M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Mau Bisnis Tetap Aman di 2026? Fortinet Beberkan Cara Hadapi Serangan AI

Mau Bisnis Tetap Aman di 2026? Fortinet Beberkan Cara Hadapi Serangan AI
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Serangan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) diprediksi meningkat tajam pada 2026 dan dapat memicu kerugian ekonomi besar bagi perusahaan.

Fortinet memperingatkan bahwa serangan digital akan berjalan lebih cepat daripada kemampuan identifikasi manusia, sehingga risiko gangguan operasional dan kerugian finansial bisa melonjak.

Rashish Pandey, Vice President of Marketing and Communications APAC Fortinet, mengatakan bahwa AI telah mengubah pola serangan secara drastis.

“AI memungkinkan serangan berjalan tanpa henti dan tanpa campur tangan manusia. Dalam konteks bisnis, hal ini dapat menyebabkan kerugian operasional dan finansial yang signifikan hanya dalam hitungan menit,” tegasnya dalam keterangan yang dikutip Rabu (10/12). 

Baca Juga: Tren Kelas Favorit di Coursera 2025, Masyarakat Indonesia Kepo Tentang AI & Digital

Agar bisnis tidak jadi korban berikutnya, berikut langkah yang disarankan Fortinet:

1. Mulai dari loss analysis

Menurut Edwin Lim, Country Director Fortinet Indonesia, banyak perusahaan belum menyadari besarnya potensi kerugian akibat serangan siber.

“Banyak organisasi tidak menyadari bahwa satu jam downtime pada aplikasi kritis bisa menyebabkan kerugian ratusan juta hingga miliaran rupiah,” ujarnya.

Langkah pertama adalah melakukan analisis kerugian untuk menghitung dampak finansial dari berbagai skenario—mulai dari kebocoran data hingga ransomware.

2. Tentukan sistem mana yang paling kritis

Edwin mengingatkan bahwa perusahaan sering salah menilai prioritas.

“Banyak organisasi berfokus pada ERP atau sistem keuangan, tetapi mengabaikan aplikasi lain yang ternyata lebih berdampak pada pendapatan harian,” jelasnya.

Beberapa aplikasi yang terlihat sederhana, seperti API pembayaran atau chat internal—justru berperan langsung dalam transaksi pelanggan dan dapat menimbulkan kerugian besar jika tumbang.

Baca Juga: DANA Luncurkan AI Enablement Playbook: Panduan Adopsi AI Aman

3. Gunakan sistem keamanan yang terintegrasi

Fortinet menyoroti bahwa banyaknya produk keamanan yang tidak saling terhubung menciptakan celah besar bagi penyerang. Integrasi diperlukan agar perusahaan punya visibilitas menyeluruh dan bisa mengotomatisasi respons ancaman.

Edwin menegaskan bahwa integrasi adalah kunci menghadapi serangan AI multivektor yang datang dari berbagai arah sekaligus.

4. Terapkan machine-speed defense dan kerangka kerja CTN

Rashish memperingatkan bahwa pada 2026 perusahaan harus siap menghadapi serangan multivektor yang lebih agresif. Untuk itu, ia merekomendasikan konsep machine-speed defense serta kerangka kerja CTN (Cyber Threat Neutralization).

Pendekatan ini memberikan langkah berjenjang mulai dari konsultasi, pemetaan risiko, hingga implementasi strategi keamanan yang bisa disesuaikan dengan kapasitas perusahaan.

Baca Juga: Prompt Edit Foto Bareng BLACKPINK Pakai Gemini AI, Ada juga Foto sama Jungkook

5. Tingkatkan kemampuan SDM keamanan

Meski AI semakin kuat, manusia tetap menentukan arah strategi keamanan.

Edwin menekankan bahwa perusahaan harus memastikan tim mereka terlatih dalam mengelola sistem modern. Fortinet juga memperkuat talenta lokal melalui Fortinet Academy yang bekerja sama dengan universitas-universitas di Indonesia.

Fortinet menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi momen penting bagi ketahanan ekonomi digital Indonesia. Perusahaan yang mampu memahami risiko dan membangun pertahanan terintegrasi akan lebih siap menghadapi serangan AI yang semakin cepat dan kompleks.

 

Selanjutnya: Ini Deretan Promo Hemat Lazada 12.12, Ada Diskon Sampai 95%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?

15 Khasiat Tersembunyi Daun Kelor untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Rupanya ini dia beberapa khasiat tersembunyi daun kelor untuk kesehatan yang jarang diketahui. Intip selengkapnya di sini!

9 Khasiat Konsumsi Buah Naga untuk Kesehatan Tubuh

Ternyata ini dia beberapa khasiat konsumsi buah naga untuk kesehatan tubuh, lho. Apa sajakah itu?    

Hujan Ekstrem Landa Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/2)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 12 Februari 2026 dan Jumat 13 Februari 2026 dengan status Awas hujan ekstrem di provinsi ini.

6 Sumber Protein Anti Inflamasi yang Bagus untuk Dikonsumsi

Ada beberapa sumber protein anti inflamasi yang bagus untuk dikonsumsi. Cek selengkapnya di sini, yuk!

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/2) Jabodetabek Hujan Amat Deras di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (12/2) dan Jumat (13/2) di Jabodetabek hujan sangat lebat dan lebat di daerah berikut ini.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Kamis 12 Februari 2026, Perkuat Kolaborasi

Berikut ramalan 12 zodiak keuangan dan karier Kamis 12 Februari 2026 berikut, peluang kolaborasi dan strategi sukses menanti.