M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Lantai Masih Terasa Kotor Setelah Dipel? Mungkin Ini Penyebabnya

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Mengepel lantai merupakan salah satu langkah dalam membersihkan rumah yang wajib dilakukan untuk menjaga kebersihan lantai. Walaupun bertujuan untuk membersihkan lantai, tak jarang lantai rumah tetap terasa kotor setelah dipel.

Hal ini tentu akan membuat lantai kurang enak saat diinjak, sehingga mengurangi kenyamanan penghuni rumah.

Nah, jika Anda pernah mengalami hal tersebut, jangan bingung dulu. Sebab, lantai yang masih terasa kotor setelah dipel ternyata disebabkan oleh beberapa hal sederhana, sehingga bisa diatasi dengan mudah.

Kira-kira, apa saja hal yang menyebabkan lantai tetap kotor setelah dipel? Berikut penjelasannya untuk Anda dilansir dari laman Green Clean Ohio dan Cleaning Topics.

Baca Juga: Terhindar dari Cedera, Ini Tips Mendesain Kamar Mandi yang Aman dan Nyaman

Terlalu banyak menggunakan cairan pel

Mungkin Anda pernah menggunakan cairan pel dalam takaran yang cukup banyak dengan tujuan supaya lantai makin bersih dan berkilau.

Penggunaan cairan pel yang terlalu banyak justru akan membuatnya kurang efektif dalam membersihkan lantai. Selain membuat kotoran sulit terangkat dengan sempurna, sisa atau residu cairan pel yang tertinggal di lantai juga akan membuat lantai tidak terasa mulus.

Tidak menyapu lantai terlebih dulu

Kadang, untuk menyingkat waktu, ada beberapa orang yang langsung mengepel lantai tanpa menyapu atau menggunakan vacuum cleaner terlebih dahulu.

Padahal, kotoran dan debu di lantai akan sulit diangkat hanya dengan mengepel. Jika Anda tidak menyapu atau menggunakan vacuum cleaner dulu, kotoran yang tertinggal di lantai malah akan terbawa oleh kain pel, sehingga makin mengotori lantai.

Tidak mengganti air pel

Ketika mengepel, air pel yang ada di ember akan berubah warna karena kotoran yang terkumpul di dalamnya. Jika air pel sudah kotor, jangan lanjutkan mengepel sebelum menggantinya dengan air yang baru.

Sebab, jika tidak diganti, maka Anda sama saja menggunakan air kotor untuk membersihkan lantai. Bukannya bersih, lantai rumah malah akan makin kotor.

Baca Juga: 6 Tips Nyaman Tinggal di Rumah Kontrakan, Mudah Dilakukan!

Tidak membersihkan kain pel

Sama seperti air pel, kain pel yang dibiarkan kotor juga akan membuat lantai yang dipel menjadi kurang bersih. Jadi, selain mengganti air pel, pastikan Anda selalu mencuci dan membersihkan kain pel setiap kali selesai digunakan.

Mengepel ke arah yang salah

Cara mengepel ternyata juga berpengaruh pada kebersihan lantai. Supaya lantai bersih dengan maksimal, hindari mengepel lantai dengan gerakan zig-zag atau memutar layaknya mengaduk sesuatu karena malah akan membuat lantai makin basah dan kotor.

Triknya, pel lantai secara linear, lalu bergerak mundur supaya tidak perlu menginjak lantai yang baru saja dipel.

Baca Juga: Berdampak Pada Kesehatan, Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Menggunakan Kipas Angin

Tak membiarkan lantai kering sendiri

Pernahkah Anda mengipasi lantai atau mengelap lantai dengan kain kering setelah mengepel supaya lantai tersebut cepat kering? Jika ya, hindari hal tersebut karena malah akan membuat lantai kurang bersih.

Mengapa? Sebab, lantai yang kering terlalu cepat malah akan membuat fungsi disinfektan pada cairan pel tidak bekerja secara maksimal, sehingga kuman dan bakteri yang ada di lantai tidak seluruhnya mati. Jadi, biarkan lantai kering sendiri dengan bantuan sirkulasi udara yang lancar.

Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan lantai masih terasa kotor setelah dipel. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Hylo Open 2026: Indonesia Tambah 3 Wakil di Babak 16 Besar

Hasil Hylo Open 2026 babak 32 besar hari kedua, Rabu (28/10), semua wakil Indonesia yang berlaga melaju ke 16 besar.

Rahasia Air Kunyit: Ini 5 Manfaatnya untuk Gula Darah hingga Kesehatan Jantung

Ragu minum air kunyit? Berikut 5 manfaat minum air kunyit secara teratur untuk kesehatan tubuh yang wajib Anda tahu.

Anak Suka Manis? Ini 4 Cara Membatasi Konsumsi Gula pada Anak

Inilah 4 cara membatasi konsumsi gula pada anak sejak dini menurut ahli diet. Simak sampai akhir, Moms.  

Jangan Panik! Ini 7 Cara Praktis Mengatasi Anxiety Kambuh untuk Redakan Cemas & Sesak

Mengatasi rasa cemas yang meluap tidak selalu harus langsung bergantung pada obat. Ketahui cara meredakan anxiety kambuh secara mandiri berikut.  

Bazar Buku BBW Kembali ke ICE BSD, Catat Jadwal dan Promo yang Ditawarkan

​Berlangsung pada 28 Oktober–1 November 2026, bazar ini juga menawarkan koleksi buku anak Little Umma dan sejumlah promo.

Panduan Menu Diet DASH Sehari-hari untuk Cegah Hipertensi dan Jaga Kesehatan Jantung

Menu diet DASH menjadi pilihan efektif untuk mengontrol tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung. Simak panduan porsi hariannya berikut.

Enggak Suka Sayur & Buah? Ini 7 Makanan yang Kaya akan Serat sebagai Alternatifnya

Temukan berbagai pilihan makanan yang kaya akan serat seperti biji-bijian hingga kacang-kacangan untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda.  

Hujan Turun di 9 Daerah Jabodetabek Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (29/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/10), Hujan Lebat Terjadi di 24 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok 29 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

IHSG Rabu (28/10) Berbalik Naik Tipis 0,31% ke Level 5.282

Investor asing mencatatkan aksi beli dan borong saham BBCA hingga naik 7%. IHSG berhasil naik tipis 0,31% ke level 5.282.