MOMSMONEY.ID - Jalan santai selama 10 hingga 15 menit setelah makan dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Hal ini terjadi dengan cara memindahkan glukosa ke dalam otot saat kadarnya masih meningkat.
Kelly Wood, dokter spesialis endokrinologi memaparkan bahwa berjalan kaki setelah makan juga memperbaiki pencernaan dan mengurangi beban kerja pankreas dalam jangka panjang. Kadar gula darah biasanya mencapai puncaknya antara 30 hingga 90 menit setelah makan.
Dilansir Health.com, berjalan kaki selama fase peningkatan kadar gula ini memungkinkan otot menyerap glukosa sebelum glukosa tersebut membanjiri aliran darah.
Baca Juga: Dampak Hepatitis Bikin Gangguan Metabolik Glukosa, Gula Darah Melonjak Tinggi
Apa yang terjadi pada gula darah setelah makan?
Setelah makan, kadar gula darah akan meningkat. Ini adalah proses alami yang terjadi di dalam tubuh. Sistem pencernaan akan memecah karbohidrat menjadi glukosa (gula).
Glukosa tersebut kemudian masuk ke aliran darah untuk digunakan oleh tubuh. Selanjutnya, pankreas melepaskan insulin atau hormon yang membantu memindahkan glukosa ke dalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi.
Setelah makan gula darah dapat meningkat hingga kisaran 120 hingga 140 miligram per desiliter (mg/dL). Kadar ini biasanya kembali normal dalam waktu sekitar dua jam.
Namun ketika kadar gula darah melonjak terlalu tinggi dan terlalu cepat, tubuh harus bekerja lebih keras untuk menurunkannya kembali. Seiring berjalannya waktu, peningkatan kadar gula darah yang tinggi dan sering terjadi setelah makan dapat menyebabkan resistensi insulin.
Resistensi insulin adalah kondisi di mana sel-sel tubuh tidak lagi merespons insulin dengan baik. Pankreas tetap melepaskan insulin, namun insulin tersebut tidak lagi efektif dalam menurunkan kadar gula darah.
Pola ini dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi, baik pada orang dengan diabetes maupun tanpa diabetes.
Jalan kaki setelah makan mempengaruhi kadar gula darah
Saat otot bergerak, otot dapat menyerap gula langsung dari aliran darah tanpa memerlukan bantuan insulin. Artinya, jalan kaki santai setelah makan dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
Saat Anda mulai berjalan, kelompok otot besar seperti otot paha depan, otot paha belakang, dan otot betis mulai berkontraksi secara berulang. Otot-otot tersebut menyadari bahwa mereka membutuhkan bahan bakar segera dan glukosa pun diserap langsung dari aliran darah menuju otot yang sedang bekerja untuk dibakar menjadi energi.
Sehingga, sama sekali tidak bergantung pada insulin. Berjalan kaki singkat setelah makan dapat mengurangi kadar gula darah dan insulin pada orang dewasa yang tidak menderita diabetes maupun pradiabetes.
Aktivitas ini juga terbukti dapat menjaga fungsi sel beta pankreas dengan cara mengurangi beban kerja pankreas dalam memproduksi insulin dalam jumlah besar.
Manfaat lain dari jalan santai setelah makan
Gerakan setelah makan tidak hanya menurunkan gula darah, tapi juga mendukung pencernaan. Berjalan kaki selama 10 hingga 15 menit setelah makan selama sebulan lebih efektif dalam mengurangi kembung daripada pengobatan.
Berjalan kaki membantu merangsang motilitas lambung yang mengacu pada kontraksi otot yang mendorong makanan melalui saluran pencernaan. Tingkat energi Anda juga dapat meningkat.
Dengan mengurangi peningkatan tajam gula darah, berjalan kaki setelah makan juga mencegah penurunan reaktif gula darah berikutnya. Ini menghilangkan rasa lesu dan kelelahan setelah makan dan menstabilkan tingkat energi sepanjang siang atau malam hari.
Cara menerapkan jalan kaki setelah makan secara rutin
Anda tidak perlu pergi ke gym, menggunakan pelacak kebugaran, atau mengikuti latihan terstruktur. Berjalan-jalan di sekitar rumah, kantor Anda, atau ruang tamu sudah cukup. Berikut beberapa cara untuk memulainya:
- Mulai bergerak 10 hingga 15 menit setelah selesai makan. Saat itulah kadar glukosa darah meningkat paling tinggi setelah makan.
- Usahakan kecepatan yang sedang.
- Hindari aktivitas fisik yang berat atau intens tepat setelah makan. Upaya intensitas tinggi menyebabkan tubuh melepaskan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol.
- Melatih otot besar dengan duduk angkat betis duduk, ekstensi kaki, atau gerakan lengan duduk.
Baca Juga: Obat Gula Darah Tinggi: Kombinasi Metformin dan Obat SGLT2 Lindungi Jantung
Metabolisme akan merespons frekuensi gerakan, bukan intensitasnya. Dengan menambahkan jalan kaki 10 hingga 15 menit setelah makan, Anda akan melihat penurunan kadar glukosa darah yang berkelanjutan. Demikian informasi mengenai manfaat jalan santai setelah makan pada penderita gula darah tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News