M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Memilih Apartemen vs Rumah Tapak, Mana yang Lebih Baik?

Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Apartemen dan rumah tapak merupakan dua jenis hunian yang kerap dibanding-bandingkan saat akan memilih tempat tinggal.

Memang, kedua jenis hunian tersebut menawarkan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, Anda perlu cermat dalam membandingkan keduanya supaya jenis hunian yang dipilih bisa mengakomodasi kebutuhan Anda.

Supaya Anda tidak bingung, yuk simak perbandingan antara apartemen dan rumah tapak di bawah ini.

Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Hunian di Indonesia, Apa Saja?

Lokasi

Salah satu poin utama yang biasanya dipertimbangkan saat memilih hunian adalah lokasinya. Hal yang sama juga berlaku saat akan membandingkan apartemen dan rumah tapak.

Dilansir dari Prospeku, apartemen biasanya terletak di lokasi yang strategis, misalnya dekat dengan pusat kota, pusat transportasi publik, atau area perkantoran. Jadi, apartemen kemungkinan akan cocok bagi kaum pekerja atau mereka yang butuh kenyamanan dalam mengakses kota.

Di sisi lain, rumah tapak memiliki variasi lokasi yang beragam. Ada yang letaknya di pusat kota, ada pula yang letaknya di pinggiran kota. Jika Anda bukan termasuk tipe yang mempermasalahkan lokasi dan menginginkan interaksi sosial dengan tetangga, mungkin Anda bisa mempertimbangkan rumah tapak.

Fasilitas

Selain lokasi, fasilitas yang ada di sekitar hunian juga perlu dipertimbangkan. Fasilitas yang dimaksud beragam, seperti aspek keamanan, akses ke tempat lain, hingga ruang publik.

Salah satu keuntungan dari apartemen adalah fasilitasnya yang tergolong beragam dan lengkap, sehingga lebih nyaman. Mengutip Pinhome, fasilitas yang umumnya ditemui di apartemen adalah lahan parkir dengan penjagaan 24 jam, pusat kebugaran, lapangan bermain, pusat perbelanjaan, bahkan akses ke mall.

Sementara itu, rumah tapak umumnya tidak memiliki fasilitas selengkap apartemen. Namun, rumah tapak yang berada di dalam perumahan cluster bisa menikmati beragam fasilitas yang hampir setara dengan apartemen, misalnya keamanan 24 jam, pusat kebugaran, ruang terbuka hijau, dan tempat ibadah.

Baca Juga: Pahami Ciri Khas Rumah Cluster dan Keunggulannya

Biaya yang dikeluarkan

Biaya atau daya beli tentu sangat berpengaruh pada tipe hunian yang dipilih. Apartemen dan rumah tapak memiliki penghitungan biaya yang cukup berbeda, sehingga perlu dijadikan pertimbangan.

Karena berada di lokasi strategis dan memiliki fasilitas lengkap, biasanya harga apartemen jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan rumah tapak. Selain itu, apartemen juga memiliki biaya lainnya yang harus dibayarkan, misalnya biaya utilitas dan biaya parkir jika ada.

Sementara itu, rumah tapak memiliki harga yang bervariasi, walaupun pada umumnya tergolong lebih terjangkau daripada apartemen. Jika menginginkan harga yang lebih murah, Anda bisa mengambil fasilitas KPR di bank atau mengikuti program rumah subsidi pemerintah.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Furniture Kayu di Rumah

Status kepemilikan

Terakhir, ada status kepemilikan antara rumah tapak dan apartemen yang sangat berbeda.

Jika Anda membeli apartemen, yang Anda miliki adalah bangunan unitnya. Sementara itu, tanah atau lahan apartemen tersebut berstatus kepemilikan bersama. Anda pun hanya mengantongi Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Pakai Pengelolaan Lahan (HPL) dengan batas waktu tertentu.

Di sisi lain, rumah tapak memberikan status kepemilikan yang lebih luas. Tidak hanya berhak atas bangunannya, tapi Anda juga turut memiliki lahan bangunan tersebut. Anda pun bebas memperjualbelikan rumah tapak sesuai dengan keinginan.

Nah, itulah perbandingan antara apartemen dan rumah tapak yang perlu Anda cermati. Jangan lupa, pilihlah jenis hunian yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda supaya hunian tersebut nyaman ditempati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

12 Minuman Paling Sehat Selain Air Putih yang Bisa Anda Coba Konsumsi

Mari intip beberapa minuman paling sehat selain air putih yang bisa Anda coba konsumsi berikut ini!   

Digital Nomad Jadi Tren Gaya Kerja Fleksibel, Ini Cara Memulainya dengan Aman

Digital nomad jadi tren kerja fleksibel 2026, simak peluang, risiko, dan cara memulai agar tetap produktif dan finansial aman.​  

8 Minuman Tinggi Serat yang Bagus untuk Pencernaan

Ini, lho, beberapa minuman tinggi serat yang bagus untuk pencernaan. Mau coba konsumsi?                          

10 Rahasia Pola Pikir Warren Buffett Memahami Uang dan Emosi agar Finansial Kuat

Pelajari cara Warren Buffett memahami emosi dan uang agar finansial lebih stabil dan cerdas di tengah kondisi ekonomi tak pasti.​  

9 Kesalahan Desain Interior Ini yang Sering Bikin Rumah Anda Terasa Hambar

Rumah terasa hambar dan kurang hidup? Kenali kesalahan desain ini dan ubah suasana ruangan jadi lebih nyaman dan estetik!​  

7 Aturan Dekorasi Rumah yang Tidak Wajib Diikuti agar Hunian Lebih Fungsional

Ingin rumah tampil beda dan tidak monoton? Ini 7 aturan dekorasi yang bisa diabaikan agar hunian lebih estetik dan fungsional.​  

7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tidak Gampang Lapar

Ada beberapa makanan yang bikin kenyang lebih lama dan tidak gampang lapar, lho. Apa sajakah itu?       

7 Tips Membuat Smoothie yang Aman untuk Gula Darah

Ini dia beberapa tips membuat smoothie yang aman untuk gula darah Anda. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Dorong Lebih Banyak Perempuan untuk Berbisnis, SisBerdaya & DisBerdaya Kembali Hadir

Pelaku UMKM perempuan yang telah menjalankan usaha minimal enam bulan bisa mengikuti workshop Sisberdaya & Disberdaya. Pendaftaran hingga 28 April  

Alasan Kenapa PayLater Kredivo Ramai Digunakan Saat Ramadan

PayLater sudah berperan sebagai alat bantu perencanaan keuangan jangka pendek dan menjadi preferensi masyarakat untuk pembayaran sehari-hari