M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Manfaatkan Program Pendanaan Usaha Dari Swiss Re Foundation Hingga Rp 400 Juta

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID -  Swiss Re Foundation menyediakan dana hibah yang bisa dimanfaatkan para wirausahawan sosial dari Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. Program pendanaan ini bernama Shine. 

Program ini pertama kali meluncur di India pada 2018. Kesuksesan program ini berkembang ke negara lain seperti Brasil, Slovakia, Afrika Selatan, Swiss, Inggris, Amerika Serikat, dan kini hadir di Asia Tenggara untuk pertama kalinya. 
 
Jenis usaha yang didukung program ini adalah usaha yang sarat akan inovasi di bidang transisi net-zero, kesehatan dan gizi, literasi keuangan, kesejahteraan sosial dan ekonomi, pengembangan keterampilan, pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim, pengurangan risiko bencana, dan pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat ketahanan wilayah pesisir. 

Swiss Re akan berkolaborasi dengan Impact Hub Kuala Lumpur sebagai mitra pelaksana dan BOOKBRIDGE sebagai mitra pembelajaran untuk program Shine di Asia Tenggara.

Laporan terbaru dari Swiss Re Institute, yang bertajuk “Changing Climates: the heat is (still) on”, menyatakan bahwa negara-negara di kawasan Asia Pasifik berada di posisi 10 besar dalam hal kerugian ekonomi dalam bentuk persentase PDB akibat peningkatan risiko bahaya yang disebabkan oleh perubahan iklim. 

Thailand menjadi salah satu negara yang menunjukkan potensi dampak kerugian terbesar karena negara ini rentan terhadap risiko bencana yang semakin tinggi, khususnya akibat banjir. 

“Asia Tenggara merupakan pasar yang penting bagi industri asuransi, yang ditandai dengan perpaduan dinamis antara pertumbuhan ekonomi yang cepat dan juga kerentanan terhadap situasi mendesak seperti perubahan iklim dan kesulitan akses terhadap layanan kesehatan," kata Victor Kuk, CEO Swiss Re Asia dalam keterangan tertulis. 

Perpaduan unik tersebut menyerukan kebutuhan akan dukungan yang lebih besar terhadap para inovator dan penggerak perubahan untuk memimpin terciptanya solusi bagi tantangan-tantangan sosial tersebut. 

Baca Juga: IFG melalui Jasindo Bekerja Sama dengan Swiss Re Siap Dukung Manajemen Risiko di BUMN

Victor menambahkan dengan bekal kesuksesan program Shine sebelumnya di wilayah lain, ditambah lagi dengan keahlian tim Swiss Re di kawasan ini, kami yakin dengan kemampuan mereka dalam membimbing generasi wirausaha pemula dan membangun masyarakat yang tangguh. 

Kini, Shine Southeast Asia membuka pendaftaran bagi para inovator sosial di Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Thailand hingga 19 Juni 2024. Peserta yang terpilih akan menjalani program pembelajaran selama enam bulan mulai dari Januari 2025.Para peserta akan bekerja sama dengan para ahli dan jajaran kepemimpinan Swiss Re untuk mengembangkan bisnis yang strategis dan berkelanjutan secara finansial.

Selain memperoleh bimbingan dari para ahli di Swiss Re, para wirausahawan yang terpilih juga berkesempatan untuk memenangkan pendanaan hingga SGD 40.000, atau sekitar Rp 476 juta berdasarkan nilai tukar pada tanggal 17 Mei 2024 untuk mendukung pertumbuhan usaha mereka. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​

Tiket.com Gandeng Artotel Group dan Rumah Atsiri Indonesia, Liburan Hijau Makin Seru!

​Tiket.com dorong adopsi pariwisata berkelanjutan melaui kolaborasi dan promo code STAYGREEN         

Aksi Penggemar K-pop Setop Pendanaan Hana Bank ke Energi Fosil Kembali Hadir

Penggemar KPOP kembali meminta ketegasan Bank Hana untuk menghentikan proyek yang terintegrasi dengan tambang batubara.

Jangan Anggap Sepele, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Minyak

IPST ASARI mengolah plastik sulit didaur ulang jadi minyak dengan teknologi vacuum pyrolysis yang lebih bersih dan minim residu.​​