M O M S M O N E Y I D
Bugar

Mengatasi Asam Urat dengan Bahan Alami

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Penyakit asam urat merupakan jenis radang sendi yang menyakitkan, sehingga bisa mengganggu kehidupan pengidapnya. 

Meskipun sudah banyak obat asam urat yang dijual bebas, beberapa orang lebih memilih obat asam urat alami. Alasannya dinilai lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping.

Asam urat tinggi memang memerlukan pengobatan dari dokter, namun untuk mendukung pengobatan tersebut, ada beberapa obat alami asam urat yang bisa Anda coba di rumah. 

Dilansir dari Very Well Health dan Healthline, berikut ini adalah beberapa obat asam urat dengan bahan alami yang bisa Anda coba, antara lain: 

Baca Juga: Sebaiknya Dihindari! Ini 5 Makanan dan Minuman Pantangan Penderita Asam Urat

Jahe

Jahe merupakan tanaman herbal yang sudah umum digunakan sebagai bumbu masakan dan jamu di Indonesia. Ternyata jahe juga termasuk salah satu obat alami asam urat.

Ini karena jahe mengandung zat antiradang yang bisa membantu mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri akibat asam urat.

Buah dan sayuran yang kaya vitamin C

Beberapa studi menunjukkan bahwa buah dan sayur yang kaya vitamin C bisa mengurangi kadar asam urat tinggi.

Jenis buah-buahan yang direkomendasikan untuk penderita asam urat adalah jambu, jeruk, kiwi, mangga, pepaya, nanas, tomat, dan semangka.

Sementara itu, sayuran untuk penderita asam urat yang kaya vitamin C adalah bayam, kembang kol, brokoli, kentang, cabai, dan paprika.

Seledri atau biji seledri

Seledri merupakan sayuran yang sering digunakan untuk mengatasi masalah buang air kecil. Untuk mengatasi penyakit asam urat, ekstrak dan biji sayuran sudah menjadi obat asam urat alami yang populer.

Diperkirakan seledri bisa mengurangi peradangan. Sayangnya, belum diketahui jumlah seledri yang cukup untuk mengobati asam urat.

Cobalah perbanyak makan seledri secara rutin, terutama batang seledri mentah. Bila Anda membeli ekstrak atau suplemen seledri, ikuti petunjuk yang tertera pada kemasan untuk mengonsumsinya.

Baca Juga: Nyeri di Jempol Kaki Bisa Jadi Tanda Asam Urat, Ini Penjelasan Lengkapnya

Kunyit

Tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, kunyit pun kerap dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan, seperti asam urat.

Ini berkat kandungan curcumin pada kunyit sebagai antiradang yang bisa mengatasi nyeri sendi akibat asam urat.

Ceri atau jus ceri asam

Berbagai jenis ceri, baik yang rasanya asam, manis, berwarna merah atau hitam merupakan obat asam urat alami yang sangat populer dan ampuh bagi banyak orang.

Beberapa studi pada tahun 2012 mengungkapkan bahwa buah berukuran kecil ini bermanfaat untuk mencegah asam urat kambuh.

Anda bisa mengonsumsi ceri untuk mengatasi penyakit asam urat dengan cara dimakan langsung atau dihaluskan dengan air menjadi jus.

Suplemen yang terbuat dari ekstrak ceri juga sudah bisa ditemukan di beberapa toko kesehatan. Jumlah yang disarankan sekitar setengah cangkir dan 1 pon ceri per hari.

Selain itu, berkonsultasilah dengan dokter sebelum menggunakan bahan-bahan ini dan ingat bahwa obat alami asam urat ini tidak bisa mengganti terapi medis untuk mengatasi asam urat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat  

12 Daftar Makanan dan Minuman yang Mengandung Kalori Tinggi

Intip beberapa daftar makanan dan minuman yang mengandung kalori tinggi berikut ini, yuk!               

6 Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi Setelah Usia 50 Tahun agar Tetap Sehat

Yuk, cek daftar makanan yang perlu dibatasi setelah usia 50 tahun agar tetap sehat berikut ini! Apa sajakah itu?  

Anak Paling Rentan DBD, IDAI Dorong Vaksinasi Dini sebagai Perlindungan Komprehensif

IDAI dorong vaksinasi dini DBD pada anak karena kelompok usia 5–14 tahun catat kematian tertinggi di Indonesia  

9 Rekomendasi Camilan untuk Menjaga Kesehatan Jantung yang Kaya Protein

Cek rekomendasi camilan untuk menjaga kesehatan jantung yang kaya protein ini, yuk!                    

5 Alasan Wanita Cepat Naik Berat Badan saat Usia 50 Tahun ke Atas

Ada beberapa alasan wanita cepat naik berat badan saat usia 50 tahun ke atas. Apa sajakah itu?