M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Langkah-Langkah Pembuatan Pupuk Kompos dari Sisa Sayuran

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Bila Anda memiliki sisa-sisa sayuran dan hampir busuk di rumah, jangan terburu-buru untuk membuangnya ya, Moms. Sampah sayuran sangat berpotensi untuk didaur ulang, salah satunya menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos merupakan hasil pelapukan dari sisa-sisa bahan organik yang sangat berguna untuk tanaman.

Dilansir dari pertanian.pontianakkota.go.id, pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos memiliki manfaat ganda, yakni mengatasi masalah sampah rumah tangga dan mendapatkan pupuk organik yang sangat bermutu. Selain itu, Anda juga dapat menghemat pengeluaran Anda untuk kebutuhan pupuk tanaman.

Syarat utamanya adalah memilah sampah organik (sayuran) dengan sampah anorganik. Sampah organik dapat berupa sisa sayuran, sisa buah-buahan, guguran daun-daun di pekarangan rumah dan seluruh sampah dari bahan alami.

Baca Juga: Tak Banyak Diketahui, Ini 5 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Kaktus

Bila sampah sudah dipisahkan, akan lebih mudah untuk membuatnya. Alat yang dibutuhkan adalah alat pemotong, tempat penampungan sampah (ember bekas), alat pengaduk, dan wadah untuk melarutkan aktivator.

Sementara itu, bahan yang dibutuhkan adalah sampah organik, serbuk gergaji (bisa diganti tanah atau pupuk kandang), air, dan aktivator. Ada banyak jenis aktivator yang di jual di pasaran. Namun, umumnya menggunakan aktivator EM4.

Cara pertama, cacah sampah organik sampai berukuran kecil. Semakin kecil, semakin cepat proses pengomposan berlangsung. Lalu, tambahkan tanah atau produk pupuk yang sudah jadi sebagai inokulan.

Di sisi lain, Anda dapat melarutkan aktivator dengan air di wadah lainnya. Kemudian aduk rata. Jika aktivator terlalu kering, Anda dapat menambahkan air lagi. Setelah larutan siap, campurkan ke dalam bahan organik kompos. Lalu, tutup rapat wadah penyimpanan kompos.

Baca Juga: Dampak Negatif Penggunaan Pupuk Kimia Berlebihan

Selama proses pengomposan, Anda perlu melakukan pengadukan seminggu sekali agar aliran udara dalam wadah berlangsung baik. Memasuki usia 7-8 minggu, pengomposan telah selesai. Suhu dalam wadah akan kembali normal.

Pupuk kompos yang baik akan berwarna cokelat kehitaman, berbau tanah, tidak larut dalam air, dan berbutiran halus. Penggunaan kompos yang belum matang dapat mengakibatkan terjadinya persaingan bahan nutrien antara tanaman dengan mikroorganisme tanah sehingga tanaman terhambat pertumbuhannya.

Meski harus menunggu pupuk kompos matang, ada banyak kelebihan dari pupuk kompos ini, yakni terdapat unsur hara makro dan mikromineral, mengandung humus, memperbaiki struktur tanah menjadi gembur, meningkatkan kapasitas penyerapan air oleh tanah, meningkatkan aktivitas mikroba tanah, dan mencegah penyakit pada tanaman.

Selanjutnya: Ini Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Pupuk Organik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Zoom 120x Xiaomi 17T Bukan Kaleng-Kaleng, Kualitas Lensa 5x Curi Perhatian

Xiaomi 17T bawa kamera telefoto periskop 5x beresolusi 50MP. Hasil jepretan malam hari menyimpan detail tanpa tampak buatan.

Promo Popeyes Kupon Oktober 2026: Diskon hingga 54%, Harga Mulai Rp 5.000 Saja

Nikmati promo Popeyes edisi Kupon Oktober 2026 dengan diskon melimpah hingga 54%. Mulai dari es krim Rp 5.000 sampai paket ayam hemat.

Waspada Kalori Tersembunyi! Pilih 7 Minuman yang Cocok untuk Diet Ini, yuk

Hindari minuman manis kemasan yang bisa gagalkan usaha penurunan berat badan dan beralihlah ke beberapa minuman yang cocok untuk diet ini.  

Menyikat Gigi Saja Tidak Cukup lo, Ini 5 Alasan Pentingnya Membersihkan Lidah

Membersihkan lidah secara rutin sangat penting untuk menghempas bakteri penumpuk plak dan mencegah bau mulut.  

SABT-Lupakan Nyeri Sendi di Malam Hari, Buah dan Sayur Ini Redakan Bengkak Asam Urat

Lupakan nyeri sendi hebat di malam hari! Ceri dan nanas menyimpan senyawa alami yang ampuh redakan bengkak tanpa rasa cemas.

4 Tips Mengatasi Gejala Menopause yang Bikin Perempuan Tak Nyaman

Tak perlu khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala menopause bagi para perempuan.​  

Promo HokBen Tebus Murah Spesial Oktober, Trik Makan Hemat Cuma Rp 10 Ribuan

Mau makan makin puas tanpa bikin kantong bolong? Manfaatkan promo HokBen Tebus Murah untuk nikmati beragam menu pilihan lezat di Oktober ini.

9 Drakor Kim Young Kwang, CEO Ganteng di Drakor Take Charge of My Heart

Berikut ada beberapa rekomendasi drakor yang dibintangi oleh Kim Young Kwang, bintang drakor Take Charge of My Heart.  

Ada Alpukat, Ini 4 Makanan Sehat yang Bisa Bikin Gemuk Tanpa Disadari

Wajib tahu, berikut adalah 4 makanan sehat yang bisa bikin gemuk jika tidak dikonsumsi dengan porsi yang tepat.

HP itel City 100 Bawa Desain Tipis 7,65 mm & Dual Flash untuk Foto Malam 

Bodi tipis 7,65 mm berdesain metalik milik itel City 100 tampil menawan. Fitur proteksi IP64 menyimpan kejutan lain yang patut disimak.