M O M S M O N E Y I D
Santai

Lelah Rumah Selalu Berantakan? Intip Tips Merapikan Rumah dari IKEA

Lelah Rumah Selalu Berantakan? Intip Tips Merapikan Rumah dari IKEA
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Lelah rumah selalu berantakan? Simak, yuk, tips merapikan rumah dari IKEA berikut ini.

Setelah periode berbagai macam perayaan berlalu, banyak rumah diam-diam berubah. Bukan karena bertambah penuh, tapi karena barang-barang kecil mulai kehilangan “tempatnya”. 

Nampan berpindah ke balik sofa, kotak “sementara” jadi menetap, dan barang sehari-hari seperti skincare, aksesoris, hingga charger mulai sulit ditemukan saat dibutuhkan. 

Dalam keseharian, perubahan kecil seperti inilah yang paling sering mengganggu terutama di area seperti kamar tidur dan kamar mandi, tempat di mana barang esensial seharusnya paling mudah dijangkau dan ditemukan.

Situasi ini bukan soal Anda rajin atau tidak, tapi memang cenderung berulang-ulang seperti déjà vu. Dirapikan, puas, lalu perlahan kembali seperti semula. Lama-lama, beres-beres terasa melelahkan dan semakin mudah ditunda.

Di titik ini, masalahnya bukan lagi tentang merapikan, tetapi tentang sistem yang diterapkan. Bagaimana rumah bisa mengikuti kebiasaan penghuninya, bukan sebaliknya.

“Banyak orang merasa rumahnya selalu berantakan, padahal sudah sering dirapikan. Biasanya bukan karena ruangnya kurang atau barangnya terlalu banyak, tapi karena sistem penyimpanannya belum benar-benar cocok untuk mereka," kata Muhammad Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia, dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/4). 

Baca Juga: Bekerja dari Rumah, Menata Ruang dengan Lebih Cermat Ala IKEA

IKEA, memberikan solusi yang bisa dimulai dari kebiasaan nyata di rumah. Barang apa yang sering dipakai, di mana biasanya diletakkan, dan apa yang paling sering dicari. Dari situ, solusi yang dibuat bukan hanya rapi secara visual, tapi juga terasa lebih mudah dijalani setiap hari. 

Pendekatan ini diterjemahkan ke dalam cara menata yang lebih sederhana dan realistis. Dengan menyediakan tempat yang jelas untuk barang-barang yang paling sering dipakai dan menaruhnya di touchpoints seperti meja rias atau area dekat pintu masuk.

Kebiasaan merapikan akhirnya tidak lagi terasa seperti tugas tambahan, tapi menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.

Dalam praktiknya, solusi kecil seperti tray untuk barang harian, kotak penyimpanan untuk kategori tertentu, atau pembagian zona berdasarkan aktivitas dapat membantu mengurangi kebiasaan “menaruh sementara” yang sering berujung jadi permanen.

Ketika sistem ini bekerja, rumah tidak lagi terasa seperti sesuatu yang harus terus dibereskan, melainkan ruang yang secara alami lebih teratur.

“Yang sering tidak disadari, justru produk-produk kecil yang paling sering dipakai punya peran besar dalam menjaga rumah tetap teratur,” jelas Alfonsus Kristian, Business Leader IKEA Indonesia.

“Solusi seperti box, tray, trolley, atau organiser bukan sekadar tempat penyimpanan, tapi membantu membentuk kebiasaan. Ketika barang punya tempat yang jelas dan mudah dijangkau, orang jadi terbiasa untuk langsung menaruh kembali,” imbuhnya.

Kebutuhan akan ruang yang lebih teratur ini tidak hanya dirasakan di rumah, tetapi juga di berbagai ruang lain yang kita gunakan setiap hari. Seperti apapun rumahnya, ruang yang tidak terorganisir dengan baik dapat menghambat alur aktivitas dan membuat rutinitas terasa kurang efisien.

Baca Juga: Intip Tips dari IKEA Untuk Siapkan Perayaan Lebaran di Rumah

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, IKEA menghadirkan Interior Design Service (IDS) yang membantu pelanggan merancang ruang berdasarkan kebutuhan dan kebiasaan mereka.

Melalui pendekatan yang dipersonalisasi, setiap ruang, mau digunakan untuk hunian ataupun bisnis, dapat ditata agar lebih mudah digunakan sehari-hari.

Selain IDS, melalui IKEA for Business, perusahaan dan pelaku usaha dapat merancang ruang yang bisa berkembang sesuai kebutuhan mulai dari perencanaan bersama tim ahli hingga pendampingan saat implementasi.

Dengan begitu, ruang yang tercipta tidak hanya rapi, tetapi juga benar-benar mendukung alur kerja sehari-hari.

“Pada akhirnya, rumah seharusnya membantu, bukan menambah beban. Di IKEA, kami terus berupaya untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang," ujar Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.

Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah memastikan waktu di rumah tidak habis hanya untuk mencari barang yang kita miliki. Waktu terlalu berharga untuk dihabiskan dengan hal-hal kecil seperti itu. 

"Lewat pendekatan ‘Ga Perlu Main Petak Umpet Lagi’, kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa menata rumah cukup dimulai dari hal sederhana yang membuat setiap barang punya tempatnya, sehingga hidup sehari-hari terasa lebih ringan,” tutup Ririn. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Zodiak Paling Introvert yang Dikenal Sangat Menjaga Privasi, Siapa Saja?

Merasa lelah di tengah keramaian? Mungkin Anda salah satu dari 4 zodiak paling introvert ini. Temukan penjelasannya!

Moisturizer atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Skincare Pagi yang Tepat Sebelum Makeup

Jangan skip, ada 5 urutan skincare pagi sebelum makeup yang disarankan dermatologis. Cari tahu di sini.

Tips Atur Uang Belanja Rp2 juta biar Pengeluaran Keluarga Tetap Aman

Cara mengatur uang belanja Rp2 juta untuk keluarga kecil agar cukup hingga akhir bulan dengan pembagian anggaran sederhana.

Cara Belanja Kebutuhan Dapur Sebulan yang Hemat Tanpa Boros Pengeluaran

Ingin belanja kebutuhan dapur sebulan lebih hemat? Simak strategi memilih bahan makanan berkualitas yang minim pemborosan.  

Lapar Tengah Malam? Ini 7 Camilan Sehat Rendah Kalori yang Aman, Enggak Bikin Gemuk

Lapar malam hari tapi takut berat badan naik? Ini 7 rekomendasi camilan sehat rendah kalori yang bikin kenyang lebih lama dan tidur lebih nyenyak.

Tren Renovasi Dapur yang Fungsional dan Nyaman Jadi Pilihan Baru di 2026

Tren renovasi dapur 2026 menghadirkan desain natural, penyimpanan pintar, ruang efisien, dan konsep nyaman untuk keluarga modern.  

4 Tanda Butuh Detoks Media Sosial Demi Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Demi kesehatan mental yang lebih baik, kenali 4 tanda butuh detoks media sosial berikut ini ya Moms.

Bukan Sekadar Mempercantik, Ini Alasan Renovasi Rumah Jadi Tren di 2026

Ingin renovasi rumah tahun 2026? Simak tren terbaru yang membuat hunian lebih nyaman, hemat biaya, dan sesuai gaya hidup.

Sinopsis Serial Horor Viu: Dia Perempuan Sialan

Drama garapan Viu Malaysia ini terdiri dari 12 episode dan dapat diakses melalui aplikasi maupun situs Viu.   

Promo Alfamart Beauty Fair Periode 1-15 Juli 2026, Maybelline Diskon 50%

Promo Alfamart Beauty Fair periode 1-15 Juli 2026, cek katalognya di sini sebelum belanja di Alfamart terdekat.