M O M S M O N E Y I D
Santai

Kulit Lebih Glowing, Ketahui 6 Tanda Ovulasi pada Perempuan

Kulit Lebih Glowing, Ketahui 6 Tanda Ovulasi pada Perempuan
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Sudah tahu belum? Ternyata ada tanda dan pengaruh ovulasi pada perempuan yang muncul saat masa subur, lo.

Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur dari ovarium yang dikenal dengan masa subur adalah ketika keadaan tubuh perempuan berada di keadaan paling subur untuk dibuahi.

Mayo Clinic menjelaskan, sel telur dapat dibuahi dalam waktu sekitar 12 hingga 24 jam setelah dilepaskan.

Sperma dapat bertahan hidup di dalam saluran reproduksi wanita selama sekitar 3 hingga 5 hari setelah hubungan seksual. Peluang untuk hamil paling tinggi terjadi ketika sperma berada di dalam tuba falopi saat ovulasi berlangsung.

Pada masa ovulasi ini, biasanya akan muncul beberapa pengaruh yang bisa terlihat atau dirasakan perempuan.

Berikut ada beberapa pengaruh ovulasi yang mempengaruhi perempuan serta bisa dirasakan atau dilihat:

Baca Juga: Ini yang Terjadi Jika Anda Tidak Pakai Bra, Ada 5 Keuntungan untuk Kesehatan

Gairah seks tinggi

Tentu saja, pengaruh yang satu ini tidak bisa dilewatkan. Hormon-hormon kewanitaan yang meningkat pada masa ovulasi akan membuat gairah seks menjadi lebih tinggi.

Perempuan juga akan menjadi lebih manja dengan pasangan karena pengaruh hormon ovulasi yang meningkatkan gairah seks. Maka jangan kaget, ya, jika perempuan jadi suka nempel-nempel saat sedang dalam masa ovulasi mereka.

Payudara bengkak

Payudara yang terasa bengkak merupakan tanda dan pengaruh umum yang kerap dirasakan perempuan ketika sedang dalam masa ovulasi. Hal tersebut, menurut laman Flo, karena peningkatan hormon sebelum dan saat sedang dalam masa ovulasi.

Tak hanya payudara yang bengkak, puting payudara pun juga terasa lebih sensitif saat sedang dalam masa ovulasi.

Meningkatnya indera penciuman

Fakta menarik lainnya yang juga dipengaruhi oleh ovulasi adalah meningkatnya indera penciuman. Pada masa ovulasi, indera penciuman perempuan akan menjadi lebih peka dalam mencium bau-bau secara umum.

Selain ada peningkatan indera penciuman, pengaruh hormon ovulasi juga mempengaruhi suara perempuan yang cenderung jadi lebih tinggi.

Baca Juga: 5 Penjelasan Love Language Menurut Ahli, Bisa Jadi Kunci Komunikasi dengan Pasangan

Peningkatan suhu tubuh

Laman Natural Cycles menjelaskan, salah satu cara untuk memastikan perempuan yang berada di masa ovulasi adalah mengalami perubahan suhu basal tubuh.

Disebabkan karena perubahan hormon yang terjadi saat masa ovulasi, temperatur tubuh pun juga ikut meningkat. Pada awal memasuki mas ovulasi tubuh akan memiliki temperatur normal yang kemudian akan meningkat seiring dengan berlangsungnya masa ovulasi.

Kulit lebih glowing

Tahukah Anda jika hormon juga berpengaruh pada kondisi kulit? Pada masa awal ovulasi, perempuan akan merasa kulitnya menjadi lebih glowing dari biasanya. Hal tersebut disebabkan kehadiran hormon estrogen.

Selain itu, bagian pipi perempuan juga lebih rentan menjadi merona saat masa ovulasi berlangsung. Sehingga, karena hal-hal tersebut, tanpa sadar, perempuan menjadi lebih suka bersolek saat dalam masa ovulasi.

Terlihat lebih menarik

Menjadi pengaruh yang unik, laman Bustle menyebutkan, perempuan menjadi lebih atraktif dan menarik di hadapan pria atau pasangan ketika sedang dalam masa ovulasi.

Dari mulai aroma tubuh, suara, hingga penampilan, semuanya akan meningkat ketika perempuan berada pada masa ovulasi. Jadi, ketika perempuan menjadi lebih menarik dari biasanya, bisa jadi karena mereka sedang dalam masa ovulasi ya.

Mana, nih, yang paling sering dirasakan? Itulah tadi beberapa tanda dan pengaruh ovulasi pada perempuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update BMKG: Peluang Intensitas El Nino 75% dengan Kategori Sangat Kuat, Ini Efeknya

Berdasarkan analisis BMKG, fenomena El Nino bakal bertahan hingga awal 2027. Peluang intensitasnya 75% dengan kategori sangat kuat.

Dampak Hepatitis Bikin Gangguan Metabolik Glukosa, Gula Darah Melonjak Tinggi

Kombinasi hepatitis dan gula darah tinggi dapat mempercepat tingkat keparahan fibrosis hingga sirosis. Pelajari langkah pencegahannya di sini.

Tetap Bugar Tanpa Risiko, Ini 7 Panduan Mencegah Serangan Jantung saat Olahraga

Jangan sampai niat hidup sehat berujung bahaya akibat serangan jantung mendadak saat olahraga. Terapkan persiapan tepat dan kenali tubuh Anda.

IHSG Menguji Level 6.000, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mirae (29/7)

Simak proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini, Rabu, 29 Juli 2026 dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Bahaya Konsumsi Bir dan Daging Merah, Pria Rentan Kena Serangan Asam Urat Akut

Kebiasaan minum bir dan konsumsi purin tinggi mempercepat penumpukan asam urat lo. Pelajari faktor risiko yang sering diabaikan pria.

Hand Cream Terbaik: Kulit Tangan Mengelupas Kini Bebas Kasar

Kulit mengelupas butuh hidrasi mendalam dari ceramide hingga shea butter. Cek rekomendasi hand cream terbaik untuk mengembalikan kelembutan.

6 Makanan Sehat untuk Dikonsumsi Saat Sakit, Mudah dan Bisa Tambah Energi

Berikut ada beberapa daftar makanan sehat, mudah, dan cepat dibuat yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit.

Net Sell Rp 788 Miliar, Saham Apa Saja Paling Banyak Dijual Asing?

Selasa kemarin, 28 Juli 2026, nilai jual bersih (net sell) oleh asing sebesar Rp 788 miliar di pasar reguler. 

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (29/7): Galeri24 Turun Rp 8.000, UBS Merosot Rp 16.000

Harga emas di Pegadaian kompak melemah Rabu (29/7). Emas Galeri24 turun Rp 8.000 per gram, sementara emas UBS terkoreksi Rp 16.000 per gram.

Standar Laptop RAM Besar Berubah: Efisiensi Baterai Dell XPS 14 Tembus 20 Jam

Persaingan laptop RAM besar kian memanas lewat chip generasi terbaru. Ketahui jajaran perangkat paling tangguh untuk produktivitas Anda.