M O M S M O N E Y I D
Bugar

Menelusuri Manfaat Olive Oil untuk Diet, Benarkah Bisa Menurunkan BB?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Dikenal dengan kandungan lemak tak jenuhnya yang tinggi, olive oil sering dianggap sebagai pilihan minyak yang sehat. Seringkali minyak ini menjadi bagian dari diet penurunan berat badan. MomsMoney akan mengajak Anda menelusuri manfaat olive oil untuk diet pada kesempatan kali ini. Simak, ya!

Manfaat Olive Oil untuk Diet

Olive oil telah terbukti memberikan berbagai manfaat kesehatan dalam diet Mediterania yang kaya akan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Diet ini menekankan konsumsi ikan dan menjadikan olive oil sebagai sumber lemak utama, sekaligus membatasi konsumsi daging merah dan gula.

Melansir dari Healthline, kandungan asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) dalam olive oil, yang biasanya cair pada suhu kamar karena memiliki satu ikatan karbon tak jenuh, memainkan peran kunci dalam manfaat kesehatannya.

Studi telah menunjukkan bahwa mengganti lemak jenuh dengan MUFA bisa menghasilkan penurunan berat badan yang signifikan, meskipun kecil, terutama pada pria yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, tanpa perlu mengubah asupan total lemak atau kalori secara drastis.

Baca Juga: 3 Resep Tahu Kukus untuk Diet yang Mudah dan Enak, Coba yuk!

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa lemak tak jenuh memiliki keunggulan dalam menjaga berat badan yang sehat. Lemak tak jenuh tunggal juga telah terbukti efektif dalam mencegah penambahan berat badan dan penumpukan lemak, berdasarkan studi pada hewan.

Selain itu, olive oil juga merupakan sumber trigliserida rantai menengah (MCT), yang telah banyak diteliti karena potensinya dalam membantu penurunan berat badan dan pemeliharaannya.

MCT adalah jenis trigliserida yang mengandung asam lemak dengan panjang rantai antara 6-12 atom karbon, yang dapat dipecah dan diserap dengan cepat oleh hati untuk dijadikan sumber energi.

Beberapa studi menunjukkan bahwa MCT dapat meningkatkan produksi hormon pengatur nafsu makan, seperti peptida YY, yang membantu meningkatkan perasaan kenyang.

Baca Juga: Catat, ya! Berikut 11 Obat Batuk Berdahak yang Alami dan Ampuh

Penelitian lain menemukan bahwa MCT dapat meningkatkan pembakaran kalori dan lemak dalam tubuh, meskipun efek ini bervariasi di antara penelitian yang berbeda.

Kesimpulannya, olive oil dan komponennya, termasuk MUFA dan MCT, memainkan peran penting dalam mendukung penurunan berat badan dalam kerangka diet yang sehat dan seimbang seperti diet Mediterania.

Bagaimana Cara Menggunakan Olive Oil untuk Diet?

Olive oil sering disebut-sebut memiliki kemampuan untuk mendukung penurunan berat badan, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada cara penggunaan dan takaran yang tepat.

Meski ada anggapan bahwa pijat menggunakan olive oil dapat mempercepat penurunan berat badan, namun klaim tersebut belum didukung oleh bukti ilmiah yang solid.

Baca Juga: Apakah Benar Bisa Mengalami Diare karena Asam Lambung Naik?

Sebuah klaim yang cukup populer lainnya adalah kombinasi olive oil dengan jus lemon yang diklaim dapat mempercepat penurunan berat badan.

Namun, klaim ini sering kali dikaitkan dengan penggunaan kombinasi tersebut sebagai detox yang menurunkan asupan kalori secara drastis, yang bisa mengakibatkan hilangnya lemak dan otot.

Dengan mengandung 119 kalori dan 13,5 gram lemak per sendok makan (15 mL), penggunaan olive oil sebaiknya diatur dengan cermat, terutama pada diet yang mengontrol kalori guna menghindari penambahan berat badan yang tidak diinginkan.

Studi-studi terbaru menunjukkan bahwa diet yang termasuk olive oil secara konsisten selama minimal 12 minggu dapat lebih efektif mengurangi berat badan dibandingkan dengan diet yang tidak mengikutsertakan olive oil.

Baca Juga: Menilik Manfaat Ubi Cilembu untuk Diet Turunkan Berat Badan

Olive oil juga bisa digunakan dalam berbagai cara yang menambah kelezatan dan kesehatan pada makanan, seperti sebagai dressing salad, bahan campuran dalam pasta atau sup, penyedap pada pizza atau sayuran, atau bahkan dalam pembuatan kue.

Demikianlah ulasan terkait manfaat olive oil untuk diet penurunan berat badan. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Apa Itu Diet Omad? Pahami Manfaat, Cara Melakukan, dan Efek Sampingnya yuk

Mengenal diet omad atau pola makan satu kali sehari untuk turunkan berat badan. Ketahui panduan aman memulainya agar terhindar dari efek samping.

Bisa Deteksi Kanker, Ketahui 5 Manfaat Pijat Payudara untuk Perempuan di Sini

Bagi yang penasaran, yuk, simak beragam manfaat baik pijat payudara untuk kesehatan perempuan berikut ini.​ 

Keunikan Halaman Tab Google Chrome Android, Wallpaper Bisa Berganti Otomatis!

Menu Sesuaikan Tab Baru meluncur secara bertahap di Chrome Android. Intip langkah mudah mengubah warna dan wallpaper latar browser.  

Suka Matcha? Ini 4 Waktu Terbaik untuk Minum Matcha agar Manfaatnya Maksimal

Ada 4 waktu terbaik untuk minum matcha agar manfaatnya maksimal. Harus tahu, berikut penjelasannya Moms.

6 Manfaat Rutin Makan Apel Setiap Hari, Gula Darah Stabil dan Otak Terjaga

Yuk simak apa saja manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari rutin makan buah apel dalam jangka waktu panjang.

Penting buat Kesuburan! 6 Makanan Alami Penambah Hormon Estrogen pada Wanita

Ingin menjaga kesehatan reproduksi? Ketahui peran hormon estrogen pada wanita dan daftar makanan yang meningkatkan kadarnya secara alami.

Ramalan Shio Hari Ini Minggu 2 Agustus 2026, Ada yang Dapat Kabar Baik

Simak ramalan shio hari ini Minggu 2 Agustus 2026, cek peruntungan karier, keuangan, asmara, dan kesehatan setiap shio.​

Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 2 Agustus 2026, Siapa Paling Beruntung?

Cek ramalan zodiak hari ini Minggu 2 Agustus 2026, dari karier, keuangan, asmara hingga kesehatan. Taurus dan Leo paling bersinar.

Rekomendasi Sunscreen Glowing Terbaik, Solusi Wajah Bening Bikin Pangling!

Sunscreen glowing ternyata tidak cocok untuk semua jenis kulit. Pahami efek physical sunscreen sebelum wajah makin berminyak.  

Tips Menjaga Kesehatan: Serat Larut & Aerobik Pangkas Kolesterol Hingga 10%

Olahraga aerobik 150 menit sepekan sanggup naikkan kolesterol HDL. Cek durasi awal yang disarankan ahli untuk pemula di sini.