M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Masalah yang Sering Dialami Bibit Tanaman

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Penyemaian adalah proses pertama dalam melakukan penanaman tanaman. Dalam proses penyemaian ini dibutuhkan beberapa tahap dan perawatan hingga akhirnya tanaman siap dipindahkan ke tempat semestinya. Namun, tak jarang saat pembibitan Anda menemui beberapa masalah yang menyebabkan bibit mati.

Dilansir dari Gardeningknowhow.com, masalah bibit yang paling umum berhubungan penyakit tular tanah yang menyerang tanaman muda yang rentan. Jadi, ketika Anda menggunakan tanah untuk penyemaian dari lahan pertanian Anda, mungkin tanah sudah mengandung penyakit dari tanaman lama yang akhirnya melukai bibit. Masalah tidak datang hanya dari tanah, tetapi juga penyiraman, cahaya matahari, dan pemupukan.

Baca Juga: Berikut Macam-Macam Cara Menanam Hidroponik

Namun, sebelum berakhir dengan gagal penyemaian atau bibit mati, Anda perlu mengetahui pertumbuhan tidak normal pada bibit. Untuk mengetahui lebih banyak tentang masalah bibit, berikut beberapa masalah yang kerap dialami bibit tanaman.

Etiolasi

Etiolasi merupakan kondisi bibit tanaman yang tumbuh memanjang atau dengan kondisi batang tidak kokoh, daun kecil, dan pucat. Ini disebabkan oleh semaian yang kurang cahaya. Ketika tanaman kurang cahaya, batang tanamannya akan tumbuh lebih panjang untuk mencari sinar matahari, tetapi batang itu tidak kokoh. Bila gejala ini tak segera ditangani, bibit tidak akan bisa dilanjutkan ke tahap selanjutnya karena pertumbuhannya tidak maksimal.

Bibit Membusuk

Dilansir dari Hidroponikpedia.com, busuk pada semaian biasanya ditandai pada akar bibit yang tidak dapat menyerap dengan sempurna, sehingga memengaruhi dalam proses pertumbuhan. Penyebabnya adalah penyiraman berlebihan atau penyiraman yang tidak sesuai dengan kebutuhan.

Penyiraman berlebihan akan membuat akar tanaman terlalu jenuh dengan jumlah air melimpah, sedangkan kondisi media tanah tidak mampu lagi menyerap atau mengikat air. Ini karena seseorang menyiram setiap hari tanpa melihat kondisi media tanam. Semaian memang perlu disiram setiap hari, tetapi dengan jumlah secukupnya sesuai dengan kondisi tanah.

Kelebihan air yang membuat akar jenuh, dapat menimbulkan risiko pertumbuhan jamur, bakteri, dan virus. Akhirnya, bibit tanaman yang masih kecil menjadi busuk. Jamur ini juga bisa datang dari tanah yang telah terkontaminasi sebelumnya dan faktor lainnya.

Baca Juga: 5 Tips Cara Merawat Bibit Tanaman Setelah Berkecambah

Kelayuan

Kondisi layu ditunjukkan tanaman dengan tanda-tanda daun lemas dan tanaman tidak segar. Kondisi layu ini disebabkan oleh kondisi semaian yang kekeringan atau kekurangan air. Selain itu, layu juga disebabkan oleh kondisi ruangan yang bersuhu tinggi.

Penyebab layu juga dapat berasal dari bakteri, jamur, dan virus yang menyerang semaian, sehingga tanaman tidak bisa tumbuh ke tahap selanjutnya.

Daun keriting dan Menguning

Kedua masalah ini disebabkan oleh penggunaan pupuk berlebih. Saat bibit sudah mulai tumbuh dan dipindahkan ke media tanam sementara, mereka sudah dapat diberi pupuk untuk membantu pertumbuhan. Namun, bila pemberian pupuk ini berlebihan, akan menyebabkan permasalahan pada tanaman. Permasalahan juga timbul bila pupuk yang diberikan terlalu sedikit. Kekurangan nutrisi akan menyebabkan daun berwarna pucat.

Kerusakan Serangga

Bibit tanaman tentu saja dapat diserang hama. Serangga yang paling sering menyerang bibit adalah kutu daun. Kutu daun akan menyerang saat pertumbuhan bibit tanaman sehat dan hijau. Maka, perlu dilakukan tindakan pencegahan hama saat Anda memiliki bibit tanaman yang baik. Anda dapat menaruh perangkap lengket warna kuning untuk mengendalikan kutu dan lalat putih.

Selanjutnya: Mengenal Penyakit Busuk Batang pada Tanaman Pangan dan Cara Mengatasinya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Indomaret Harga Spesial 20 Oktober-2 November 2026, Skincare Diskon hingga 50%

Promo Indomaret Harga Spesial Periode 20 Oktober-2 November 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat.

Tak Hanya Kerutan, Otot Wajah juga Perlu Diperhatikan Seiring Bertambahnya Usia

​​Regenesis Indonesia memperkenalkan WonderFace, perangkat perawatan wajah dengan teknologi stimulasi otot neuromuskular dan radiofrequency.

Promo Hypermart Weekday 20-22 Oktober 2026, Daging Giling-Alpukat Raja Harga Spesial

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 20-22 Oktober 2026 untuk belanja daging dan buah-buahan.

Punya Utang Harian? Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tak Membebani Keuangan

MSIG Life dan ISCO Foundation mengajak orang tua lebih bijak mengelola utang melalui edukasi literasi keuangan.

Promo China Airlines x BCA 2026: Terbang ke Asia, Eropa & Amerika Hemat hingga 15%

Nikmati  promo China Airlines berupa potongan harga tiket hingga 15% bagi pengguna BCA. Simak daftar rute lengkap dan periode keberangkatannya.

6 Tips Warren Buffett Mengatur Uang Pensiun biar Uang Masa Tua Tetap Aman

Simak 6 tips Warren Buffett mengelola uang pensiun, mulai dari dana darurat hingga investasi, agar keuangan tetap stabil di hari tua.  

Perempuan Bisa Mengenali Keunikan dan Potensi Diri melalui 5 Elemen Ini

GIV mengajak perempuan untuk mengenali keunikan dan potensi diri melalui lima elemen berikut ini.    

Simak 6 Ide Trading dari BNI Sekuritas untuk Perdagangan Selasa (20/10)

BNI Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Selasa (20/10/2026). Berikut ulasannya .

EXO-L Siap? CGV Resmi Tambah Layar Tiket Konser Live Viewing EXhOrizon [dot] Hari Ini

CGV resmi menambah kuota dan kembali membuka penjualan tiket konser live viewing EXO PLANET #6 hari ini pukul 13.00 WIB. Amankan kursi Anda!

Pagimu Bebas Begah! Batasi 6 Makanan untuk Sarapan yang Bikin Kembung Ini ya

Perut sering terasa penuh dan tidak nyaman setelah sarapan? Bisa jadi makanan untuk sarapan kamu menjadi penyebab utamanya. Cek daftarnya di sini!