memakai bawang sama sekali. Inilah yang membuat sambal korek jadi sangat pedas.

Baca Juga: Resep Ikan Bakar Kecap Sambal Manokwari, Sajian Super Sedap yang Sulit Ditolak

Sambal Ijo

Persis seperti namanya, sambal ijo memiliki warna hijau yang mendominasi. Sambal ijo ini merupakan jenis sambal lezat yang berasal dari Padang, Sumatera Barat.

Karena warnanya hijau, bahan-bahan utama sambal juga adalah bahan berwarna hijau seperti cabai hijau dan tomat hijau. Tak lupa diulek bersama bawang merah dan bawang putih serta diberi garam.

Terakhir, hanya perlu menyiram sambal khas Nusantara ini dengan minyak goreng panas agar rasa pedasnya semakin nendang.

Baca Juga: Resep Ikan Bakar Colo-colo Ala Ambon untuk Temani Akhir Pekan Bersama Keluarga

Sambal Bajak

Ikan Pari Sambal Bajak
Ikan Pari Sambal Bajak

Tidak bisa menyantap makanan pedas tapi tetap ingin mencoba sambal? Anda bisa mencoba sambal bajak khas Surabaya.

Sambal bajak ini memiliki rasa yang tak terlalu pedas dan didominasi rasa manis. Terbuat dari bahan-bahan yang mirip dengan sambal terasi, hanya saja ditambahkan dengan gula jawa sehingga rasanya jadi sedikit manis.

Baca Juga: 7 Jenis Mie yang Paling Enak dan Terkenal di Dunia, Ada Salah Satu yang Anda Suka?

Sambal Gami

Kalimantan juga punya sambal pedas bernama sambal gami. Dari mulai bahan-bahan hingga cara memasaknya, sambal gami memiliki ciri khasnya tersendiri.

Bahan yang digunakan dalam pembuatan sambal gami adalah cabai, bawang-bawangan, terasi, tomat, garam, gula, dan tentu saja udang yang sudah dikupas. Sambal gami dibuat langsung di atas cobek tanah liat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

HP Android Bebas Iklan 2026: Rasakan Nyaman Tanpa Gangguan!

Ingin HP Android yang mulus tanpa iklan? Februari 2026 tawarkan 5 pilihan terbaik. Temukan favorit Anda di sini!

Ini Cara Aman Lindungi Rekening dari Modus Penipuan Perbankan Terbaru 2026

Cek cara mengenali modus penipuan perbankan terbaru ini agar rekening Anda tetap aman dan tidak jadi korban kejahatan digital.

Galaxy Unpacked akan Digelar pada 26 Februari, Seri Galaxy S26 akan Meluncur?

Galaxy Unpacked akan Digelar pada 26 Februari. samsung Galaxy S26 dikabarkan membawa layar lebih besar dan baterai 4.300mAh.   

Rumah Terlihat Murahan karena Tanaman Palsu? Ini Kata Ahli Desainer Interior

Simak cara cerdas menata dekorasi rumah agar tampilan hunian Anda tak terlihat murahan dan tetap natural sesuai saran ahli desainer interior.

Promo Bukber Jogja: 10 Hotel Murah di Bawah Rp 100 Ribu, Banyak Doorprize!

Tak perlu khawatir biaya, 10 hotel di Jogja punya paket bukber all you can eat di bawah Rp 100 ribu. Cek fasilitas menarik yang ditawarkan!

Kumpul Bareng Makin Hemat: A&W Tawarkan Promo Paket Ayam Rame-Rame Mulai 100K

Makan bareng di A&W kini lebih hemat. Paket Aroma Chicken mulai Rp 100 ribu cocok untuk keluarga. Cek daftar menunya sebelum kehabisan!

Rekomendasi Moisturizer Gel Terbaik: Kulit Sehat, Bebas Minyak Berlebih

Moisturizer gel dengan formula berbasis air ini jadi solusi ampuh. Temukan rekomendasi terbaik yang bikin kulit segar tanpa kilap!  

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Minggu 15 Februari 2026, Evaluasi Finansial

Simak ramalan 12 zodiak Minggu 15 Februari 2026, cek peluang karier dan strategi keuangan agar tetap stabil dan cuan.  

Investor Wajib Tahu: Standar LBMA Penyelamat Aset Emas Anda

Membeli emas bersertifikat LBMA ternyata bukan sekadar tren. Ada keuntungan besar saat menjualnya kembali. Yuk pahami alasannya sekarang.

Salah Satu Seri Infinix Note 60 akan Dilengkapi Chip Snapdragon: Apa Bedanya?

Salah satu seri Infinix Note 60 Pro akanpakai Snapdragon, bukan lagi MediaTek. Apa implikasinya pada performa dan pengalaman sehari-harinya?